Diasuh Bos Besar
“Mm. Maaf sebelumnya, bisakah kalian berdua... berbicara sedikit formal, dengan menggunakan bahasa indonesia saja, karena terus terang saya tidak mengerti dengan bahasa kalian!”
Jujur Tuan Malik yang sedari tadi hanya bisa mengerutkan dahi, lalu menaikkan alisnya kanan kiri bergantian, dan menegakkan cuping telinganya saja karena tidak mengerti obrolan dua wanita beda generasi didepannya.
Nenek Kusmirah mengulum senyum saat menatap ke arah pria gagah, tinggi besar didepannya. “Maaf. Kami terbiasa berbahasa daerah bila sedang berbicara, Den bagus!”
Bab Populer