Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Magang Di Pelukan CEO

Magang Di Pelukan CEO

Pikirannya entah di mana. Lalu langkah berat itu terdengar. Semua refleks mendongak. Shaquelle masuk. Tanpa ekspresi. Tanpa sapaan. Mira yang paling berani mencoba membuka percakapan. “Pagi, Pak Shaq. Gimana—” “Bisa dikurangi volume musiknya?” potong Shaquelle tanpa menoleh. Rika langsung mengecilkan speaker, nyaris reflek. “Sorry, Pak.”
1040.6K viewsCompletedAdded to Library 1.3K Times as please be quiet
Read
+Library
ARE YOU DONE, MY DEAR?

ARE YOU DONE, MY DEAR?

Si kembar keluar dari kamar bersama babysitter masing-masing dengan rengekan dan tangisan. Adit yang tidak suka suara berisik di pagi hari mulai berkomentar. "Kenapa kalian berisik sekali? apa tidak malu dengan Edward dan Bella yang selalu makan dengan tenang?" Cynthia terkejut dengan ucapan suaminya. "Ma- mas?" Adit mengalihkan tatapannya ke Cynthia. "Apa? memang benar kan? Kinara sibuk bekerja sampai menelantarkan anak-anaknya tapi anak-anak mampu bersikap tenang daripada kedua anak ini."
634.4K viewsCompletedAdded to Library 721 Times as please be quiet
Read
+Library
ISTRI 48 JAM TUAN CEO

ISTRI 48 JAM TUAN CEO

Warning ⛔ Mature Area 21++ Explicit ❗❗❗ Pilihlah bacaan yang tepat. *** Suara becek bercampur desah mendominasi kamar tidur tamu manor seorang mantan bangsawan. Memecah keheningan pertukaran malam, “Hentikan… ah… Ethaaannhh… engh…”
109.6K viewsCompletedAdded to Library 354 Times as please be quiet
Read
+Library
Protokol Senyap: Aletheia

Protokol Senyap: Aletheia

Tutup seluruh akses level rendah dan aktifkan protokol senyap. Eclipse belum berakhir. Tetap waspada, Nona Aletheia.
378 viewsOngoingAdded to Library 10 Times as please be quiet
Read
+Library
Luka Istriku karena Cinta

Luka Istriku karena Cinta

Senyap. Detak jam dinding semakin jelas terdengar karena tidak ada satu pun manusia di rumah ini yang berbicara. Demikian juga aku dan dan Amel yang membisu di balik pintu. "Kalau udah nggak ada lagi yang mau disampaikan, aku mau istirahat," ujar Mas Zaki memecah keheningan dengan suara dinginnya. "Kamu belum jawab pertanyaanku, Mas."
1023.7K viewsCompletedAdded to Library 497 Times as please be quiet
Read
+Library
SAY YES, PLEASE

SAY YES, PLEASE

Aku dan Nicholas masih sama-sama diam, dia pun cuma duduk memandangi nyala api. Ada orang yang bilang, saat kita sedang memandangi api, pikiran menjadi lebih tenang, pikiran kita akan kosong, terlepas dari segala beban. Kupikir teori itu benar. Saat ini pikiranku begitu tenang, jauh dari segala hiruk pikuk yang biasa mengisi kepala. Tak berapa lama, Nicholas bangkit, menggendong Cherry. Tinggal aku sendiri.
109.6K viewsCompletedAdded to Library 239 Times as please be quiet
Read
+Library
Don't Be Silly. It's Precious

Don't Be Silly. It's Precious

Dia menggunakna pengeras suara supaya suaranya terdengar sampai kebelakang. Mereka semua bergemuruh dan beberapa saling mendorong hingga yang lainnnya terjatuh. Semua ingin duluan, ini benar-benar tidak nyaman untuk dilihat. “Ayah, bisa kau minta mereka untuk tidak saling mendorong? Minta mereka supaya lebih tertib,” pinta Billy yang ternyata sepemikiran denganku. “JANGAN SALING MENDORONG, TEMAN-TEMAN, SEMUA PASTI DAPAT, TENANG SAJA!” ucap Scott di pengeras suara.
105.8K viewsCompletedAdded to Library 232 Times as please be quiet
Read
+Library
Suami Pilihan

Suami Pilihan

Itu sangat anggun dan hebat. Semuanya hening, tidak ada suara yang keluar. Bahkan tarikan napas jelas terdengar. Pada situasi ini, bunyi jarum yang jatuh pun akan terdengar. Ini sangat hening, situasinya seperti ruangan dalam ketiadaan.
2.7K viewsOngoingAdded to Library 90 Times as please be quiet
Read
+Library
Go Away

Go Away

masygul Diana. "Kau tahu kenapa aku turun ke bawah semalam ini?" Diana menggeleng cepat. "Aku lapar, Anna. Buatkan aku sesuatu." Suara bass Chanyeon terdengar lebih bersahabat daripada percakapan sebelumnya. Diana menghembuskan napasnya. Ia sungguh lelah dan ingin bersegera tidur, tapi malah Chanyeon Si Happy Virus Palsu ini memberikan titah.
103.4K viewsOn holdAdded to Library 130 Times as please be quiet
Read
+Library
Hold off

Hold off

Perasaannya jadi tidak tenang. Hanik pindah posisi agar lebih dekat dengan Erik, dia mengusap pundak Erik lembut sambil mencoba membangunkan pelan, berbisik di terlinga Erik "bangun, Erik. Jangan membuat ibumu kawatir." nihil. Erik tidak kunjung bangun. Hanik jadi ikut kawatir dan takut sampai seluruh badannya gemetar. Tadi waktu dia memijit Erik, Erik masih bernafas dan mengigo.
4.1K viewsOngoingAdded to Library 99 Times as please be quiet
Read
+Library
PREV
1234
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status