Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
GARA-GARA REUNI, SUSU TAK TERBELI

GARA-GARA REUNI, SUSU TAK TERBELI

Bab 1 Susu Tak Terbeli [Maaf, ya, Nin, aku belum dapat uangnya. Kamu bisa sabar sedikit lagi, ya? Aku pasti usahakan!] Pesan masuk di ponsel Nina membuat wanita itu mendesah perlahan. Dia memang memberitahukan suaminya, Tian, melalui pesan singkat. Bahwa susu formula untuk Hisam sudah habis dan waktunya beli. Uang di dompet Nina hanya tinggal dua belas ribu saja. Tak cukup untuk membeli susu, bahkan yang ukurannya paling kecil sekalipun.
2.7K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 90 kali sebagai pasu
Baca
+Pustaka
TEST PACK ASISTEN RUMAH TANGGAKU

TEST PACK ASISTEN RUMAH TANGGAKU

Test Pack ART-ku (52) #Testpack_Inem #Testpack -Tamparan Dahsyat Untuk Inem- “Jadi dia masih bisa menghubungi suami Ibu? Bukankah dia sudah dimasukkan ke dalam penjara khusus, yang nggak sembarang orang bisa masuk. Bisa mengirim pesan berarti ada seseorang yang memberinya fasilitas itu.”
9.379.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.8K kali sebagai pasu
Baca
+Pustaka
PAMER SUAMI

PAMER SUAMI

Pake pov Caca lagi ya. * Suara klakson mobil berbunyi dan berhenti tepat di depanku. Pasti ini go car yang kupesan. Aku langsung masuk dan duduk di kursi belakang. Aku menatap layar benda pipih di tangan, ada panggilan masuk dari nomor tak dikenal. "Halo, Bu, saya driver yang dipesan Ibu. Ban mobil saya bocor dan lagi di bengkel sekarang. Ibu bisa batalkan di aplikasi atau menunggu?" ujar seorang lelaki di seberang sana.
19.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 424 kali sebagai pasu
Baca
+Pustaka
SUNAN ZUNUNGGA

SUNAN ZUNUNGGA

Air terjun Pangkung! *********************************************************************
104.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 170 kali sebagai pasu
Baca
+Pustaka
Rentenir Duda Itu Suamiku

Rentenir Duda Itu Suamiku

Fajar tertawa, "Terimakasih, sekali lagi. Ah, kamu sepertinya orang baru. Aku belum pernah lihat." "Iya, memang baru sampai pagi ini." Puspa mengangguk, "Belanjaanku sangat banyak, apa disini ada ojek atau taksi? Bajaj juga tidak apa-apa." Fajar tampak berpikir, "Taksi tidak ada, ojek juga tidak akan mau bawa belanjaan melebihi kapasitas. Memang sebanyak apa belanjaanmu?" Puspa menunjukkan empat kantong hitam dari dua ruko di sebelahnya. "Sebanyak itu …" jawabnya sambil menggaruk pipi.
105.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 234 kali sebagai pasu
Baca
+Pustaka
Pesta Pembuahan

Pesta Pembuahan

“Maaf, alkohol membuat mataku berkabut. Kamu bisa menunggu Gita kalau mau … di sini … bersamaku.” Aku lalu berjalan santai hendak menuju sofa yang memang berada di belakangnya, hanya ingin mengambil ponsel di saku celana. Hasil dari mati-matian menentang kebijakan pesta ini. Sepertinya ide penitipan barang itu dibuat oleh seseorang yang sedang mabuk tuak. Tidakkah mereka mempertimbangan mobilitas dari sisi pebisnis sepertiku? Namun, entah kenapa Selena mundur dengan cepat sampai jatuh terduduk di sofa. Sorot ketakutannya memancar intens.
2.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 61 kali sebagai pasu
Baca
+Pustaka
Bareksa

Bareksa

Nala merogoh buku dari dalam tasnya. "Idih, jangan buru-buru dong," Padma merajuk lagi. "Aku ada kejutan nih buat kalian!" Dia meraih sebuah kotak seukuran bantal bayi yang terbungkus oleh plastik hitam. Dengan antusias dan tergesa-gesa, Padma merobek-robek bungkusnya. Isinya sungguh di luar perkiraan Nala: satu set lightstick dan miniatur personel grup penyanyi laki-laki dari negeri gingseng.
2.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 66 kali sebagai pasu
Baca
+Pustaka
Gairah Terpendam Suami Kontrak

Gairah Terpendam Suami Kontrak

katanya sambil meraih ponsel. “Wah, kamu bos yang cukup baik ternyata.” “Aku tidak butuh komentarmu, cepat masukkan nomor rekening di sini.” Sambil nyengir lebar, Pasha memasukkan nomor rekening di ponsel Ezra. “Mungkin ini tidak seberapa banyak bagi kamu, tapi aku lihat kamu cukup berdedikasi ....” “Aku butuh apresiasi, bukan sekadar dipuji.” Pasha membalas ucapan Ezra. “Kalau nominalnya kurang, aku akan minta lagi lebih banyak.”
1075.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.6K kali sebagai pasu
Baca
+Pustaka
Girl for Rent

Girl for Rent

Ucapnya. "Ciee... Yang abis gajian! Makasih, ya! Jarang-jarang lho kamu borong jajanan begini. Biasanya punya duit lebih dikit dipake beli sepatu. Atau enggak, beli barang-barang gak penting yang sebenarnya tanpa kamu beli pun dunia gak bakal kiamat. Kayak action figure lah, mouse wireless edisi Avengers, flash sale elektronik, diskonan kaos distro sampe aksesoris PC. Gak penting!" Andre tertawa kecil mendengar celotehan Puspa. Apa yang dikatakan oleh pacarnya itu memang ada benarnya. Namun, apa yang dikira tidak penting menurut gadis itu bukan berarti tidak penting juga baginya.
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 54 kali sebagai pasu
Baca
+Pustaka
DUO JONES (INDONESIA)

DUO JONES (INDONESIA)

“Emang siapa lagi pria yang dekat dengan Haruna selain aku, Kak?” Di Bogor, Pupe baru saja pulang dari pasar untuk membeli sembako dan keperluan rumah tangga lainnya. Pupe menarik uang cash secukupnya dari ATM yang diberikan oleh Mike tempo hari. Saat melihat sisa saldo pada struk, mata Pupe melotot melihat deretan angka yang tertera pada secarik kertas itu dan membacanya pelan. “898.896.500,” ucap Pupe dengan suara lirihnya.
1010.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 336 kali sebagai pasu
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status