Dear, Pak Dokter
suara pria itu terdengar begitu lirih, sarat akan kesedihan yang teramat pedih.
Melihat hal itu, Reanna terpaku. Baru kali ini ia melihat pria itu menangis. Pria yang biasanya terlihat tegas dengan senyuman yang menawan, ternyata menyimpan segudang kepedihan.
Sungguh, ia merasa kasihan.
"I-iya, aku Anya," aku Reanna dengan ragu.