Sistem Aura (Infinity)
“ Pria dengan kumis cokelat tebal yang terpatri di atas bibirnya, berambut hitam cepak dengan punya wajah bulat tegas, mata hitam sipitnya tampak sangat fokus, memiliki tubuh berotot yang disembunyikan dalam mantel hangatnya. Gelagatnya entah mengapa seperti terobsesi ala kemiliteran yang militan, memberikan sikap hormat kemiliteran, padahal dirinya bekerja sebagai guru di akademi Aura. Seorang ayah dua anak. Non-Auranias.
Berikutnya, Kael menjabat tangan cewek kurus;
”Halo, Ketua El ... senang akhirnya kami bisa berjumpa dengan dirimu. Apalagi pencarian kita ternyata berhasil. Auranias Cahaya memang masih hidup. Jadi kuharap, kita bisa lebih baik lagi dari kemarin!“