Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Kembalinya Sang Pemburu

Kembalinya Sang Pemburu

________________________________________ [ Status ] Nama : Noir Kamendas Gender : Pria Usia : 28 tahun Total Power : 3 kali lebih kuat dari yang lain. Informasi lebih : Kasus spesial. Terdeteksi sebagai calon yang terbangkit tanpa terkena wabah. Senjata : Pandai dalam melihat situasi yang akan menguntungkan dirinya. ________________________________________
8.95.3K viewsOngoingAdded to Library 111 Times as pemberontak
Read
+Library
Reinkarnasi Dewa Perang

Reinkarnasi Dewa Perang

Dengan sekilas pandang terakhir, ia lenyap lagi ke udara pagi, meninggalkan pemandangan yang segera berubah menjadi medan pertempuran. Ketika benda-benda bundar itu mengalami gesekan hebat dan menghantam permukaan dengan keras, semuanya akan meledak dahsyat dalam radius beberapa meter. Puluhan anggota pemberontak menggenggam alat-alat itu di tangan mereka, menunggu komando. Seorang pemimpin kecil bangkit dari posisi jongkoknya dan berteriak, “Lempar semuanya! Sasar kantor walikota, sekarang!”
105.5K viewsOngoingAdded to Library 160 Times as pemberontak
Read
+Library
Teror Kumara Merah

Teror Kumara Merah

Sambil celingak celinguk ia membantu Parmin menghancurkan lapisan semen dengan palu. Tak perlu waktu lama, lapisan semen telah pecah. Parmin menyingkirkannya. Di bawahnya terdapat penutup besi yang digembok. Gemboknya sudah berkarat. Parmin memukuli dan mencongkel gembok dengan linggis. Kraak! Gembok terbuka! Mereka berdua bersitatap. Ricky tampak komat kamit. Parmin menghela napas dan membuka pintu besi tebal itu. Ia kesusahan karena macet. Beruntung linggis dan palu yang dibawa memudahkan semuanya.
102.1K viewsOngoingAdded to Library 59 Times as pemberontak
Read
+Library
Pendekar Dari Lembah Hitam

Pendekar Dari Lembah Hitam

teriak salah satu perampok. Taaaaaaap. Ketua Pe melompat tepat di depan kelima perampok menghalangi jalan mereka, melihat seorang pria tua menghalangi jalan kelima perampok menatap satu sama lain. "Hahahahaha, ada apa dengan mu pak tua, apa kamu ingin mengantarkan nyawa pada kami," ucap salah satu perampok. "Kalian lebih baik pergi dari sini," sahut Ketua Pe.
109.0K viewsCompletedAdded to Library 360 Times as pemberontak
Read
+Library
Kaisar Naga Beladiri S2

Kaisar Naga Beladiri S2

ucap pemimpin pemberontak itu dengan sombong kepada pasukan bayangan. "Benar-benar licik!" Ucap pasukan bayangan tersenyum dingin melihat pemberontak di bawahnya. "Pemimpin, apa yang akan kita lakukan sekarang?" Tanya anggota pasukan bayangan. "Apalagi? Bunuh! Waktu sepuluh detik telah lewat jadi kalian tidak perlu sungkan lagi," Jawabnya dengan nada dingin, semua pasukan bayangan langsung bergerak menuju pemberontak yang berada di bawahnya. Melihat pasukan bayangan menyerang, setengah dari pasukan pemberontak menyerang pasukan bayangan. Karena mereka sebagian harus
9.71.0M viewsCompletedAdded to Library 33.9K Times as pemberontak
Show Reviews (170)
Read
+Library
Irwan Baharuddin
kasian ortunya ceritanya jangan dibikin bermusuhan terus dong sama ortunya.. bikin momen agar ortunya bisa menceritakan alasannya lalu akhirnya mencari siapa dalang yang menyegel kekuatan long chen sejak masih orok ... ini malah muncul musuh baru lagi kelarin masalah ortu dan anak
Zhu Phi
Ijin promosi thor ... Pendekar Kitab Iblis Dunia Persilatan gempar oleh terbunuhnya Pendekar golongan putih dan hitam secara misterius. Pelakunya dikenal sebagai Hantu Dunia Persilatan yang selalu membuka Kitab Iblis yang bercahaya. Siapakah dia? Ikuti kisahnya ya. Update tiap hari. Terima kasih.
Read All Reviews
Perangkap Sang Penguasa

Perangkap Sang Penguasa

Sedangkan Thomas yang melihat gelagat pemberontakan dari Qiana akhirnya memberi Isyarat pada anak buahnya. Dua lelaki termasuk Aland memegangi Qiana di kanan kirinya, lalu menyeretnya pada bagian lorong bangunan yang lebih dalam. “Hei, apa yang kalian lakukan?” Qiana berteriak dan mencoba melepaskan diri.
1031.7K viewsCompletedAdded to Library 633 Times as pemberontak
Read
+Library
Belenggu Membara Sang Penguasa

Belenggu Membara Sang Penguasa

teriak seseorang dari luar, suaranya pecah oleh ledakan susulan. Maya refleks menarik Livia ke sisi dinding, menekan tubuhnya agar merunduk. Postur Maya pendek dan atletis, rambut pendeknya kini berantakan, wajahnya penuh jelaga tapi matanya tajam, fokus. "Ledakan itu bukan punya kita," katanya cepat. "Itu bom jarak dekat," tambahnya.
699 viewsOngoingAdded to Library 27 Times as pemberontak
Read
+Library
Legenda Tiga Pahlawan

Legenda Tiga Pahlawan

Pasukan pemberontak itu bagai seokor naga berkepala sembilan; tebas satu kepalanya, maka kepala-kepala baru akan langsung tumbuh kembali! Mereka sangat mudah untuk dikalahkan, namun mereka juga bisa dengan sangat cepat berkumpul kembali begitu ada kesempatan kecil. Lalu, di manakah letak medan pertempuran penentu yang sebenarnya? Oleh karena itu, ia memiliki keyakinan kuat bahwa satu-satunya cara untuk memadamkan pemberontakan ini adalah dengan menyerang langsung ke pusat sumbernya, bertempur mati-matian melawan musuh, dan mencabut akar pemberontakan dalam sekali pukul!
10805 viewsOngoingAdded to Library 20 Times as pemberontak
Read
+Library
Si Pemberontak CulunKu

Si Pemberontak CulunKu

Kini pemabuk itu jatuh terhempas dengan suara yang keras. BRUGHHH. “Ahhhhhh,” terdengar jeritan kesakitan. “Kurang ajar, Berani Kamu menjatuhkanku BAN****!” Pemabuk itu kini meraung sambil berdiri, dan mulai menyerang pria dihadapannya dengan tubuh membungkuk dia berencana menyerang perut penolong tersebut. Dengan gerakan gesit pria dihadapannya mengelak, sehingga pemabuk itu kembali terjatuh dengan menghantam tanah yang keras. Kini dia tidak bisa bangun lagi, pria itu sepertinya tidak bergerak sama sekali.
107.4K viewsCompletedAdded to Library 163 Times as pemberontak
Read
+Library
Dunia yang Terlupakan: Jalan Sang Jenius

Dunia yang Terlupakan: Jalan Sang Jenius

Malam itu, sejarah mulai berubah. Di jantung distrik para pedagang, sekelompok pemberontak yang dipimpin oleh seorang pria berjubah lusuh mengangkat panji kain lusuh bertuliskan kata: KEBEBASAN. Di belakangnya, rakyat dari berbagai kalangan — buruh, petani, pedagang kecil — ikut serta. Semangat mereka menyala meskipun hanya bersenjatakan obor dan alat pertanian. “Cukup kita dibodohi! Cukup kita dibungkam!” teriak pemimpin itu.
2.2K viewsOngoingAdded to Library 54 Times as pemberontak
Read
+Library
PREV
1
...
34567
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status