SAY YES, PLEASE
Mungkin sudah waktunya aku untuk memikirkan sebuah cara untuk membalas dendam, sebuah taktik yang tidak akan dia sangka-sangka namun dapat dipastikan akan membuatnya tahu rasa!
Lewat petang, aku membaringkan diri di teras sebuah minimarket, menunggu kedatangan Theo, dia yang meminta untuk bertemu. Es krim di tangan kanan belum habis aku makan. Hari ini benar-benar melelahkan, betisku terasa pegal, rasanya energiku tinggal lima persen.
Mobil Theo berhenti tepat di depan minimarket, dia langsung turun, dan tanpa salam langsung berteriak dengan tangan di pinggang.