Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Wolfsbane

Wolfsbane

Ia tidak mengerti apa yang dipikirkan kelompok pemberontak yang hanya bisa merampok harta bangsawan. Kata orang tuanya, kelompok pemberontak hanya mementingkan diri mereka sendiri dan hanya suka membunuh orang lain. Selain itu mereka senang menebar teror. Lihat, hanya hal buruk yang akan terjadi bila mereka dibiarkan. "Nona Lyla, kita sudah sampai."
8.94.8K viewsOngoingAdded to Library 148 Times as pemberontak
Read
+Library
Menyerah

Menyerah

Zila menghentakkan kakinya, lalu kembali ke kamarnya. Berhari-hari Zila mogok bicara, dia selalu mengurung diri di kamar. Pemberontakan Zila membuatku sadar, bahwa aku masih punya hal berharga yang harus diperjuangkan, Zila. Bukan hal mudah bangkit dari keterpurukan, apalagi dengan kondisi yang kualami. Rasanya ingin menyerah saja, kalau tak ingat ada Zila.
1018.4K viewsCompletedAdded to Library 569 Times as pemberontak
Read
+Library
SANG PETARUNG

SANG PETARUNG

Mereka tahu bahwa di balik ketenangan Aliyev yang mematikan, ada amarah dahsyat yang siap meledak. "Gadzi telah melarikan diri ke benteng perbatasan utara," bisik Tom seraya menyerahkan sebuah peta tua. "Ia menghimpun kembali para sisa anggota Sindikat Lembah Hitam dan para tentara bayaran perbatasan. Gadzi menyatakan dirinya sebagai Penguasa Baru Lembah Hitam dan mengancam akan menyerbu ibu kota jika kau tidak menyerahkan diri."
970 viewsCompletedAdded to Library 38 Times as pemberontak
Read
+Library
Teror Kumara Merah

Teror Kumara Merah

Sambil celingak celinguk ia membantu Parmin menghancurkan lapisan semen dengan palu. Tak perlu waktu lama, lapisan semen telah pecah. Parmin menyingkirkannya. Di bawahnya terdapat penutup besi yang digembok. Gemboknya sudah berkarat. Parmin memukuli dan mencongkel gembok dengan linggis. Kraak! Gembok terbuka! Mereka berdua bersitatap. Ricky tampak komat kamit. Parmin menghela napas dan membuka pintu besi tebal itu. Ia kesusahan karena macet. Beruntung linggis dan palu yang dibawa memudahkan semuanya.
102.2K viewsOngoingAdded to Library 61 Times as pemberontak
Read
+Library
Pendekar Dari Lembah Hitam

Pendekar Dari Lembah Hitam

teriak salah satu perampok. Taaaaaaap. Ketua Pe melompat tepat di depan kelima perampok menghalangi jalan mereka, melihat seorang pria tua menghalangi jalan kelima perampok menatap satu sama lain. "Hahahahaha, ada apa dengan mu pak tua, apa kamu ingin mengantarkan nyawa pada kami," ucap salah satu perampok. "Kalian lebih baik pergi dari sini," sahut Ketua Pe.
109.3K viewsCompletedAdded to Library 372 Times as pemberontak
Read
+Library
Perangkap Sang Penguasa

Perangkap Sang Penguasa

Sedangkan Thomas yang melihat gelagat pemberontakan dari Qiana akhirnya memberi Isyarat pada anak buahnya. Dua lelaki termasuk Aland memegangi Qiana di kanan kirinya, lalu menyeretnya pada bagian lorong bangunan yang lebih dalam. “Hei, apa yang kalian lakukan?” Qiana berteriak dan mencoba melepaskan diri.
1032.1K viewsCompletedAdded to Library 642 Times as pemberontak
Read
+Library
Belenggu Membara Sang Penguasa

Belenggu Membara Sang Penguasa

teriak seseorang dari luar, suaranya pecah oleh ledakan susulan. Maya refleks menarik Livia ke sisi dinding, menekan tubuhnya agar merunduk. Postur Maya pendek dan atletis, rambut pendeknya kini berantakan, wajahnya penuh jelaga tapi matanya tajam, fokus. "Ledakan itu bukan punya kita," katanya cepat. "Itu bom jarak dekat," tambahnya.
832 viewsOngoingAdded to Library 32 Times as pemberontak
Read
+Library
Legenda Tiga Pahlawan

Legenda Tiga Pahlawan

Pasukan pemberontak itu bagai seokor naga berkepala sembilan; tebas satu kepalanya, maka kepala-kepala baru akan langsung tumbuh kembali! Mereka sangat mudah untuk dikalahkan, namun mereka juga bisa dengan sangat cepat berkumpul kembali begitu ada kesempatan kecil. Lalu, di manakah letak medan pertempuran penentu yang sebenarnya? Oleh karena itu, ia memiliki keyakinan kuat bahwa satu-satunya cara untuk memadamkan pemberontakan ini adalah dengan menyerang langsung ke pusat sumbernya, bertempur mati-matian melawan musuh, dan mencabut akar pemberontakan dalam sekali pukul!
101.2K viewsCompletedAdded to Library 30 Times as pemberontak
Read
+Library
Si Pemberontak CulunKu

Si Pemberontak CulunKu

Kini pemabuk itu jatuh terhempas dengan suara yang keras. BRUGHHH. “Ahhhhhh,” terdengar jeritan kesakitan. “Kurang ajar, Berani Kamu menjatuhkanku BAN****!” Pemabuk itu kini meraung sambil berdiri, dan mulai menyerang pria dihadapannya dengan tubuh membungkuk dia berencana menyerang perut penolong tersebut. Dengan gerakan gesit pria dihadapannya mengelak, sehingga pemabuk itu kembali terjatuh dengan menghantam tanah yang keras. Kini dia tidak bisa bangun lagi, pria itu sepertinya tidak bergerak sama sekali.
107.6K viewsCompletedAdded to Library 166 Times as pemberontak
Read
+Library
Dunia yang Terlupakan: Jalan Sang Jenius

Dunia yang Terlupakan: Jalan Sang Jenius

Malam itu, sejarah mulai berubah. Di jantung distrik para pedagang, sekelompok pemberontak yang dipimpin oleh seorang pria berjubah lusuh mengangkat panji kain lusuh bertuliskan kata: KEBEBASAN. Di belakangnya, rakyat dari berbagai kalangan — buruh, petani, pedagang kecil — ikut serta. Semangat mereka menyala meskipun hanya bersenjatakan obor dan alat pertanian. “Cukup kita dibodohi! Cukup kita dibungkam!” teriak pemimpin itu.
2.4K viewsOngoingAdded to Library 60 Times as pemberontak
Read
+Library
PREV
1
...
34567
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status