Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kacamata Penakluk Wanita

Kacamata Penakluk Wanita

Rahmi merintih, jemarinya mencengkeram kemejaku, berpegangan putus asa saat tubuhnya diguncang oleh setiap hantaman. "Sekarang jawab pertanyaanku." Suaraku datar, tapi ritme penetrasiku tetap beringas. "Apa yang terjadi dengan Pak Rahmat setelah kau dibawa ke tempat dosen Psikologi itu?" "Aahh... nngggh... aku... aku... Pa-Rahmat... dia..."
4.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 111 kali sebagai pertanyaan psikologi
Baca
+Pustaka
Kamu Berulah, Waspadalah!

Kamu Berulah, Waspadalah!

Ah, tapi nggak mungkin sampai segitunya menilai orang yang baru di kenal bukan? "Hanya karena itu? Nggak ada alasan lain? Atau mungkin sebelumnya kamu pernah bertemu atau say hello dengan Alina di sosial media mungkin?" Aku tak puas dengan jawaban Gibran, makanya aku bertanya lagi. Aku tahu dia memang ambil jurusan psikologi, tapi menurutku, itu bukan jawaban yang tepat. Kita tak bisa menilai orang hanya sekali bertemu bukan?
1074.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.7K kali sebagai pertanyaan psikologi
Baca
+Pustaka
Don't Be Silly. It's Precious

Don't Be Silly. It's Precious

tanya wanita dengan buku itu. “Aku baik-baik saja,” jawabku. “Aku belajar ilmu psikologi dan juga perilaku manusia, aku mungkin bisa membantumu,” ucap wanita itu. “Aku rasa kau mengalami trauma, kau merasa takut akan suatu hal, tapi aku tidak bisa mengetahuinya dengan jelas karena aku belum mengetahui ceritamu, tapi, yang pasti, kau tidak gila, kau baik-baik saja, semua orang memiliki trauma dan ketakutan mereka masing-masing, jadi, kau tidak sendiri, dan sekali lagi, kau tidak gila,” ujar wanita itu seraya tersenyum.
105.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 182 kali sebagai pertanyaan psikologi
Baca
+Pustaka
MENIKAHI SUAMI WARISAN

MENIKAHI SUAMI WARISAN

ucap seorang rekan yang merupakan satu-satunya ia kenal di sana. Radit langsung mengangakan mulutnya lantaran heran. “Kenapa jadi bahas ke sana ya?” Pria di sampingnya itu terbahak. “Pak Radit bagaimana sih? Saya ini dosen jurusan psikologi. Jadi ya sedikit banyak bisa membaca apa yang sedang Bapak pikirkan? Pasti masalah di rumah ya sama istri baru?” “Bapak ada-ada saja.” Radit mulai gelagapan.
107.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 144 kali sebagai pertanyaan psikologi
Baca
+Pustaka
Penghuni

Penghuni

Aku berusaha menghindari tatapan teman-teman sekelas yang sepertinya mulai curiga. "Jangan sampai terganggu oleh hal-hal yang tidak relevan," lanjut dosen itu. "Psikologi adalah tentang fokus pada kenyataan, bukan khayalan atau imajinasi." Aku mengangguk, mencoba kembali fokus pada materi, meskipun pikiranku masih terjebak dalam kerumitan yang terjadi semalam.
1.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 46 kali sebagai pertanyaan psikologi
Baca
+Pustaka
My Obsesive Sugar Daddy

My Obsesive Sugar Daddy

Saat beberapa mahasiswa ingin memberikan argumen Alya pun mengangkat juga tangannya ke udara. "Silahkan Nona Alya...." seorang dosen tersebut langsung menunjuk Alya. "Untuk mengatasi perilaku manusia yang konsumtif pada barang yang tidak dibutuhkan apa yang harus dilakukan psikolog?" "Pembahasan yang sangat menarik." "Silahkan di pikirkan." semua mahasiswa psikologi itupun membuka ponsel untuk mencari pembahasan yang tepat sesuai dengan teori dan opini dari pertanyaan yang diajukan.
1015.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 579 kali sebagai pertanyaan psikologi
Baca
+Pustaka
Istri Kecilku

Istri Kecilku

Ia mondar-mandir di depan kelas, melemparkan pertanyaan-pertanyaan pemantik yang memaksa otak mahasiswa baru bekerja ekstra keras di pagi hari. ​"Psikologi bukan sekadar ilmu tentang 'membaca pikiran' seperti yang sering kalian tonton di film," ucap Aksara sambil menuliskan kata Behavior dengan huruf kapital di papan tulis. "Ini adalah ilmu tentang bukti, data, dan pengamatan. Jika kalian di sini hanya karena ingin tahu cara menebak kepribadian orang lewat zodiak, pintu keluar masih terbuka lebar." ​Beberapa mahasiswa tertawa kecil, namun segera terdiam saat melihat rahang Aksara yang tetap tegas.
1.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 21 kali sebagai pertanyaan psikologi
Baca
+Pustaka
Terjebak Gairah Dosen Lumpuh

Terjebak Gairah Dosen Lumpuh

"Semua orang pasti punya rasa empati bukan?" "Tidak usah menguliahi aku dengan gaya Sigmund Freud karena kamu masih menyelesaikan mata kulaih psikopatologi kan?" sindir Blake. "Sebenarnya kamu mau ambil bedah atau psikiatri? Brigitta terdiam. "Bedah, Prof. Tapi bidang psikiatri sangat membantu kita bukan?" jawabnya kemudian. "Kamu harus fokus salah satu! Jika kamu ambil psikiatri, harusnya kamu dengan professor Hilton, bukan dengan saya!"
102.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 68 kali sebagai pertanyaan psikologi
Baca
+Pustaka
AKU BUKAN  ANAK AYAH!

AKU BUKAN ANAK AYAH!

Aku berpura-pura dongkol mendengar pertanyaannya. Aku ingin tahu apa Gatra akan meninggalkanku sekarang. Kalau dulu ia pasti sudah tidak ada di kamar setelah bergumul di malam hari bersamaku. Entah sejak kapan keberadaannya di pagi hari sama sekali tidak asing lagi. “Kalau takut … bagaimana kalau bicara dengan psikolog?” “Kamu pikir aku gila?” Mendadak aku tersinggung. Padahal aku tahu kalau Gatra sama sekali tidak bermaksud begitu padaku. Ia hanya mau aku berbicara dengan seseorang yang ahli.
104.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 113 kali sebagai pertanyaan psikologi
Baca
+Pustaka
Penghangat Ranjang Tuan CEO

Penghangat Ranjang Tuan CEO

jelas Mahesa kemudian sengaja melempar pertanyaan seperti itu kepada Athalia. “Seperti apa yang kau rasakan setiap kali ingat dengan masa lalumu yang pahit itu?” tanya seorang psikolog yang bernama Arini kepada Mahesa yang duduk di seberang kursinya. Mata Arini menatap lurus dan lembut, sebisa mungkin dia tidak ingin mendesak Mahesa. Arini hanya ingin membiarkan Mahesa mengatakan sendiri isi hatinya yang ingin diluapkan oleh lelaki itu padanya.
7.836.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai pertanyaan psikologi
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status