Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Broken Vessel

Broken Vessel

ujarku. Aku mengangkat tangan kiriku dan mengarahkan telapak tanganku ke arah Layla. Sebuah bola yang tercipta dari 'Arte' kegelapanku muncul di depan telapak tanganku. Besar bola itu tidak lebih besar dari bola kasti, tetapi itu sudah cukup untuk membunuhnya. "Sampai jumpa di alam baka," ucapku sambil tersenyum. Itu bukanlah senyuman penuh kemenangan maupun senyuman bahagia, tetapi senyuman kesedihan dan kekecewaan.
109.1K viewsCompletedAdded to Library 301 Times as ashes of creation
Read
+Library
Dark Life

Dark Life

Setiap ia mencoba untuk mengucapkan sepatah dua patah kata, tangisnya selalu kembali pecah, membuatnya tidak bisa menuntaskan kalimat yang ingin ia ucapkan. “Kenapa Gley?” tanya Jack setelah Gley mulai tenang, ia merasa Gley sudah dapat berbicara kepadanya. “Ne-nenek sama paman sudah tiada,” ujarnya dengan terisak-isak. “Be-beneran?” tanya Jack tak percaya. Seluruh tubuh anak itu bergetar. Ia sadar bahwa manusia pasti akan kembali pada Sang Pencipta, tetapi ia tidak ingin berpisah secepat ini dengan malaikat pelindung sekaligus penolongnya. Ya! Bagi Jack, nenek dari Gleysia adalah malaikat pelindung dan penolongnya sejak dulu.
2.1K viewsOngoingAdded to Library 79 Times as ashes of creation
Read
+Library
Eternal Historian: Aisha's Otherworldly Journey

Eternal Historian: Aisha's Otherworldly Journey

Dan, pintu sebenarnya dari dugeon itu adalah pohon besar tak berdaun yang ada di ujung Leymar. Tidak ada waktu untuk meminta izin, apalagi berpamitan. Jadi, setelah meninggalkan secarik surat permintaan maaf pada Bibi Angela yang memiliki tiga ekor kuda, aku pun bergegas meninggalkan Elsira dengan berkuda, bertepatan dengan hujan yang akhirnya turun dengan amat sangat deras bersama kilat yang menyambar ke tanah. Meski aku takut, tapi aku tidak boleh lemah. Aku sudah bukan Aisha yang dulu.
1.4K viewsOngoingAdded to Library 31 Times as ashes of creation
Read
+Library
Setelah Segalanya Hancur

Setelah Segalanya Hancur

Berlian yang dia berikan padaku, semuanya kuberikan ke para pekerja rumah. Enam belas album foto yang kami buat selama bertahun-tahun, dengan janji akan melihatnya lagi ketika kami tua, kukeluarkan satu per satu dan kusiapkan untuk dibakar di perapian. Halaman-halamannya melengkung, menghitam, lalu menjadi abu. Tepat tengah malam, ponselku bergetar. Pesan dari Bella: [Semuanya sudah siap. Dua hari lagi, kamu akan menghilang.]
9197.9K viewsCompletedAdded to Library 4.4K Times as ashes of creation
Read
+Library
Dark White

Dark White

Sebuah kotak kado menggelinding keluar dari tempat sampah tersebut bersamaan dengan sampah-sampah lain. Allen meraih kotak kado tersebut dan dikejutkan dengan apa yang ada di dalamnya. Matanya melebar, merasa tidak percaya dengan apa yang ia lihat saat ini. Sebuah boneka beruang yang sudah dipotong-potong menjadi beberapa bagian dan diberi noda kemerahan. Itu jelas bukanlah kado yang menyenangkan. “Pyar!!” Suara gelas pecah membuat pria itu langsung menoleh ke arah Bella.
105.3K viewsOngoingAdded to Library 201 Times as ashes of creation
Read
+Library
KESEPIAN ABADI

KESEPIAN ABADI

Aku berteriak serak, tiba-tiba saja airmataku mengalir. Salsha gadis manja itu terduduk diatas closet dengan wajah yang pucat, darah dari tangannya tidak berhenti mengalir. Ya Tuhan, benarkah dia bunuh diri?. Aku tidak bisa mengingat apapun setelah tubuhku jatuh dengan keras ke lantai yang dingin. /// Braaak… Suara pintu UKS terbuka paksa, aku menoleh kearah pintu itu.
104.7K viewsOngoingAdded to Library 118 Times as ashes of creation
Read
+Library
Fantasy World

Fantasy World

Dia membuka telapak tangannya “Creation” Setelah mengucapkan kata itu. Sebuah partikel cahaya muncul. Itu berkumpul pada telapak tangan Nossal. Partikel cahaya tersebut perlahan berubah menjadi sebuah bubuk kasar berwarna putih Tampak Kedua perempuan itu melihat dengan saksama. Pandangan mereka fokus pada bubuk putih di tangan Nossal “Ini apa?” ucap Venda sambil menunjuk bubuk itu
9.86.9K viewsOngoingAdded to Library 144 Times as ashes of creation
Read
+Library
TUAN MUDA WIJAYA YANG BERGAIRAH

TUAN MUDA WIJAYA YANG BERGAIRAH

baru dari energi emas—sebuah demonstrasi kekuatan penciptaan yang instan. Duel fisik pecah seketika. Silas menyerang menggunakan "Tinta Kehampaan"—cairan hitam yang mampu melarutkan segala bentuk materi yang ia sentuh. Surya menangkisnya dengan kepalan tangan yang diselimuti api Genesis. Benturan antara penciptaan dan penghapusan menciptakan ledakan warna-warni yang mengguncang dimensi tersebut.
700 viewsOngoingAdded to Library 20 Times as ashes of creation
Read
+Library
Dokter Duchess: Jangan mati dulu, Tuan Duke!

Dokter Duchess: Jangan mati dulu, Tuan Duke!

Pasukan mekanis telah sepenuhnya lenyap, berubah menjadi abu emas yang menyelimuti ladang bunga liar biru di bawah kaki mereka. Ancaman kiamat telah dibatalkan. Dunia mereka telah diformat ulang menjadi sebuah dunia fantasi biasa yang normal, bebas dari kekangan naskah sang Penulis. Ashyel terduduk di atas bongkahan batu marmer, napasnya terengah-engah karena kelelahan. Ia menatap Aslan yang berjalan mendekatinya dengan langkah pelan. Pria itu berlutut di hadapannya, mengambil tangan Ashyel yang dipenuhi noda tanaman herbal, lalu mengecup buku jarinya dengan sangat lembut.
102.8K viewsOngoingAdded to Library 83 Times as ashes of creation
Read
+Library
Tingkat 99.999: Reinkarnasi Sang Arsitek Kosmik

Tingkat 99.999: Reinkarnasi Sang Arsitek Kosmik

Elena terus maju, menembus badai vegetasi dengan ketenangan seorang algojo. Saat ia memegang Fragmen Penciptaan, seluruh hutan mengeluarkan jeritan frekuensi tinggi yang bisa didengar hingga radius ratusan kilometer. Energi hijau yang masif meledak dari pusat reruntuhan, menelan Elena dalam pusaran evolusi yang liar.
474 viewsOngoingAdded to Library 10 Times as ashes of creation
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status