Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Kematian Palsu, Lembaran Baru

Kematian Palsu, Lembaran Baru

Sejak menyaksikan pertengkaran antara ayahnya dan Hazel hari itu, Ryder seperti berubah menjadi orang lain. Dia tidak lagi merengek meminta pelayan membacakan cerita, bahkan balok mainan kesayangannya pun tidak disentuh lagi. Perlahan-lahan dia mulai memahami apa arti "kematian". Dia tahu mamanya sudah meninggal dan tidak akan pernah kembali lagi. Dia terus memikirkan satu hal. Kalau saja di hari peringatan pernikahan itu dia tidak ikut Papa menemui Tante Hazel, mungkin Mama tidak akan mati.
10.3K viewsCompletedAdded to Library 348 Times as baca death ticket
Read
+Library
Bayang-bayang Kematian

Bayang-bayang Kematian

tanya Alex, hatinya berdebar-debar. "Ada seorang pria di kota ini, seorang pejabat tinggi yang telah terlibat dalam banyak kasus korupsi. Meskipun ia tidak terlihat, bayang-bayang kematian sudah mengikutinya selama beberapa minggu terakhir. Dia akan mati dalam beberapa jam. Tugasmu adalah memutuskan, apakah hidupnya patut diselamatkan, atau apakah ia harus menjalani takdirnya?" jawab Victor, suaranya penuh tantangan. Alex merasa mulutnya kering. Ini bukan hanya tentang melihat kematian lagi, ini adalah tentang pilihan hidup dan mati, sesuatu yang jauh lebih besar dan berat dari yang pernah ia bayangkan.
803 viewsOngoingAdded to Library 19 Times as baca death ticket
Read
+Library
Menghadapi Kematian di Depan Mata

Menghadapi Kematian di Depan Mata

"Walaupun kamu pasti mati, pelakunya adalah pemabuk itu. Aku? Aku cuma seorang bibi yang sayang sama keponakannya. Apa hubungannya sama aku?" "Kematianmu cuma kecelakaan. Salahmu sendiri terlalu manja. Kalau ingin menyalahkan seseorang, salahkan dirimu yang nggak tahan sakit sampai minta obat pereda nyeri! Setelah kamu mati, rumah ini sepenuhnya milik Hilda! Nggak ada lagi yang menghalanginya!" Bibiku benar-benar ingin membunuhku demi Hilda! Dia bahkan berani mengatakannya dengan terang-terangan! Aku menatapnya dengan terkejut.
8.1K viewsCompletedAdded to Library 322 Times as baca death ticket
Read
+Library
Bisikan Kematian

Bisikan Kematian

jawab Sopyan singkat. Aku masih bisa mendengar semua ucapan mereka, hanya saja tidak bisa berbicara bebas. Tidak lama ikatan di kaki dan tanganku dilepas. Lalu disodorkan minuman yang diracik oleh Abah. Aku meminumnya, dari kakiku mengeluarkan cairan hitam dan berbau busuk yang sangat menyengat. "Ini adalah susuk kematian, agar raga kamu bisa diambil alih. Ini ditaruh di pintu-pintu. Kedatanganmu memang sudah ditunggu lama oleh mereka." Umi menerangkan dengan jelas.
104.7K viewsOngoingAdded to Library 107 Times as baca death ticket
Read
+Library
Cintaku T'lah Mati

Cintaku T'lah Mati

Aku buru-buru menutupinya dengan lengan bajuku. Meski begitu, aku tetap memaksakan diri untuk berdiri. Lalu, kuletakkan kartu ATM dan secarik kertas yang sudah kusiapkan sejak awal di atas meja makan. [ Dokter Phil, terima kasih sudah merawatku selama ini. Kalau boleh, bisakah aku memintamu satu hal terakhir? Saat aku sudah tiada nanti, tolong taburkan abuku di hutan pegunungan. Kartu ini tolong diterima. Aku tahu ini terkesan bawa sial, tapi karena kita cukup dekat, kumohon jangan terlalu dipikirkan. ]
10.8K viewsCompletedAdded to Library 269 Times as baca death ticket
Read
+Library
Unexpected Life

Unexpected Life

“Seperti yang bapak ketahui, kondisi dari ibu Maria semakin menurun pasca melahirkan. Semua pengobatan yang kami berikan untuk membantu memulihkan kesehatannya, ditolak oleh tubuh pasien. Kami selalu memberi kabar terkait pengobatan yang diberikan dan bagaimana respon tubuh pasien pada kalian, keluarganya.” “Jadi?” cicit Franky. Gilsha menyelami kemurnian mata Franky, “Kami tim dokter yang menangani pasien atas nama Maria Alexandra, menyatakan bahwa pasien telah menghembuskan nafas terakhir tepat pukul 10.30 pagi ini.” “Maafkan kami,” Gilsha menundukkan kepalanya. Franky menggeleng—geleng sambil tersenyum sinis, “Tidak. Tidak. Tidak mungkin dokter.”
109.4K viewsOngoingAdded to Library 198 Times as baca death ticket
Read
+Library
Cinta di Gerbang Kematian

Cinta di Gerbang Kematian

jawab Feli. Satu-satunya peristiwa kematian yang paling melegakan adalah melihat kematian ayahnya sendiri, Feli bisa melihat ketika Ayahnya sedang duduk di kursi goyang dan membaca selembar koran. Ada secangkir kopi di nakas sebelah tempatnya duduk, pada saat itulah Farhan akan meninggal dalam keadaan tersenyum. Ditengah senyumannya, Farhan seperti mengucapkan sebuah kalimat terakhirnya. Akan tetapi Feli tidak tahu ayahnya itu berkata apa. “Ini semua berkat Mamamu, dia sudah banyak berkorban demi Papa,” balas Farhan.
711 viewsOngoingAdded to Library 22 Times as baca death ticket
Read
+Library
Kuntilanak dan Bunga Kematian

Kuntilanak dan Bunga Kematian

ujar Arini pada dirinya sendiri, karena kalau mau jujur ​​​​kesunyan malam ini benar-benar membuat perasaannya tak enak. Sore tadi baru saja berlangsung acara tahlilan malam pertama adiknya itu, dan Arina tak mau memikirkan hal yang bukan-bukan tentang Arini, sebab dia teringat mitos yang tersebar di masyarakat kalau seseorang yang mati tak wajar akan gentayangan, tapi apakah kematian adiknya itu termasuk tak wajar? Suara ketukan di jendela kamarnya kembali terdengar, sangat halus dan nyaris tak terdengar jika malam itu suasananya tak terlalu sunyi.
2.4K viewsOngoingAdded to Library 61 Times as baca death ticket
Read
+Library
Hari Penikahanku, Adalah Hari Kematianku

Hari Penikahanku, Adalah Hari Kematianku

Hanya ada sedikit perasaan nyeri yang samar, mungkin ini pertanda baik. "Pak Bradley, ini mayat Bu Beatrice! Dia benar-benar sudah mati!" "Nggak mungkin! Apa kamu juga sudah disuap olehnya? Apa kamu ikut bersekongkol dengannya untuk mempermainkanku di sini?"
6.0K viewsCompletedAdded to Library 156 Times as baca death ticket
Read
+Library
Hari Pamermu, Hari Kematianku

Hari Pamermu, Hari Kematianku

Setelah membawa Emily ke rumah sakit, Andre segera menelepon polisi di Jalan Sicily untuk menanyakan tentang kasus kematian di bawah jembatan layang. Polisi membawanya ke kamar mayat. Jenazahku tergeletak di sana. Andre terlihat kebingungan. Dia tidak percaya jika aku benar-benar sudah meninggal. Tangannya gemetar saat mengangkat kain putih, bekas luka bakar di wajahku terlihat sangat menakutkan. Kulit kepalaku juga botak. Aku masih menggenggam liontin jimat keselamatan di tanganku.
5.2K viewsCompletedAdded to Library 135 Times as baca death ticket
Read
+Library
PREV
123

Frequently Asked Questions

Mimpi tentang kematian dan pertemuan dengan BA (roh leluhur) dalam budaya Jawa sering kali dianggap sebagai pesan spiritual yang dalam. Bagi sebagian orang, ini bisa diartikan sebagai peringatan atau petunjuk dari dunia gaib. Tradisi Jawa percaya bahwa roh leluhur tetap aktif memengaruhi kehidupan keturunannya, dan mimpi semacam ini mungkin menjadi cara mereka menyampaikan sesuatu.

Dalam kepercayaan Jawa, BA tidak selalu dianggap menakutkan—justru sering dipandang sebagai pelindung. Mimpi bertemu mereka bisa berarti ada permintaan doa, ritual tertentu yang perlu dilakukan, atau sekadar pengingat untuk tetap menghormati leluhur. Beberapa malah melihatnya sebagai pertanda rejeki atau perubahan nasib, tergantung konteks mimpi dan perasaan yang tersisa setelah bangun.

SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status