Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Menantu Terbuang Kini Hidup di Puncak Dunia

Menantu Terbuang Kini Hidup di Puncak Dunia

Lalu ia menarik napas panjang, meletakkan tangannya di dada, dan mulai mendeklamasikan: > “Kamu seperti nasi hangat Di pagi yang belum sempat Aku lapar, kamu kenyang Hatiku tenang, dompetku senang.” Tari mengerjap, lalu menutup mulutnya sendiri. Tapi ia tak bisa menahan lebih lama. Tawanya pecah begitu saja. “Apa itu?” katanya di antara tawa. “Apa-apaan itu?” Radit tersenyum bangga. “Itu puisi. Judulnya Sarapan Perasaan. Masih ada bait kedua kalau kamu kuat.”
1011.5K viewsCompletedAdded to Library 263 Times as puisi gembira
Read
+Library
Kehidupan Kedua: Nona Ingin Menuntut Balas!

Kehidupan Kedua: Nona Ingin Menuntut Balas!

Engkaulah ibu dari ribuan doa yang terbang, penjaga di malam gelap, pelita di fajar terang. Semoga keberuntungan selalu datang, bersama damai yang kau tebarkan tak pernah hilang. Hari ini kami bersyukur atas hidupmu, atas keberanian, kebijaksanaan, dan suaramu. Selamat ulang tahun, Ibu Suri yang lembut hatimu, semesta kiranya selalu menjagamu.'
9.857.2K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as puisi gembira
Show Reviews (18)
Read
+Library
nanadvelyns
Halo, semua. Terima kasih Banyak yang sudah mendukung cerita Dalia sampai tamat! Penulis mau ngabarin kalau sekarang sudah ada cerita kolosal terbaru, loh! Judulnya 'Mendadak Jadi Istri Pangeran Buruk Rupa'. CUSSS KEPOINN!!(˵͡~͜ʖ͡°˵)ノ⌒♡*:・。.
Lily Dutch
wanita wanita harem ini bikin pusing deh, bisa gak sih mereka idgaf aj. untung dalia sama adipati bukan kaisar, tp aku jujur pengen adipati jadi kaisar juga sih tapi aku gamau klo adipati punya banyak selir
Read All Reviews
Kebahagiaan yang Pernah Kusimpan

Kebahagiaan yang Pernah Kusimpan

Declan tanpa ragu berkata, "Kartu hitamku ada di kamu, 'kan? Kalau mau beli ya beli saja, hal kecil begini tidak perlu tanya aku lagi nanti." Teman-teman di sekitar langsung mulai bersorak. "Declan tiba-tiba menebar kemesraan yang tidak terduga!" "Kak Callista, bagaimana caramu bisa menaklukkan playboy seperti Declan? Boleh berbagi pengalaman?" Mendengar pujian dari semua orang, senyum Callista makin lebar, rasa puasnya memuncak. Selama ini, Declan hampir memanjakannya setengah mati.
28.3K viewsCompletedAdded to Library 820 Times as puisi gembira
Read
+Library
Bertemu di Perancis

Bertemu di Perancis

Puisi ini Ten wiersz jest Garis surya di dinding Żyłką słoneczną na ścianie Seperti semua fotografi musim semi Jak fotografia wszystkich wiosen Aku akan membawakanmu beberapa nyanyian hujan Kantyczki deszczu wam przyniosę Nada musik pudar di lonceng langit Wyblakłe nutki w nieba dzwon Seperti menghirup angin muda Jak młodym wiatrem oddychanie
105.2K viewsCompletedAdded to Library 108 Times as puisi gembira
Read
+Library
PURA-PURA BAHAGIA

PURA-PURA BAHAGIA

Hani berdiri lalu berjalan dengan hati yang kacau balau menghampiri Aiman yang masih bersimpuh di tengah jembatan dengan tubuh beku. Disentuhnya bahu lelaki tercinta yang hatinya pasti lebih kacau. "Mas," panggil Hani serak seraya ikut bersimpuh memeluk Aiman dan Hanan. Mereka berpelukan di tengah jembatan kayu yang bergoyang-goyang. Jembatan kayu yang dijadikan jembatan penyeberangan darurat oleh warga untuk mencapai kampung di seberang sungai.
9.844.7K viewsCompletedAdded to Library 939 Times as puisi gembira
Read
+Library
Adikku Ingin Jadi Artis

Adikku Ingin Jadi Artis

"Harta yang paling berharga adalah keluarga Istana yang paling indah adalah keluarga Puisi yang paling bermakna adalah keluarga Mutiara tiada tara adalah keluarga Selamat pagi Emak Selamat pagi Abah Mentari hari ini berseri indah Terima kasih Emak Terima kasih Abah Untuk tampil perkasa bagi kami putra putri yang siap berbakti "
102.7K viewsOngoingAdded to Library 53 Times as puisi gembira
Read
+Library
Pesona Gila Tuan Muda

Pesona Gila Tuan Muda

Répare les cœurs brisés Avec sa tendre lueur Il efface les douleurs Avec des baisers légers Et dans un monde en fleurs Il nous fait voyager Quand l'âme se perd Dans des tourments sans fin L'amour trouve la lumière Et guide nos chemin Comme un vent de douceur Il souffle sur nos peines L'amour, précieux rêveur Apaise nos veines Dans l'étreinte d'un sourire Dans la chaleur d'un regard L'amour sait nous dire Que l'espoir est quelque part Terjemahan nya yang Vala dapat : Penyembuh Hati Di bawah langit sutra bertabur bintang Cinta, penyembuh yang lembut Memperbaiki hati yang hancur Dengan cahayanya yang lembut Ia menghapus rasa sakit Dengan ciuman yang ringan Dan dalam dunia yang berbunga
976 viewsOngoingAdded to Library 39 Times as puisi gembira
Read
+Library
Hati yang Tak Bergeming

Hati yang Tak Bergeming

Javas Balakosa telah naik takhta. Dia memahkotai Garwita Ranjana sebagai permaisuri. Sedangkan Gantari Ranjana, istri sah yang menemaninya berdarah-darah dan bertarung dari status pangeran hingga menduduki takhta, hanya mendapatkan gelar selir agung. Hari saat titah kerajaan diturunkan, Istana Ayodya hening mencekam. Para pelayan menundukkan kepala dan menahan napas. Mereka takut Gantari akan menangis, mengamuk, melempar barang-barang, atau histeris seperti para selir yang kehilangan kasih sayang kaisar. Namun, Gantari justru menerima titah itu dengan tenang. "Saya mengucapkan terima kasih atas kemurahan hati Yang Mulia." Suaranya datar, tanpa ada ekspresi di wajahnya. Bahkan di mata almon
744 viewsCompletedAdded to Library 24 Times as puisi gembira
Read
+Library
Prajurit Tangguh

Prajurit Tangguh

Ok sir," jawab Lusi. (Baik Pak,) Lusi akhirnya membacakan puisi yang berjudul Prajurit Tangguh. "You are a valiant young man, with a striped uniform and a long-barreled weapon that you always hold in your hand. You are a Tough Soldier, who is a lamp in the dark. Which becomes an umbrella when it rains, which becomes a comfort when we are sad. You are willing to die to protect the Republic of Indonesia, O tough soldier," ucap Lusi dengan semangat empat lima membacanya.
1014.9K viewsOngoingAdded to Library 491 Times as puisi gembira
Read
+Library
Penebusanku, Semoga Kau Senang

Penebusanku, Semoga Kau Senang

Dia mengangkat telepon dan berkata dengan suara manja, “Iya, sayang … aku pulang sekarang ya. Jangan kangen, ya … muah muah .…” Dia melirikku lagi, lalu pergi sambil memegangi perutnya. Aku hanya merasa geli. Dua anak delapan belas tahun membesarkan bayi. Aku benar-benar penasaran, seberapa bahagia mereka bisa bertahan.
8.3K viewsCompletedAdded to Library 291 Times as puisi gembira
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status