Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
CINTA YANG SALAH ANAK ANGKAT DAN SUAMIKU

CINTA YANG SALAH ANAK ANGKAT DAN SUAMIKU

“Boleh. Mas settingin shower hangatnya, ya, sayang. Masih pagi, dingin?” Aku mengangguk. Ia bangkit sembari membantuku terduduk. lalu pergi meninggalkanku ke kamar mandi. Aku mengikutinya dari belakang. Mencuci wajah dan sikat gigi di wastafel. Lalu pergi ke kamar mandi. Kubersihkan tubuh ini dengan niatan mandi besar. “Nawaitul ghusla liraf ‘il hadatsil akbari fardhal lillaahi ta’aala. Aku niat mandi untuk menghilangkan hadats besar dari janabah, fardhu karena Allah ta’ala.”
1020.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 678 kali sebagai pembatalan wudhu
Tampilkan Ulasan (5)
Baca
+Pustaka
Lusi Yanna
halo kak saya lucy ang editor akusisi di gn. saya minta kakak segera mengganti rate novel kakak menjadi 21+ yah. kalau tidak akan saya up ke atas untuk di take down karena meracuni rating 12+. harus segera hub editor in house kakak yah. saya tunggu
Dewa Amour
Judulnya lebih cocok kalo Gairah Ayah Angkatku. Aku lihat banyak gairah bertebaran di sini, gak cocok sm rate buku. Harap sebagai penulis Author lebih bijak. Bacaan tak sesuai dengan rate 12+ melainkan 21+.
Baca Semua Ulasan
ISTRI BADUNG DITAKLUKKAN USTAZ RUPAWAN

ISTRI BADUNG DITAKLUKKAN USTAZ RUPAWAN

MIB-6 "Aduh Umm, aku kebelet pipis." "Ya sudah, cepat ke kamar mandi. Nanti Ummi dan Lily tunggu di mushola, ya!" "Baik, Umm." Zivanka merasa lega. Karena akhirnya terbebas dari wudhu yang dia lupa urutannya. Nanti sepertinya harus belajar lagi wudhu dengan benar. Karena mau sampai kapan harus pura-pura melakukannya.
9.933.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai pembatalan wudhu
Baca
+Pustaka
Luka Istriku karena Cinta

Luka Istriku karena Cinta

Ayah mengulurkan satu botol air mineral yang masih utuh yang telah dibuka tutupnya. "Pertama, kamu harus berniat untuk wudhu mengangkat hadats, sambil membasuh wajah. Selanjutnya, basuh kedua tangan sampai siku. Setelah itu usap sebagian kepala, dan dua telinga. Biar saja airnya menetes di handuk ini, supaya kamu nggak kebasahan. Nanti kakimu yang membasuhnya Ayah saja." Aku mengikuti instruksi Ayah. Saat lelaki itu membasuh kakiku, ada bening yang mulai pecah. Pipiku basah. Sekali lagi aku membuat orang tua kesulitan seperti saat anak-anaknya masih kecil dulu.
1023.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 804 kali sebagai pembatalan wudhu
Baca
+Pustaka
Pernikahan Rahasia Ustadz Rafan

Pernikahan Rahasia Ustadz Rafan

Layla bertanya kepada Abi. "Maaf Layla, aku punya wudhu, sebentar lagi juga adzan isya, aku malas yang mau ambil wudhu lagi. Aku langsung berangkat ke masjid aja ya, biar gak telat lagi" Ucap Abidzar beralasan dan langsung keluar dari kamar nya menuju ke masjid untuk melaksanakan sholat isya berjamaah. Dalam hati Layla berkata, apa benar karena punya wudhu dan malas untuk menyentuh air. Atau dia tidak ingin menyentuhku demi wanita yang dia sukai itu.
1.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 35 kali sebagai pembatalan wudhu
Baca
+Pustaka
Terjerat Cinta Om Om

Terjerat Cinta Om Om

tanya Zaki. “Mula-mula mencuci kedua telapak tangan hingga tiga kali, kemudian kumur-kumur tiga kali, membasuh hidung tiga kali, membasuh wajah tiga kali, tangan kanan tiga kali tangan kiri tiga kali, rambut tiga kali, telinga kanan 3 kali dan telinga kiri 3 kali. Setelah itu mencuci kaki hingga mata kaki tiga kali untuk kanan dan tiga kali untuk kiri,” ucap Lyra menjelaskan dengan mempraktekkan gaya berwudhu. “Alhamdulillah murid Abang ternyata pinter,” ucap Zaki yang tersenyum memandangnya.
1032.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 966 kali sebagai pembatalan wudhu
Baca
+Pustaka
Seragam Bekas Milik Keluargaku

Seragam Bekas Milik Keluargaku

ujar Zaki terlihat gugup dengan lantas mendekatiku, padahal badannya masih basah dengan air wudhu. Aku sedikit tertegun dengan reaksinya. Dia benar-benar terlihat sangat khawatir, padahal aku hanya melakukan hal konyol. Itupun juga karena fikiranku sendiri yang terlalu jauh memikirkan perasaanku. "Em, A ... Wudhunya batal loh," ucapku dengan melihat tangannya yang menyentuh lenganku.
8.753.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai pembatalan wudhu
Baca
+Pustaka
Kapan Kamu Menyentuhku?

Kapan Kamu Menyentuhku?

Ia tidak mau sampai Dika terbangun. "Dih, jadi batal wudhu saya. Udah sana, jangan ganggu dan jangan berisik. Nanti pawang ular sanca bangun." Willy tertawa sambil menutup mulutnya, sedangkan Nuri masuk ke kamar mandi lagi untuk berwudhu kembali.
1054.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.1K kali sebagai pembatalan wudhu
Baca
+Pustaka
Jiwa Dara yang Terkoyak

Jiwa Dara yang Terkoyak

Kemudian ia langsung menuju kamar mandi, untuk mengambil wudhu. Sejenak Aina kembali terdiam, memandang air yang mengucur dari kran yang telah dibukanya. "Wudhu, fungsinya untuk membersihkan seseorang dari hadas kecil, lalu jika untuk membersihkan wanita kotor sepertiku, apakah bisa? Aku bukan hanya sekedar berhadas kecil atau besar, namun aku telah berlumur dosa, mungkin terlalu kotor jika hanya dibersihkan oleh air wudhu." Aina membatin lama, ia bahkan sempat mematikan kran di hadapannya dan bermaksud membatalkan niatnya untuk berwudhu. Akan tetapi, hatinya kembali mengingatkan.
104.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 150 kali sebagai pembatalan wudhu
Baca
+Pustaka
Dinikahi Ustadz Tampan

Dinikahi Ustadz Tampan

Karena terhalang oleh jarum infus, maka Akang Husein menggunakan tayamum sebagai alternatif kedua untuk syarat sahnya sholat, yaitu suci dari dua hadas. Seperti yang kita tahu bahwa hadas itu terbagi menjadi dua, hadas besar dan hadas kecil, dan yang dimaksud hadas kecil di sini adalah yang mengharuskan kita berwudhu sebagai syarat bersucinya, dan hadas kecil yang membatalkan wudhu salah satunya adalah tidur.
10129.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.7K kali sebagai pembatalan wudhu
Baca
+Pustaka
Dosen Kampret itu, Suamiku!!

Dosen Kampret itu, Suamiku!!

“Tapi janji yang bener ya, Mas? Kesempatannya tinggal ini aja soalnya.” “Iya Pak, saya janji!” jawab Michellion ditengah rasa takut matinya. “Ya udah, ambil air wudhu lagi Mas.. Habis itu kita eksekusi.” Dengan tergesa Michellion bangkit. “HP Ichell mana? Mau liat tutorial wudhu..” pintanya karena sudah lupa urutan mensucikan diri yang tadi sempat ia lihat. “Papa temenin ayo.. Kamu ikutin aja gerakan sama bacaannya Papa.” Ajak Kamarudin, bersedia membantu sang putra.
1096.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.6K kali sebagai pembatalan wudhu
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234568
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status