Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Balas Dendam Sang Pendamping Setia

Balas Dendam Sang Pendamping Setia

“Nggak sepenuhnya. Tapi aku pengin belajar, Ma. Aku pengin tahu dunia lewat caraku sendiri.” Nayla tersenyum lembut. “Kalau gitu, Bunda cuma punya satu syarat.” “Apa?” “Jangan pernah lupa pulang. Karena dunia bisa ngajarin banyak hal, tapi rumah yang ngajarin kamu siapa diri kamu sebenarnya.” Harra mengangguk pelan, matanya berkilat oleh emosi yang sulit dijelaskan. “Janji, Ma.”
3.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 131 kali sebagai pergi jauh jangan lupa pulang
Baca
+Pustaka
NYONYA MUDA, TUAN INGIN ANDA KEMBALI!

NYONYA MUDA, TUAN INGIN ANDA KEMBALI!

“Sayang, jangan berpikir terlalu jauh. Semua akan baik-baik saja. Hanya saja, mungkin sejak saat ini kamu dan kita semuanya harus lebih waspada dalam segala sesuatunya. Kamu tidak boleh keluar rumah tanpa pengawalan, ya. Dan terutama jangan ke mana pun tanpa seizinku. Lalu jika di tempat umum, jangan cepat percaya dengan orang baru.” “Mas … kamu membuatku semakin takut ….” Pram merengkuh pundak istrinya saat melihat tatapan Puspita semakin penuh kekhawatiran. Dipeluknya hangat tubuh sang istri agar membuatnya tenang. “Semua akan baik-baik saja, Sayang. Hanya kita memang harus selalu hati-hati walaupun tidak pernah ada kejadian seperti ini sebelumnya, bukan?”
1066.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.1K kali sebagai pergi jauh jangan lupa pulang
Baca
+Pustaka
RANTAI CINTA MAFIA KEJAM

RANTAI CINTA MAFIA KEJAM

“Orang-orang yang telah pergi tak akan pernah kembali. Tapi jika mereka melihatmu terlalu cepat, mereka akan kecewa.” Kata-kata itu terhenti sejenak di udara, seolah menancap di dada Jia. Ia tahu betul maksud dari pesan kakek tua itu—sebuah peringatan untuk tidak bertindak gegabah, sebuah pengingat halus bahwa hidupnya masih memiliki nilai meskipun terasa begitu berat.
102.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 89 kali sebagai pergi jauh jangan lupa pulang
Baca
+Pustaka
Aku Pulang, Tapi Bukan Padamu

Aku Pulang, Tapi Bukan Padamu

Wajahnya tak berubah. Beberapa hari kemudian, mereka berdua meninggalkan Bandung. Tanpa pesta perpisahan, tanpa ucapan selamat dari siapa pun. Hanya sebuah koper, sepasang cincin di jari, dan tanggung jawab yang mengikat tanpa rasa. Mereka kembali ke Kalimantan. Kali ini bukan dalam rangka kerja, bukan pula untuk liburan, tapi untuk memulai kehidupan rumah tangga—yang bahkan tak terasa seperti rumah.
832 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 19 kali sebagai pergi jauh jangan lupa pulang
Baca
+Pustaka
PESONA SUAMIKU YANG TAK PERNAH MEMILIHKU

PESONA SUAMIKU YANG TAK PERNAH MEMILIHKU

Tangannya membalik kepingan itu pelan, ingin memastikan apakah ada petunjuk lebih. Di bagian depan tertulis "Boleh lupa, asal jangan hilang rasa." (Bab 7) Qale membalik pembungkus CD, tepat di bagian kanan bawah, matanya menangkap sesuatu. Dua kalimat kecil. Satu : ["Pulanglah, bukan ke rumah, tapi dirimu."] Qale tercenung. Bibirnya menggigil pelan. “Lho ... ini...”
103.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 127 kali sebagai pergi jauh jangan lupa pulang
Baca
+Pustaka
Jatah Malam Untuk Mertua

Jatah Malam Untuk Mertua

ucapnya. Dinda menoleh, lalu tersenyum tipis. "Iya, hati-hati di jalan, Mas." Leo mengangguk. Namun sebelum ia benar-benar pergi, Dinda menambahkan, "Jangan pulang malam." Kalimat itu sederhana. Tapi entah kenapa terasa seperti penegasan. Leo tersenyum kecil. "Iya, aku usahain." Dinda menatapnya sejenak. "Bukan diusahain. Tapi jangan pulang malam."
9.7453.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 16.8K kali sebagai pergi jauh jangan lupa pulang
Baca
+Pustaka
Kehidupan Kedua : Terbangun Di Tubuh Putri Kerajaan

Kehidupan Kedua : Terbangun Di Tubuh Putri Kerajaan

Beliau berhenti sejenak, lalu menambahkan, “Kau akan pergi ke Mangir, Pembayun. Maka gunakan waktu sebelum itu untuk memahami makna kata pulang. Kadang, yang pergi tidak selalu kehilangan, dan yang tinggal tidak selalu selamat.” Pembayun menahan napas, kalimat itu terdengar seperti pertanda. Sementara Nawang hanya bisa menatap lantai, dada terasa sesak tanpa tahu mengapa. Panembahan kembali menatap keduanya, lalu berkata dengan nada akhir yang tenang namun penuh makna.
1.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 60 kali sebagai pergi jauh jangan lupa pulang
Baca
+Pustaka
Olm, Osa Si Salamander

Olm, Osa Si Salamander

Untuk Agra, dia tenang bersandar di pilar bandara dengan earpod tertancap pada kuping. Aku yang berada di dekat Papa sedang memperhatikan dirinya berbicara, menasihati, dan memberi arahan. "Sa, hari ini papa percayain kamu buat bepergian jauh untuk mewujudkan harapanmu. Papa harap, kamu jangan banyak ngeluh lagi ke depannya. Jangan nyari masalah, jangan bepergian sendiri, dan kalau bisa malam hari jangan ke mana-mana," tutur Papa menasihatiku dengan penuh harap. Wajah cemasnya terlihat dari raut. Aku mengangguk menandakan mengerti.
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 128 kali sebagai pergi jauh jangan lupa pulang
Baca
+Pustaka
Terpaksa Menikah Kontrak : Aku Mencintaimu Suamiku

Terpaksa Menikah Kontrak : Aku Mencintaimu Suamiku

Minggu depan baru aku pulang. [Janganmi pale dulu nu pulang, sehat-sehat ki di sana di Kak jan perna ki lupa untuk ibadah.] Kamu tidak usah pulang dulu kalau begitu. Kamu sehat-sehat di sana jangan lupa ibadah. "Iye Bu, kusayang semua ki assalamualaikum," balasnya seraya mematikan sambungan ketika mendapat balasan salam. Iya Bu, aku sayang kalian assalamualaikum.
103.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 123 kali sebagai pergi jauh jangan lupa pulang
Baca
+Pustaka
Alexa (Jamilah Binti Surip)

Alexa (Jamilah Binti Surip)

Ia butuh udara segar saat ini. "Pergilah. Tapi jangan jauh-jauh dan jangan ngebut. Kembalilah dalam keadaan seperti ini. Ingat, jangan menambah masalah yang sudah ada. Kita tidak butuh tragedi lain." Pak Hamid mengizinkan, namun ia menekankan tanggung jawab di dalamnya.
1023.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 570 kali sebagai pergi jauh jangan lupa pulang
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status