Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Thai Qu Cing Si Anak Kotoran 2 [Penyembuh yang Terkutuk]

Thai Qu Cing Si Anak Kotoran 2 [Penyembuh yang Terkutuk]

Ia mati sebagai yang tak berguna. Qu Cing hanyalah murid lumpuh yang dibuang dan dilupakan. Tak ada yang peduli ketika ia dinyatakan tewas. Namun kematian itu hanyalah awal. Dengan nama baru (Cing Mu) ia kembali ke sekte yang pernah mengabaikannya. Sebagai murid kelas bawah. Sebagai bayangan. Di balik aura elemen kayu yang biasa, tersembunyi cahaya penyembuh yang dikaitkan dengan ras siluman yang telah lama diburu dan dimusnahkan. Kekuatan yang, jika terbongkar, akan membuat seluruh dunia memburunya tanpa ampun. Ia harus menekan matahari di telapak tangannya. Ia harus tumbuh tanpa terlihat. Karena di dunia kultivasi yang kejam, bayangan yang diremehkan sering kali menjadi aw
101.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32 kali sebagai puisi matahari
Baca
+Pustaka
The Undying Tales of AGORA BEAK

The Undying Tales of AGORA BEAK

Jurnal Sore
Cikarang, 2004. tingkat pertambahan pengidap Sindrom Ludens begitu tinggi, sindrom yang dianekdotkan sebagai sumber kesialan dan akan menghidapi nasib buruk di sekitarnya. Jimi Bandri, 15 Tahun, menantang arus dengan tetap memperlihatkan ciri khas pengidap sindrom laknat itu. Karakteristik itu adalah Heterochromia, dengan salah satu bola matanya berwarna kuning cerah, secerah matahari pagi. Seiring kesembronoannya, kehidupan remaja ia lalui dengan sulit dan penuh perjuangan. Meski ia tidak ungkapkan, rasa penasaran menghinggapi hatinya. Bersama temannya Afif, mereka justru terjerumus dalam organisasi rahasia yang memiliki memusnahkan monster bernama Terak. Jimi mengetahui info lain jika,
104.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 95 kali sebagai puisi matahari
Baca
+Pustaka
Mawar Layu di Musim Dingin Kedua

Mawar Layu di Musim Dingin Kedua

Selama 8 tahun, aku selalu menemani Farrel Grattino menapaki kariernya di dunia penerbangan dari seorang kopilot hingga menjadi kapten. Di tahun tersibuknya, aku bahkan rela mengundurkan diri dari pekerjaan untuk memasak sesuai jadwal penerbangannya. Pernah suatu kali aku bertanya, "Suatu hari nanti apakah kau bisa mengajakku melihat langit di ketinggian sepuluh ribu meter yang selalu kau lihat? Sekali saja." Dia bahkan tidak menghentikan sumpitnya. "Itu tempat kerja, bukan taman hiburan." Aku menjawab, "Baik." Sejak saat itu, aku tidak pernah mengungkitnya lagi. Hingga suatu malam ketika sulit tidur, aku tanpa sengaja menemukan album foto yang dikunci dengan kata sandi di ponselnya. Di dala
10.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 311 kali sebagai puisi matahari
Baca
+Pustaka
Rimba Memburu Senala

Rimba Memburu Senala

Jingan, si elang yang hidup bersama dengan Calistung, suatu siang membawa seorang anak bayi dan meletakkannya di hadapan Calistung. Terperangahlah Calistung. Bagong melangkah dengan hati-hati. Bayi mungil bernama Senala terbungkus kain lusuh di punggungnya, tubuh kecilnya nyaris tak bergerak, hanya sesekali terdengar suara napas lembutnya. Bagong, dengan tubuh gemuknya yang berkeringat, berjalan menyusuri jalan setapak yang jarang dilalui manusia. Kabut tebal menyelimuti hutan, membuat setiap langkah terasa seperti memasuki dunia lain yang penuh misteri. Ketika matahari mencapai puncaknya, Desa Jenang sudah berubah menjadi puing-puing. Lima orang itu menaiki kuda mereka dengan puas, me
101.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 35 kali sebagai puisi matahari
Baca
+Pustaka
KESUCIAN GADIS DESA HANCUR DI KOTA

KESUCIAN GADIS DESA HANCUR DI KOTA

Pena Yang Bergoyang Di atas Lembaran Putih DewasaMandiriCinta TerlarangMenantu Tertindas
Alya Pramesti hanyalah seorang gadis desa berusia 19 tahun, yang datang ke kota dengan mimpi sederhana: melanjutkan kuliah, membanggakan ibunya, dan menulis puisi tentang kehidupan. Hidupnya di desa penuh kesucian—senja, doa, dan ladang padi yang menguning. Namun kota ternyata bukan panggung keindahan, melainkan labirin yang keras dan kejam. Biaya kuliah yang menunggak, kos yang hampir jatuh tempo, dan kabar bahwa ibunya jatuh sakit membuat Alya terdesak. Semua lamaran pekerjaan ditolak karena dianggap tak berpengalaman, hingga akhirnya ia berada di persimpangan jalan: menyerah pada mimpinya, atau mengorbankan sesuatu yang paling berharga—kesucian yang ia jaga sejak kecil. Dengan hati
101.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 44 kali sebagai puisi matahari
Baca
+Pustaka
Legenda Sang Immortal

Legenda Sang Immortal

Di usianya yang masih sangat muda dan berhasil mencapai puncak dunia bela diri di Alam Asal-nya. Fang Han pergi melintasi dimensi lain—Alam Tiga Puluh Delapan Provinsi Dao Surgawi. Ini dilakukan demi mencari keberadaan orang tua dan kekasihnya yang sudah terlebih dahulu pergi ke dimensi itu. Namun, bakat bela diri Fang Han yang menantang langit membuat keberadaan si Pemuda ditolak oleh hukum langit dan bumi. Keberadaannya mengundang petaka petir kesengsaraan surgawi yang bersifat memusnahkan. Fang Han tidak rela dan memilih untuk berjuang dan mengacungkan pedangnya ke langit. “Lalu kenapa?! Jika dunia ini menolakku, aku akan menebas dunia ini. Jika matahari membakarku, aku ak
9.230.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 982 kali sebagai puisi matahari
Baca
+Pustaka
Sun in My Heart

Sun in My Heart

Nitaosh94
Bagaimana cara menaklukkan Sun si pemalu? Apakah si cerdas kaya raya bisa menaklukkan hati Sun? Sun seperti namanya yaitu matahari yang menyinari setiap hari-hari Yudha si cerdas dan kaya raya. Sun begitu pemalu, tidak banyak berbicara, agak sedikit susah untuk Yudha mendekatinya tetapi Yudha tidak menyerah begitu saja, berkali-kali dia terus melakukan pendekatan dengan Sun, berusaha membuat Sun merasa nyaman didekatnya. Sampai tiba pada suatu hari, Sun luluh dan Yudha berhasil menaklukkannya. Berapa waktukah yang dibutuhkan Yudha untuk menaklukkan Sun? Berapa hari? Berapa minggu? Berapa bulan? Atau bahkan berapa tahun? Tidak gampang bagi Yudha, maka ketika dia sudah bisa meluluhkan hati
1.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59 kali sebagai puisi matahari
Baca
+Pustaka
PESONAMU MENJERATKU, TUAN CLEON!

PESONAMU MENJERATKU, TUAN CLEON!

Pertemuan yang tanpa disengaja antara Melodi Celena Wijaya, gadis muda 21 tahun dengan Cleon Helios Lewis 30 tahun, pria berhati dingin pewaris tunggal perusahaan besar telah membuat apa yang tidak mungkin menjadi mungkin. "Jangan mendekat! Cleon! Stop!" teriak Melodi ketakutan, gadis berlesung pipi wajah oriental menatap tajam pria blasteran yang terus berjalan mendekatinya. "Kenapa? Aku kekasihmu! Apa aku salah jika ingin menyentuhmu?!" "Mimpi! Kamu bukan kekasihku! Kamu, pria gila yang hanya menginginkan tubuhku! Pergi! Jangan menyentuhku!" teriak Melodi. Jarak, ruang dan waktu. Amarah, benci dan cinta. Alunan simfoni kehidupan yang terlantun indah dalam mengiringi alur hid
1013.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 352 kali sebagai puisi matahari
Baca
+Pustaka
Luna dan Para Garda Patriot

Luna dan Para Garda Patriot

Oktana
Luna mendapat keajaiban saat ia berumur dua tahun. Ia sekarat dan hampir meninggal kalau saja papanya tidak memberikan kalung dengan kristal matahari yang ajaib. Kristal itu membuatnya hidup dan sehat seperti anak-anak lainnya, bisa bermain dan belajar di sekolah. Sayangnya, kristal itu juga memberinya kekuatan yang membuatnya tidak punya teman. Luna bisa mengeluarkan bola cahaya dari kedua tangannya, juga memukul orang dewasa sampai pingsan. Karena itu ia dijauhi teman-teman sekelasnya, dan dijuluki sebagai si anak monster. Sampai akhirnya ia mendengar nama Garda Patriot: kelompok orang-orang yang punya kekuatan ajaib sama seperti dirinya dan memaka kekuatannya untuk meli
106.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 216 kali sebagai puisi matahari
Baca
+Pustaka
Betelgeuse

Betelgeuse

Para ahli astronomi dunia dibuat geger karena adanya perubahan pada salah satu bintang di rasi Orion yang bernama Betelgeuse. Semula, ukuran bintang itu biasa saja layaknya matahari, namun begitu Betelgeuse semakin tua, warnanya berubah menjadi merah dengan ukuran yang terus membesar. Para ahli menduga kalau hal itu diakibatkan oleh kadar hidrogen yang menipis dan mengakibatkan cahaya bintang itu meredup. Mereka menduga bahwa Betelgeuse akan meledak sebagai supernova. Di sisi lain, kehidupan di Betelgeuse terancam saat melemahnya kekuatan. Para penghuni Betelgeuse lalu menemukan Bumi, yang diyakini sebagai sumber energi baru dengan kandungan hidrogen yang melimpah. Di tengah rencana itu, p
109.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 189 kali sebagai puisi matahari
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status