Dimanja Suami Kontrakku
Tangisnya lirih—jenis tangis yang hanya keluar ketika seseorang untuk pertama kalinya merasa diterima, disayangi dan dicintai apa adanya.
“Maaf,” ucap Anita serak.
Mama Ayara mengusap belakang kepala Anita. “Enggak perlu minta maaf hanya untuk bertahan hidup.”
Anita menghentikan napas sejenak.
Ayara menambahkan dengan suara yang lebih pelan, “Perempuan bisa menang kalau enggak menyerah sama trauma.”
Anita menangis lebih keras—bukan karena sedih, tapi karena lega.