JANDA CANTIK SANG CEO AROGAN
ucap Widya, "orang tua sangat selektif dalam memilih calon menantunya, terutama untuk anak perempuan mereka. Bagi orang Jawa, faktor bobot, bebet, dan bibit itu sangat prioritas. Tapi ya memang, harta tetaplah sebagai penakluk utama, setidaknya menurut Mbak. Tapi Mbak yakin, kelak Dik Jas bisa menjadi orang yang sukses."
"Amin Allahumma amin," sahut Jasman.
Widya mempererat menggenggam jemari tangan kirinya Jasman dan menariknya sembari bangkit dari duduk, mengajak Jasman untuk pindah dari tempat itu. Keduanya lalu berjalan menyusur ke arah timur.
"Auuww...!!" Widya menjerit tertahan. Kakinya tersandung dan membuat tubuhnya oleng.
Hot Chapters