Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Cinta Dalam Riuh Salju

Cinta Dalam Riuh Salju

Ia suka berbicara dengan pohon-pohon tua, memberi nama pada setiap batang, bahkan menyapa burung-burung yang hinggap di dahan. Hari itu, ketika Elias sibuk memeriksa irigasi dan Mira mengumpulkan daun kering, Elena berjalan ke sisi ladang yang lebih sepi. Di sana ada satu pohon tua yang bengkok, akar-akarnya mencuat ke tanah seperti tangan yang hendak menggenggam sesuatu. Ia menamakan pohon itu “Luca.”
1.0K viewsOngoingIdinagdag sa Library 40 Beses bilang pohon mirip leunca
Read
+Library
Kehidupan Kedua Sang Dewi Naga Putih

Kehidupan Kedua Sang Dewi Naga Putih

Ingin rasanya Pangeran Xuan Yu menghentikan Bai Yin karena merasa kurang nyaman, namun rupanya Bai Yin sudah mengamati peta hologram tersebut dengan antusias. "Tuan Putri Bai Yin, apa yang kamu lakukan? Memang benar kamu sudah menjadi pengawal pribadiku. Namun ini sudah sangat larut. Aku tidak perlu lagi dijaga. Kamu bisa kembali dan beristirahat." "Pangeran Xuan Yu, bukankah ini adalah pohon dewa? Apakah pohon dewa bisa tumbuh di tempat lain selain di Lembah Pohon Dewa? Ataukah ... apakah di dunia ini ada pohon lain yang memiliki bentuk menyerupai pohon dewa?" tanya Bai Yin mengabaikan ucapan Xuan Yu, dan malah menelisik sekumpulan pohon yang memiliki daun berwarna keemasan dengan bentuk se
102.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 59 Beses bilang pohon mirip leunca
Read
+Library
Saat Cinta Menyapa Lagi

Saat Cinta Menyapa Lagi

Pohon Ingatan (The Memory Tree) Di pusat hutan, berdiri sebuah pohon raksasa yang batangnya tampak bercahaya perak di bawah sinar rembulan. Penduduk desa menyebutnya "Pohon Gema". "Pohon ini tidak hanya menyimpan oksigen," jelas seorang tetua desa, keturunan Nara. "Ia menyimpan setiap tawa dan tangisan yang pernah dilepaskan di bawah naungannya. Jika kalian kehilangan imajinasi, kalian harus meminum getah dari pohon ini melalui telinga kalian—dengan cara mendengarkan bisikannya."
966 viewsOngoingIdinagdag sa Library 19 Beses bilang pohon mirip leunca
Read
+Library
Mirip Tapi Bukan Orang yang Sama

Mirip Tapi Bukan Orang yang Sama

“Kebalikan yang mengejutkan? Jadi, dialah yang selama ini bersama Jimmy?!” “Omong-omong, wanita ini berwajah persis seperti Lidya.” “Memang sih, sepertinya satu-satunya perbedaan mereka hanyalah memakai riasan dan tanpa riasan.” Lidya melihat gelagat tidak baik ini, dia melangkah maju dan meraih lengan baju Jimmy. “Jimmy, jangan percaya padanya. Akulah orang yang selalu berada di sisimu...”
5.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 160 Beses bilang pohon mirip leunca
Read
+Library
Bangkitnya Sang Ahli Pedang

Bangkitnya Sang Ahli Pedang

Ada semacam tumbuhan seperti lobak dengan dua sisi berkelok berdaun coklat, lalu seperti beri berwarna merah, dan rerumputan berbagai jenis. “Hmmm ....” Aku mengeluarkan suara tanpa sadar saat memperhatikannya. Punggung kecil Tanka terlihat seperti tupai, apalagi dia begitu antusias dengan tumbuhan sihirnya. “Lihat betapa menawannya mereka,” pamernya. Aku memperhatikan lagi. Di mataku mereka terlihat seperti gulma. “Apa Akion tidak kagum?” tanyanya sedikit memaksa.
9.883.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 3.3K Beses bilang pohon mirip leunca
Ipakita ang mga Review (42)
Read
+Library
Rmdni
kak izin promosi yah. ayo baca ceritaku kisahnya seru karena menceritakan Fantasi lokal, yang bakal memuat cerita lokal terus dipadukan dengan hal fantasi. judulnya: Legenda: Nusantara jangan lupa voted ya kak ......
Viens Aisling
Halo saya Viens, saya usahakan dua hari update sehari libur. kalau tidak ada kendala mungkin bisa update setiap hari. terima kasih karena telah membaca perjalanan Akion sampai sejauh ini. terima kasih banyak atas masukannya
Basahin ang Lahat ng Review
Cundhamani (Panah Api)

Cundhamani (Panah Api)

pinta Arya. “Daun pohon sarayu amat menyerupai kobaran api, Tuanku.” Arya mengangguk paham. Matanya mulai mencari pohon di area lelehan lahar yang memiliki bentuk daun menyerupai kobaran api. Dua netranya sudah mulai menyesuaikan diri dengan tingkat pencahayaan yang rendah. Bias nyala lahar membuat sekitar tempat itu memerah. Cukup untuk mengidentifikasi bentuk daun sebuah pohon.
1098.8K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 3.7K Beses bilang pohon mirip leunca
Read
+Library
Rantai Gen Mekanik

Rantai Gen Mekanik

Neo mendongak, urat-urat tanaman merambat di pohon raksasa itu terlihat jelas, dan akar di bawahnya, telah menembus dasar pulau, meluas ke seluruh ruang saluran air mekanis. Ini sangat mirip dengan pohon cangkok di Roda Gigi Semesta. Tetapi ada satu perbedaan, buah yang tumbuh di pohon ini bukanlah medan gaya kehidupan. Tetapi buah kristal yang tampak seperti slide. Neo tanpa sadar ingin menyebut kristal ini sebagai kristal jiwa.
104.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 137 Beses bilang pohon mirip leunca
Read
+Library
Beta Romeo And His Rogue [ID]

Beta Romeo And His Rogue [ID]

Mereka bisa melihat adanya tumbuhan itu di sana, tapi setelah dipegang tidak ada sama sekali. Rena menggandeng tangan Rula untuk menembus sulur-sulur itu. Pohon yang dijelaskan Rula tadi ternyata memang benar ada di sana. Pohon berongga yang seperti disambar petir dengan rongga di tengahnya. "Ini maksudmu?" Rula mengangguk antusias. "Ya, ini."
106.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 187 Beses bilang pohon mirip leunca
Read
+Library
Selubung Memori

Selubung Memori

Tidak kusangka tepat sasaran dalam sekali tebakan. “Bagus. Benar,” komentarku. “Tapi—” Reila menatap hutan lagi, dan kali ini aku bisa menebak mengapa dia protes. Hutan ini agak berbeda—aku sudah mengatakannya, tetapi sebenarnya bukan hanya karena suasananya yang terasa begitu murni. Itu juga karena pohon-pohon di sini tidak seperti pohon normal. Pohon hutan ini menjulang begitu tinggi seolah tidak pernah berhenti tumbuh, dan berusaha menutupi sesuatu di bagian yang kuyakini pusat hutan. Aku tidak tahu Reila mengerti itu atau tidak, tetapi dia pasti tidak yakin setelah melihat bentuk fisik hutan.
1019.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 485 Beses bilang pohon mirip leunca
Read
+Library
Puncak Kehidupan

Puncak Kehidupan

“Saat ini, Klan Kematian di depan sedang melakukan penyerangan. Semua anggota Klan Kematian berdarah, dan darah mereka mengalir menuju pohon besar yang aneh. Pohon besar yang menakutkan itu berwarna hitam pekat, dan batangnya ditutupi gumpalan, ada juga benda seperti bunga yang mekar juga seperti jamur warna-warni. Apa kalian tahu pohon apa itu?” “Mungkinkah itu Pohon Netherworld yang melahap Bumi?!” seru Lena. “Pohon apa?” Alex tertegun sejenak. “Kebetulan ini informasi yang diturunkan leluhurku,” ulang Lena.
8.53.4M viewsKumpletoIdinagdag sa Library 116.1K Beses bilang pohon mirip leunca
Ipakita ang mga Review (846)
Read
+Library
Raka Abqary
percuma dong alex mnjadi sngat kuat toh pada akhirnya hanya alex dan kaisar rowan yang tersisa dibumi..& ternyata tujuan dari cerita ini ialah hanya mencari & bertemu leluhur rockfeller,yaitu dewa sang pencipta..gk seru,gak sesuai dgn harapan,masa iya stlh reinkarnasi alex jdi murid SMPnya dorothy?
Film Nonton
author ngga jelas akhirnya hapoy atau sad, bikin cerita fantasi kesaktiannya ngga masuk akal dan hiperbola, pembaca sudah bayar mahal mahal per episode tapi ceritanya mengecewakan. siapa ini authornya? biar diingat lain kali sebelum membaca karyanya
Basahin ang Lahat ng Review
PREV
1
...
345678
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status