Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Cintai Aku

Cintai Aku

ucapmu berkaca kaca Ji hoon yang sedang mengikutimu dari belakang mendengar ucapanmu yang mengatakan mencintainya membuatnya tersenyum senang. "Ternyata ia masih sangat mencintaiku" ucapnya didalam hati. "Terus kalo kamu cinta sama dia,sama aku bagaimana?" ucap jungkook menarik lenganmu dengan kasar saat di parkiran "Kamu ga perlu tau perasaan aku!! aw sakit lepasiin " rintihmu saat jungkook mencengram lenganmu sampai belanjanmu terjatuh kelantai.
102.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 66 kali sebagai percaya aku
Baca
+Pustaka
Anak Kembar Empat si Presdir Dingin

Anak Kembar Empat si Presdir Dingin

Setelah terdiam sejenak, dia baru berucap, "Aku percaya." Naomi yang terkejut bertanya, "Kamu percaya?" "Um, aku percaya," tegas Caden. Naomi bertanya lagi, "Kamu percaya aku bukan orang yang kamu cari?"
9.51.0M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 20.0K kali sebagai percaya aku
Tampilkan Ulasan (177)
Baca
+Pustaka
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Klan Qing
Izin promosi ya, Thor. Judulnya: Murid 3 Dewa. Novel ini menceritakan Petualangan Lin Chen menjadi Penguasa Semesta. Selain Reinkarnasi Jenderal Perang dari Alam 9 Surga, dia juga memiliki Tubuh Kaisar Langit yang Legendaris. Bahkan 3 Dewa Kuno juga mengangkatnya sebagai Murid mereka.
Baca Semua Ulasan
PHOSPENE

PHOSPENE

“maaf, hikss hikss” “Suuutttt ... Bukan salah kamu, ini salah aku ra. Maaf gak bisa jaga kepercayaan kamu, maaf karena aku udah buat perasaan kamu hilang buat aku, maaf karena terlalu egois selama ini, dan maaf, aku gagal buat kamu jatuh cinta sama aku lagi”
2.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59 kali sebagai percaya aku
Baca
+Pustaka
Sang Pengawal : Dewa Perang Yang Kembali

Sang Pengawal : Dewa Perang Yang Kembali

lanjut Arka pelan, “Kalau aku jujur, siapa yang percaya? Kalau aku berbohong, semua orang akan percaya, kan?” Keira tiba-tiba mengangkat wajahnya. Matanya berkaca-kaca. “Katakan saja! Aku akan percaya!” Arka tertawa pelan, tanpa ejekan. “Benarkah?” tatapannya tajam. “Tanya dulu dirimu sendiri, apakah kau akan percaya?”
1015.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 602 kali sebagai percaya aku
Baca
+Pustaka
Pembalasan Dendam Sang Putri Adipati

Pembalasan Dendam Sang Putri Adipati

Dia sontak berkata dengan tampang sedih, “Aku melihatnya sendiri. Mana mungkin aku salah lihat! Kalau Kak Kama nggak percaya sama kata-kataku, ya sudah ....” “Nggak! Aku percaya! Aku tentu saja percaya sama Ayu!” jawab Kama dengan terburu-buru begitu melihat tampang sedih Ayu. Kenapa dia malah meragukan ucapan Ayu? Ayu adalah adiknya yang baik hati dan polos!
9.3257.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 7.2K kali sebagai percaya aku
Tampilkan Ulasan (46)
Baca
+Pustaka
Iba Asradaya
maaf aku tinggal ya, ceritanya muter gak kelar², iklan puanjaang q bab harus nonton 3 iklan dgn durasi yg udah gaj masuk akal. ternyata sm dgn novel² yg lain ditinggal ditengah² bisan dan cari novel yg lain ...
Sinta Clara
makin lama iklannya makin panjang durasinya.kalau ceritanya ngga bener bener bagus jd males bacanya .novel ini termasuk salah satu yg gw pertahanin buat terus dibaca.makanya pertahanin thor alur ceritanya.jangan kebanyakan muter kayak novel yg lain
Baca Semua Ulasan
Satu Milyar Untuk Semalam

Satu Milyar Untuk Semalam

“Aku… aku gak tahu harus percaya apa.” Arcel menatapnya lama, lalu akhirnya berkata pelan: “Percaya insting kamu.” Ara mengerutkan kening. “Insting apa?” “Insting kamu yang selalu lari ke aku tiap kamu takut.” Ara mendengus marah. “Itu kebetulan!” “Terus kenapa kamu lari ke arahku sekarang?” tanya Arcel tajam. Ara tersentak. “Aku… aku… kamu muncul dari belakang!”
978 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 39 kali sebagai percaya aku
Baca
+Pustaka
Sampai Kau Ingat Aku

Sampai Kau Ingat Aku

Sendok di tangannya terasa dingin dan licin. “I love you.” Bisik Naya lagi. Perempuan itu tak melihat bagaimana wajah Arkan perlahan memucat. Kalimat itu bukan sekadar pernyataan cinta; itu adalah kepercayaan. Dan bagi Arkan saat ini, kepercayaan itu terasa seperti belati yang mengiris pelan.
101.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 64 kali sebagai percaya aku
Baca
+Pustaka
ISTRI 365 HARI

ISTRI 365 HARI

jawab Bagas sungguh-sungguh. "Saya tau perasaan seseorang gak bisa di ukur dengan alat apapun, tapi seperti biasanya saya cuma minta kamu percaya sama saya, karena saya gak pernah bohong sama kamu," tambah Bagas yang melihat sedikit keraguan di wajah Kara. Kali ini Kara tersenyum lebar, mempercayakan segalanya pada Bagas, nyatanya belum pernah membuat Kara kecewa. "Saya percaya sama kamu," jawab Kara sambil tetap tersenyum. Bagas merangkul Kara hangat lalu menempelkan kepalanya dengan kepala Kara. Tak ada lagi keraguan di hati Kara, semuanya terjawab sudah.
1015.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 466 kali sebagai percaya aku
Baca
+Pustaka
Biarkan Aku Pergi

Biarkan Aku Pergi

Tulis Almira, Almira mencoba mencari tahu akun bernama Danira yang baru saja membuat moodnya berubah. Setelah ditelusuri ternyata akun Damar berteman dengan perempuan itu, membuat tanda tanya besar di kepala Almira. Tidak ingin berprasangka buruk, Almira mencari jawaban dari Damar dengan mengirim pesan kepada Suaminya. "[Mas kamu kenal dengan Danira itu? Siapa dia? kok ngomongnya bikin sakit hati gitu sih, nggak senang banget liat orang bahagia]"
105.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 137 kali sebagai percaya aku
Baca
+Pustaka
Izinkan Aku Menghalalkanmu

Izinkan Aku Menghalalkanmu

"Itu Aydan yang ku kenal." "Kalau aku ingin menghalalkanmu? Apa kamu masih tak percaya?" ucap Aydan santai namun begitu dalam. Aisyah merasakan getaran lain yang masuk dalam hatinya. Mungkinkah ketulusan Aydan benar-benar nyata. Keadaan mulai membuat Aisyah salah tingkah. Namun dia mencoba untuk tetap santai baik-baik saja. Aisyah tersenyum sambil menatap ke arah Aydan. "Dan aku tak percaya," ucap Aisyah sambil menahan senyum nya. "Dan karena aku sudah kenyang. Aku pamit pulang dulu ya."
2.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 85 kali sebagai percaya aku
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status