Mengawali hari dengan melihat matahari terbit di antara sawah selalu mengingatkanku bahwa bertani itu soal kesabaran. Kunci utama sebenarnya sederhana: kenali lahannya seperti mengenali telapak tangan sendiri. Aku belajar dari pengalaman bahwa tanah di Jawa butuh perlakuan berbeda dengan tanah di Kalimantan, misalnya. Jangan ragu bergabung dengan kelompok tani untuk bertukar ilmu, karena di situlah kami sering dapat info tentang bibit unggul atau teknik irigasi baru.
Satu hal yang sering dilupakan petani pemula: pasar. Menanam padi itu mudah, tapi menjualnya dengan harga bagus butuh strategi. Aku mulai mencoba kontrak dengan penggilingan beras lokal agar hasil panen langsung terserap. Jangan lupa catat semua pengeluaran dan pemasukan, sekecil apa pun. Catatan sederhana ini yang membantuku tahu kapan harus menanam cabai atau bawang ketika harganya sedang melambung.