Terpaksa Menikah dengan Calon Mertua
Sania menjatuhkan pakaian yang ada di tangannya, memeluk erat pinggang Sadewa sambil memejamkan mata merasakan nyeri luar biasa.
"Nia!” Tok! Tok! Tok!
"Masuk, Mam. Nggak dikunci!" teriak Sadewa.
Pelan-pelan Maryam memutar hendel pintu, melangkah masuk ke dalam kamar anak menantunya lalu menghampiri Sania yang sedang meringis kesakitan.
"Bawa ke rumah sakit saja, W*. Kayaknya memang udah waktunya melahirkan," perintah wanita berdaster motif bunga tulip itu.