Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Annisaa
Dari kemarin mau review gak sempat😭 ceritanya bagus, menarik gak bikin bosan kak 😅 aku suka bangett, btw Dixon nyebelin bgt tp nyebelinnya bikin gemesh ahahah😂 sumpah mereka menggemaskan bgtt 😭😍😍 Semangatt ya thorr nulisnya ❣️
Bae Rhein
Aku udah ngerasa banget kalo dia suka sama Ainsley. Meskipun awalnya mungkin dia cuma iseng, tapi iseng yang berlebihan juga bisa ngebuat kita ketagihan akhirnya pen jahilin terus dan terciptalah rasa kangen kalo ga jailin kan.
Read All Reviews
Bukan jodoh

Bukan jodoh

kata Ridwan "iyalah, soalnya kalau lo terus-terusan kerja d perusahaan orang lo gak bakal ada kemajuan. Yang ada lo malah bikin orang lain kaya tapi lo gitu-gitu aja gak ada peningkatan." Kata Bobi. "Tapi gue belum punya modalnya Bos." kata Ridwan. "kalau lo mau, lo bisa pinjem dulu buat modalnya dari gue." kata Bobi menawarkan bantuan.
105.9K viewsCompletedAdded to Library 182 Times as don't come
Read
+Library
(Not) One Night
Read
+Library
TIDAK ADA NAMAKU

TIDAK ADA NAMAKU

TIDAK ADA NAMAKU (Aku Tidak Terdaftar di Acara Piknik RT) Hari ini aku akan disibukkan dengan rutinitas seperti biasanya. Setelah kemarin dua hari tidak kerja. Sebenarnya tidak tega meninggalkan simbok yang belum sembuh. Tapi namanya buruh ikut orang, tidak bisa sesuka hati. Hari ini Zizah memang tidak ikut. Dia aku suruh nungguin simbok. Dari semalam sudah aku wanti-wanti agar tidak bermain.
108.7K viewsCompletedAdded to Library 320 Times as don't come
Read
+Library
Nobody Knows

Nobody Knows

Dia tidak bisa menerobos hujan karena tidak punya payung dan tidak boleh basah karena dirinya membawa laporan penting. Haru baru saja keluar dari ruangannya, saat hendak keluar matanya melihat Kirei yang tengah duduk membaca buku. Haru hendak menghampirinya tetapi mengurungkan niatnya mengingat kejadian semalam. Kirei pasti masih marah padanya. Dia memang sudah gila, dirinya juga tidak mengerti mengapa ia melakukan itu pada Kirei. “Apa kau punya payung?”
103.4K viewsOngoingAdded to Library 129 Times as don't come
Read
+Library
Jangan Lakukan Itu, Kakak!

Jangan Lakukan Itu, Kakak!

Dada bidangnya naik turun dengan sangat cepat mencari pasokan oksigen yang nyaris habis. "Ada apa, Mas? Kenapa kamu tiba-tiba berhenti?" "Aku harus berhenti sekarang sebelum semuanya jadi kelewat batas." "Batas apa maksudmu? Bukannya kamu sendiri yang bilang mau rebut aku seutuhnya malam ini?"
10765 viewsOngoingAdded to Library 30 Times as don't come
Read
+Library
Jangan Menolakku

Jangan Menolakku

Evan menjawab dengan muka yang datar, muka yang sepertinya tak ingin ada dalam suasana ini. "Kapan?" "Aku juga nggak tahu, katanya undangan buatku sudah ada di kantor." "Kenapa kamu bisa tidak tahu? Kemarin banyak meeting di luar?" Rara sepertinya tak puas dengan jawaban yang Evan beri. "Nggak, aku nungguin mama di rumah sakit!"
104.8K viewsCompletedAdded to Library 172 Times as don't come
Read
+Library
Don't Go , Come Back To Me Please !!

Don't Go , Come Back To Me Please !!

Haduhhh, manis sekali pak. "Makasih a." "Jangan bilang makasih terus tha, lagian ini sudah tugas aku. Gih sana masuk, pintunya jangan lupa di kunci." "Iya." "Iya apa ?." "Hahh..?." "Bilang dulu iya sayang." Rupa rupanya Darren memang senang menggodanya. "Udah sana aa' jalan, hati hati di jalan."
2.6K viewsOngoingAdded to Library 63 Times as don't come
Read
+Library
Icank Hanafi
ceritanya super keren.. nyesel kloga baca, othor cici itu fav gw banget, rela baca on goin cuman bwt bacakarya othor cici doang, yg lain ogah gw krn semenarik itu karya2nya gaya bahasanya ga ribet, lugas to the point ga menye2 dan bs kebayang sprti apa situasi ceritanya.. pokoke love banget sm karya
Daniel&Mutia Official
di novel" Cici ini tuh bikin sedih kalo novelnya selesai, sedih gitu pengennya ada terus, bikin pengen baca ulang lebih dari 1x,aku pikir kurang tertarik soal band ,JD ku tunda baru baca sekarang eh ternyata baper parah huhu
Read All Reviews
DONT CALL ME DADDY!!!

DONT CALL ME DADDY!!!

Adikku sering mampir ke sana setelah pulang sekolah. Saat itu, aku menyatakan perasaanku tanpa memikirkan risiko penolakan. Sebenarnya, aku sudah memikirkan berbagai situasi ketika mengucapkan kalimat sakral seperti "Aku mencintaimu, maukah menjadi pacarku?" atau "Ayo mulai hidup bersama!" dan sejenisnya.
101.5K viewsOngoingAdded to Library 58 Times as don't come
Read
+Library
PREV
1234
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status