Rahasia Suami yang Tidak Pernah Menyentuhku
Sekalian juga untuk memenuhi kebutuhan dapur kami.
Setelah beberapa menit kami berbincang di resto itu. Aku merasa sedikit ada yang aneh pada perutku, semacam sembelit. Aku berusaha menarik napas agar sakit itu bisa hilang karena mungkin efek kecapean. Namun, ternyata rasa sakit itu tak kunjung hilang malah semakin terasa.
"Aakkh." Aku meremas perutku.
Tentu saja Ibu terkejut melihatku kesakitan. "Ada apa, An?" Ibu panik karena aku terus meremas perutku. "Ana, astaghfirullah ... Pak Jon."