Jerk Husband
“Maafkan aku Ayah. Aku putri yang sangat buruk. Karenaku, Ayah harus kehilangan nyawa Ayah dengan tragis. Hiks.. Hiks... Sekarang, aku hanya sendirian. Sebatang kara dan tak punya siapa-siapa. Bolehkah jika aku meminta Ayah kembali untukku? Bolehkah Ayah? Hiks .. Hiks ... Sungguh, aku tidak sanggup berada di titik ini sendirian, Ayah.
“Pria itu. Pria kejam yang menjadi suamiku sudah membuatku seperti ini. Aku berjuang keras sendirian untuk membuatnya luluh dan menerimaku. Hatinya yang keras dan keangkuhannya, sering kali membuatku jatuh dan susah untuk bangkit. Aku hancur dan ingin menyerah saja. Tapi, entah mengapa? Di balik perasaan hancur dan lelah ini, ada hatiku yang selalu ingin mempe
Bab Populer