Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
HOT NIGHT

HOT NIGHT

ancam wanita itu ketika mengacungkan jari tengah dari jendela rumahnya di lantai dua. Sambil mengerang Jared kembali memajukan mobil tuanya dengan lebih hati-hati karena dia tahu meskipun dia jual, benda itu tidak akan cukup untuk mengganti pintu pagar. Bahkan mobil tersebut dulunya juga cuma Jared dapatkan dari bengkel tempat dia bekerja, sudah ditelantarkan oleh pemiliknya dan dibuang. Tidak akan ada yang percaya jika benda rongsokan itu masih memiliki mesin seperti jaguar.
10872.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 31.4K Beses bilang pintu jadul
Ipakita ang mga Review (72)
Read
+Library
Redmi Tri
sukak dgn KK Jemy Krn konsisten dgn ide cerita jd dr awal sampe ending gak ada yg rancu. biasanya kalo novel ongoing kan suka berubah di tengah2 cerita. tp kalo karya othor ini udh kayak novel cetak. d'best lah
Violetta
baru selese baca ulang lagi... si Dom ketemunya sama Jared pas Ane usia 2 thn ya... kan di cerita Dom pas ninggalin Amanda lagi hamil itu Dom belum tau siapa dia sebenernya... masih jadi Even ya jadi kan seharusnya Sisi umurnya sama kek Ane kok malah seumuran Jeny sihh??? aku bingung hwaaa
Basahin ang Lahat ng Review
Jagad dan Selaras

Jagad dan Selaras

kata Jagad. Jihan melangkah maju, tangannya sedikit gemetar. Dia memasukkan kunci perak itu ke lubang pintu kayu jati yang masih kokoh. *Klik.* Pintu terbuka. Di dalamnya, debu menari di bawah sorot senter mereka. Tidak ada furnitur mewah, hanya ada sebuah ruangan besar dengan lantai kayu yang luas. Di tengah ruangan, terdapat sebuah tanda di lantai: lingkaran besar yang dipadukan dengan garis-garis lapangan basket.
940 viewsOngoingIdinagdag sa Library 37 Beses bilang pintu jadul
Read
+Library
Tak Sudi Merajut Cinta Dengan Mantan

Tak Sudi Merajut Cinta Dengan Mantan

Sekitar sepuluh menit kemudian, mereka bertiga akhirnya tiba di sebuah area yang merupakan pintu keluar dari zona tropis dengan pengatur suhu. Arnold melihat tanda di atas pintu. "Benar, ini pintu keluar." Nadine langsung semangat. "Akhirnya bisa keluar juga!" Tertular semangat Nadine, Stendy juga tersenyum tipis. Pintu keluar itu terbuat dari kaca yang dilengkapi dengan pengunci sidik jari. Saat Arnold masuk sebelumnya, pintu itu memang terbuka. Jadi, dia bisa lewat tanpa hambatan.
9.7383.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 14.2K Beses bilang pintu jadul
Ipakita ang mga Review (96)
Read
+Library
efedrinHCL
ntah kenapa tokoh ibu ibu di sini bikin darah tinggi aja......gimana kalo nadine nggak usah sama arnold ato stendy..jadi wanita single dan mandiri aja deh,repot dapat mertua macam yenny dan inez......
Putri Ramadini Mumpuni
Seperti biasalah...ceritanya emang seru banget tapi banyak kejadian yang terlalu dipaksakan dan muter-muter, cerita yg intinya sebenernya bisa dipangkas 70 chapter panjang, Villains nya terlalu banyak dan overpower..
Basahin ang Lahat ng Review
KEPINCUT PREMAN TENGIL

KEPINCUT PREMAN TENGIL

ujar Jhonatan. Ia lalu berjalan menuju pintu yang terbuat dari kayu jati dengan ukiran klasik. Jhonatan langsung membuka pintu tersebut tanpa mengetuk pintunya dan menunggu seseorang dari dalam ruangan mempersilahkannya masuk.
101.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 29 Beses bilang pintu jadul
Read
+Library
AFRAID

AFRAID

Alina paham dengan sifat suaminya yang tak pernah bisa dibantah jika sudah memiliki kemauan. Di hadapan mereka menjulang sebuah pintu kayu besar yang terbuat dari jati. Pintu yang diukir dengan halus dengan simbol-simbol dan gambar khas kebudayaan Jawa. Terlihat sangat tua tetapi masih kokoh. Pintu tersebut antik dengan ornamen khas akar menjalar yang membentuk sosok kepala singa. Indra melihat ke sekeliling seakan-akan sedang mencari sesuatu. Alina ikut mendekat ke pintu kayu tersebut, menyentuhnya lalu merasakan bahan kayu jati tersebut.
104.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 94 Beses bilang pintu jadul
Read
+Library
Jadilah Pedangku, Sayang!

Jadilah Pedangku, Sayang!

Gendhis membuka pintu yang terbuat dari kayu jati tua berkualitas tinggi. Pintu itu diukir dengan apik dan pada beberapa bagian dilapisi dengan emas. “Silakan masuk, Kanjeng Putri.” Gendhis menunjuk ke dalam ruangan menggunakan ibu jari.
102.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 99 Beses bilang pintu jadul
Read
+Library
My Brilliant Doctor

My Brilliant Doctor

Lagi lagi walnut itu dimanjakan oleh banyak hidangan yang tersaji diatas meja makan berbentuk silinder. Namun, ada satu ruangan yang menjadi pusat perhatiannya kini. Rasa penasaran membuat langkah itu membawa Vin berhadapan dengan pintu besi bercat putih, senyum seringai pria itu terbentuk saat mendapati kanvas yang tergantung unik pada pintu tersebut dan bertuliskan 'Nae Bang'. *** -To Be Continued- Terimakasih banyak udah baca sampai chapter ini ;)
1025.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 541 Beses bilang pintu jadul
Read
+Library
Belenggu Hasrat Tuan Yavuz

Belenggu Hasrat Tuan Yavuz

Dia memang peduli dengan anak-anak tapi biasanya tidak pernah seperhatian ini atau bahkan sepanik ini saat menghadapi seseorang dan ini kali pertama dia begitu berani luar membantah seseorang, dan juga merasa takut jika J kecil terluka karena perbuatan bocah kecil itu sendiri dan dia takut bocah laki-laki tersebut terkena serpihan kaca yang dilemparnya. Begitu tiba di depan pintu kamar yang ditunjukkan oleh sang pelayan di mana bisa dilihat juga beberapa pelayan dan penjaga saat ini tengah berdiri di depan kamar tersebut dan mencoba untuk menjebol pintu dengan menggunakan beberapa benda yang cukup berbahaya mengingat pintu kamar tersebut jelas terbuat khusus dan bukan sembarang pintu. Kayu y
1031.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.1K Beses bilang pintu jadul
Read
+Library
VAMPIRES UNITED

VAMPIRES UNITED

Apakah para vampir sekarang melunak dan menjadi lebih pengecut? Beruntung Svida sekarang memakai sepatu boot yang agak berat. Dan pintu itu bukan sejenis pintu berat dari kayu tebal atau logam. Pintu itu hanya pintu berangka kayu dengan dua lapis triplek yang direkatkan. Gadis itu mundur beberapa langkah sehingga pagar besi menyentuh punggungnya. Lalu dengan kekasaran yang tak pernah terbayangkan ada pada seorang gadis sepertinya, Svida menggebrak pintu itu dengan sangat brutal.
107.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 166 Beses bilang pintu jadul
Read
+Library
Luxavar, Negeri di Dasar Samudera

Luxavar, Negeri di Dasar Samudera

Fibrela menarik jemari Nod menuju lorong di balik pintu tadi. Lorong bagian dalam tersebut lebih polos, tanpa ada hiasan di sepanjang dindingnya. Cahaya remang menerangi jalan mereka melewati deretan pintu-pintu lainnya yang berbentuk oval. Setiap pintu diurutkan sesuai dengan garis waktu. Mulai dari Luxavar abad ke-10 sampai ke abad-abad yang lebih awal. Hingga pada pintu terakhir yang berada paling ujung, pintu oval tadi bertuliskan ‘Luxavar Peradaban Awal’, Kurator Urvi berhenti. Tidak perlu kata kunci khusus untuk mengakses tempat tadi. Berhubung mereka tiba di sana nyaris dini hari, tidak ada lagi para atlic yang berkeliaran di dalamnya.
105.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 212 Beses bilang pintu jadul
Read
+Library
PREV
123456
...
10
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status