PENDEKAR CAMBUK HALILINTAR
Jika tidak, tak perlu Juragan Lewi memberlakukan penjagaan ketat di sekeliling rumahnya seperti itu.
Lalu, dengan keyakinan pasti, Raden Anom melangkah ke arah pintu utama rumah jogjo itu. Rumah joglo itu berdaun pintukan sebuah pintu belah tengah yang terbuat dari kayu jati yang diukir dengan ukiran yang sangat halus. Dengan mudah ia melewati penjagaan. Hanya saja, pintu rumah itu dalam keadaan tertutup. Saat ia hendak menarik gagang pintunya yang terbuat dari emas, ia harus menarik kembali tangannya. Seorang pemuda yang berpenampilan layaknya putra seorang bangsawan membuka pintu dan keluar. Sebelum pintu itu ditutup kembali, dengan cepat ia menyelinap masuk.