Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Istri yang Tak Sempurna

Istri yang Tak Sempurna

Kalau sudah membahas cowok ganteng pasti ingatan Inggrid kembali lagi ke saat-saat ospek tadi. "Aku rasa dia bodoh, loh! Dia ikut debat tadi tuh, tapi semua yang dia debat itu kayak bullshit gitu loh. Kayak semua yang diomongin nggak dipikirin pakai nalar atau gimana, ya? Aku bingung deh! Kayak gede omong." Aida hanya senyum-senyum saja dibalik maskernya mendengar ucapan Inggrid yang memang banyak kesal dan bukan hanya Inggrid, banyak yang sepertinya kurang menyukai Reti.
967.1K viewsCompletedAdded to Library 2.0K Times as pertanyaan retoris
Show Reviews (9)
Read
+Library
Ri Chi Rich
hai akak semua. terima kasih sudah baca ceritaku. kisah ini adalah kelanjutan dari novelku sebelumnya: Cinta Untuk Nada - Pelakor - Wanita Kedua - Matre - Gimmick -2nd chance in lyon - Dimulai dengan ikatan perjanjian. Dan Istri yang tak sempurna adalah penyempurna novel sebelumnya.
Rika
ceritanya seru dan penasaran..nice.... kadang agak bosen jika alur pikiran tokoh panjang kali dijabarkan. tapi, penulisnya keren dan banyak ilmu interior dll yg dikembangkan.. pasti pintar dan cerdas ni kyk aida si penulis ya... loveee
Read All Reviews
Betty da Jogja

Betty da Jogja

tentu saja itu pertanyaan retorik, karena tanpa dijawab pun seharusnya sudah tahu, jika ia sangat mengganggu. “Ada perlu apa?” jawab Andre agak ketus. Pandangan tajam, sambil mencoba menarik dua notes itu ke bawah meja. Ia tidak mau jika Reno tetiba mendekatinya dan mengambil notes itu. “Maaf, Pak. Sebaiknya saya permisi dulu.”
107.4K viewsOngoingAdded to Library 290 Times as pertanyaan retoris
Read
+Library
PELAN PELAN SAYANG

PELAN PELAN SAYANG

Ia merogoh benda pipih itu dan mengerutkan kening saat melihat deretan angka yang tidak terdaftar di kontak ponselnya. ​“Um... siapa ini?” tanya Retno pelan pada dirinya sendiri. Perasaannya mendadak tidak enak. Dengan ragu, ia menggeser tombol hijau dan menempelkan ponsel itu ke telinganya, sementara jantungnya mulai berdegup lebih kencang dari biasanya. “Halo?” ucap Retno sambil melangkah cepat menyusuri koridor yang lebih sepi guna menghindari kebisingan sisa-sisa pekerjaan tim interior.
10502.4K viewsCompletedAdded to Library 10.0K Times as pertanyaan retoris
Show Reviews (45)
Read
+Library
Zizizaq
Kakak Author ini ceritanya bagus-bagus. Suka semua. BTW aku juga Author, tapi masih keren kamu. Salam kenal, Kak. Baca juga karya Zizizaq. 1. Antara mencintai dan melupakan (tamat 2. Nikah Kontrak berbuah cinta (tamat 3. Wanita ketiga duda kaya (tamat 4. Siksaan dari tunangan kakakku
Nama Pena Anar
Izin promo kak🫰🏻 Novel Panas tentang Petarung Jalanan yg menaklukan Nyonya Besar! Judul ... Suami Pengganti: Petarung Jalanan di Ranjang Nyonya Besar Betewe suka ceritanya kakk daraa...... makasi kakkk
Read All Reviews
Rahim Pengganti

Rahim Pengganti

Rangga memperhatikan Irene tampak berpaling dari dirinya saat ini, tangannya mengusap pelan kepala sang istri dan mengamati luka yang ada di tangan Irene. “Sakit?” “Sebuah pertanyaan retoris,” sahut Irene “Retoris dari mana Irene?” tanya Rangga “Ya Mas lihat pakai mata dong! Tangan saya saja sampai di perban, apa itu bisa di bilang enggak sakit? Pikir dong Mas! Sekolah mahal-mahal pertanyaan seperti ini akan menjadi retoris, tanya sendiri jawab sendiri.” Rangga menghela napasnya pelan. Irene benar-benar tidak ingin diganggu.
107.8K viewsCompletedAdded to Library 251 Times as pertanyaan retoris
Read
+Library
Kubawa Benihmu, Mas!

Kubawa Benihmu, Mas!

Dia tidak percaya dengan kalimat yang lolos dari bibir seksi di depannya. "Di retur, apa maksudnya? Lalu apa hak mu hingga semudah itu mengucapkan kata retur pada barang sebagus ini?" cerca Bagaskara. "Tuan Bagaskara yang terhormat! Barang Anda adalah palsu," kata Sarita datar. Bagaskara semakin terlihat emosi. Barang yang masih baru dan mulus dicap sebagai barang palsu. Sungguh hal ini membuat hati lelaki itu merasa direndahkan.
1033.7K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as pertanyaan retoris
Read
+Library
Retrocognition (Melihat Masa Lalu)

Retrocognition (Melihat Masa Lalu)

Putaran waktu penglihatan Wira aktif kembali. “Bang!” Wira tiba-tiba mendekat. Pria itu terkejut dan mundur satu langkah. “Abang kenal sama Bapak saya?” tanya Wira. “Bapakmu? Siapa nama Bapakmu?” tanya pria itu tak mengerti. “Barata.” “Ya Allah....”
106.0K viewsCompletedAdded to Library 155 Times as pertanyaan retoris
Read
+Library
STATUS WA ADIK IPARKU

STATUS WA ADIK IPARKU

"Laki-laki atau perempuan, Bu?" "Perempuan kok. Dia pamit sama Ibu." Aku mengakhiri pembicaraan dengan tanda tanya besar di kepala. Apa yang sebenarnya Riris lakukan? Sementara pertanyaan tentang di kemana kan uang dari Radit saja belum terjawab. Dan kini, otakku kembali terbagi dengan alat kontr-asepsi di koper Mas Reno.
1033.1K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as pertanyaan retoris
Read
+Library
Dinikahi Ustadz Tampan 2

Dinikahi Ustadz Tampan 2

"Jawab tuh kalau ditanya? Kenapa, takut ya?" Mungkin Retno sama gemas nya sama aku, kok bisa dia sebenerani memutarbalikkan fakta pada orang yang udah saling mengenal lama seperti aku dan Retno. Kita gak habis pikir, sebetulnya dia ini kenapa?
106.8K viewsOngoingAdded to Library 210 Times as pertanyaan retoris
Read
+Library
Dicampakkan Calon Suami, Dikejar Tuan Kaya Raya

Dicampakkan Calon Suami, Dikejar Tuan Kaya Raya

"Tapi bagaimana kalau ternyata pelanggannya itu adalah Gavin Lysandros?" Rita mendengus keras. "Tidak mungkin seorang pria kaya raya dan terhormat mencari hiburan dengan wanita pelacur seperti dia," ujarnya dengan nada mencemooh. "Pasti ada yang tidak beres." Dengan gerakan cepat, Rita meraih ponselnya dari saku dan menekan sebuah nomor. Setelah beberapa saat menunggu, panggilannya dijawab. "Madame Rose? Ini Rita," ujarnya tanpa basa-basi. "Aku mau tanya tentang Livia, gadis yang dulu menjual keperawanannya melaluimu."
8.878.1K viewsOngoingAdded to Library 1.7K Times as pertanyaan retoris
Read
+Library
Tukang Pijat Tampan

Tukang Pijat Tampan

Adit mengerutkan dahinya. Bukannya ia tak tahu apa maksud Renata. Tapi ia sungguh bingung harus merespon bagaimana. “E... saya... harus bagaimana, Bu...” “Hihihi, kau sungguh anak yang polos. Kamu pernah menyentuh perempuan?” tanya Renata. “Ya... ini, memijit Bu Renata. Dan memijit klien...” kata Adit.
10595.2K viewsCompletedAdded to Library 17.9K Times as pertanyaan retoris
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status