Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Test Book

Test Book

Penapika12268
Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test
1.8K viewsOngoingAdded to Library 38 Times as please be quiet
Read
+Library
Menantu Paling Oke

Menantu Paling Oke

Wisnu lupa menyetel dengan suara pelan, karena semalam dipakai untuk mendengarkan musik saat belajar. "Hai, Nu. Yang bener aja. Sekalian aja pasangin toak masjid tempelin, biar bunyi hapemu makin kenceng. Kaget nih, mpe mencelat bolpoin gue! Gimana klo nyawa gue? Resek dan goblok sih Lo ya? Pake dong otak Lo, di kantor lagi kerja tu silent mode in hapemu!" Si keriting mungkin lagi dapat, jadi ngamuk-ngamuk ga jelas. "Iya, maap Mbak, lupa." Wisnu jadi tergagap ketakutan. Dia segera aktifin mode senyap di hapenya.
1042.0K viewsCompletedAdded to Library 1.0K Times as please be quiet
Read
+Library
Raja Persilatan: Pendekar Tapak Dewa

Raja Persilatan: Pendekar Tapak Dewa

“Banyak jebakan di sini. Kita harus lebih waspada.” Mereka memperhatikan bahwa banyak dari jebakan itu dipicu oleh suara dan getaran. Mereka harus bertahan hening dan hati-hati saat memasuki tempat-tempat yang rahasia. Mereka harus berbicara dengan suara yang sangat rendah, dan mereka harus berjalan dengan hati-hati. Mereka tidak boleh membuat suara yang keras. Mereka tidak boleh membuat getaran yang kuat.
2.9K viewsOngoingAdded to Library 104 Times as please be quiet
Read
+Library
Pawang Cinta Ternyata Jodoh

Pawang Cinta Ternyata Jodoh

Mengirimi pesan pada Ken dan mengatakan kalau ia akan pulang telat. "Kuyy ... cabut," ajaknya pada kedua sahabatnya setelah menonaktifkan ponselnya. Karena apa? Yakinlah kakaknya tercinta itu pasti bakalan ngamuk dan heboh meneleponnya. Jadi, cara yang paling aman agar kupingnya nggak panas, adalah dengan memasang mode silent di ponsel. Keduanya memasuki sebuah pusat perbelanjaan. Rasanya sudah lama ia tak menelusuri tempat ini. Ya, tepatnya saat dirinya dan kehidupannya berada di pengaturan Ken.
103.0K viewsCompletedAdded to Library 77 Times as please be quiet
Read
+Library
Go Away

Go Away

Menghembuskan napas panjang. "Jadi, permintaanku adalah ...."
103.3K viewsOn holdAdded to Library 127 Times as please be quiet
Read
+Library
Plz Don't Be Sad

Plz Don't Be Sad

Aku harap dia segera tidur dan tidak akan keluar dari kamar sampai besok pagi. Sedang dalam kebingungan, aku mendengar bel pintu berbunyi. Itu pasti Lee Sin. Oh, Tuhan! Bagaimana ini? Apa yang harus ku lakukan? Tolong!! teriakku dalam hati. Tak berapa lama, handphoneku berbunyi. "Aku sudah di depan pintu, bolehkah aku masuk?"
104.9K viewsOngoingAdded to Library 163 Times as please be quiet
Read
+Library
The Wedding Agreement

The Wedding Agreement

"Gue akan ingat kok." "Eh ponsel lo bunyi tuh," tunjuk Firly pada ponselku yang aku taruh di atas meja dan lupa menyalakan bunyi deringnya. Aku takut malam-malam berbunyi di saat aku bersama Kristan dan itu akan membuat kami berdebat hebat nantinya. Makanya aku buat mode silence agar tidak mengganggu saat aku bersama Kristan. Kemarin saja dia sudah membuatku tak bisa bernafas, jika dia terganggu dengan bunyi ponsel aku, bisa-bisa dia akan membanting ponsel kesayangan aku. Tak akan pernah aku melakukan itu. "Ada apa Kristan?"
1015.0K viewsCompletedAdded to Library 569 Times as please be quiet
Read
+Library
YOU

YOU

Dia masih saja membisu, keramaian sama sekali tak mampu menenangkan suasana hatinya. "Kakak, tersenyumlah. Kau tidak ingin menjadi headline news di acara kebesaran mu sendiri bukan?" Sheila berujar nada santai namun menyelipkan sindiran keras di ujung kalimatnya. "Tutup mulut mu." Sean berujar dingin yang langsung membungkam mulut Sheila.
9.911.0K viewsCompletedAdded to Library 330 Times as please be quiet
Read
+Library
YOU

YOU

AlunaOcean (kuliah kok, ini lagi makan bekel bareng temen-temen di selasar) Aluna membalas pesan Xavier yang tadi sempat tertunda karena harus mencari kotak bekal dan menyusul teman-temannya yang berada di selasar. Aluna kembali melanjutkan memakan bekalnya sambil sesekali bertukar cerita kepada teman barunya, suasana selasar yang cukup ramai oleh suara-suara mahasiswa lain yang tengah duduk di sana dan lalu lalang orang-orang yang lewat di belakang mereka pun membuat mereka berempat harus sedikit mengencangkan suaranya ketika sedang berbicara, agar terdengar jelas dan meminimalisir salah dengar. Ketika Aluna hendak menyuapkan lagi nasi ke mulutnya, smartphone gadis itu bergetar dan menyala,
2.3K viewsOngoingAdded to Library 48 Times as please be quiet
Read
+Library
Setelah Bercerai, Aku Menjadi Dokter Sakti

Setelah Bercerai, Aku Menjadi Dokter Sakti

Tidak pernah ada. Dia menarik napas dalam, bersiap untuk memulai meditasi malam ini— KRRK. Suara itu kecil. Sangat kecil, tidak lebih keras dari suara retak biji kopi yang dipatahkan di antara jari. Tapi di ruangan yang sunyi seperti ini, di malam yang tidak ada suara lain selain kota yang sudah turun ke frekuensi malam di luar jendela, suara sekecil itu terdengar dengan sangat jelas.
1020.4K viewsOngoingAdded to Library 590 Times as please be quiet
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status