Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
PELITA DI TENGAH GELAP

PELITA DI TENGAH GELAP

Ia meraih Dinda, memeluknya erat. “Puisi kamu indah banget sayang.” Dinda tersenyum “Itu buat Bunda dan Ayah.” “Bunda yakin Ayah denger,” jawab Dina lembut, “karena cahaya nggak butuh suara untuk sampai ke langit.” Sore itu, Dina menyalakan pelita di ruang tamu. Cahaya kecilnya memantul di dinding, menari lembut bersama bayangan daun di luar jendela ia menatapnya lama, lalu mengambil buku hariannya dan menulis satu halaman terakhir,
819 viewsCompletedAdded to Library 27 Times as puisi matahari
Read
+Library
Merenungi Masa Lalu di Bawah Mentari Senja

Merenungi Masa Lalu di Bawah Mentari Senja

Suara Sylvaria lembut, penuh rasa haru. Vandero menoleh kepadanya, tatapannya penuh kelembutan yang belum pernah dia berikan kepada Therina. "Nggak pernah sekali pun aku melupakannya." Dia meletakkan telur mata sapi yang baru digoreng ke piring dan mendorongnya ke depan Sylvaria. "Coba, lihat apa rasanya masih sama." Sylvaria mencicipinya, wajahnya segera berseri. "Lebih enak daripada dulu."
7.7K viewsCompletedAdded to Library 285 Times as puisi matahari
Read
+Library
Hijrah di Bawah Tuntunan Gadis Malam yang Kusewa

Hijrah di Bawah Tuntunan Gadis Malam yang Kusewa

sahut Dina. "Contohnya apa?" tanya Al merasa tertarik dengan pembahasan Dina. "Terbitnya matahari merupakan sebuah harapan untuk ummat manusia, mungkin setiap matahari terbenam mengurangi suatu hari kehidupan kita. Tetapi, setiap sunrise memberikan kita satu hari lagi untuk berharap," jelas Dina membuat Al mengangguk paham.
9.965.8K viewsCompletedAdded to Library 2.2K Times as puisi matahari
Read
+Library
Finding the Sun (Bahasa Indonesia)

Finding the Sun (Bahasa Indonesia)

Kepada pewaris peradaban, yang telah menggoreskan Sebuah catatan kebanggan, di lembar sejarah manusia Wahai kalian yang rindu kemenangan Wahai kalian yang turun kejalan Demi mempersembahkan jiwa dan raga Untuk negeri tercinta Wahai kalian yang rindu kemenangan Wahai kalian yang turun ke jalan Demi mempersembahkan jiwa dan raga Untuk negeri tercinta
108.7K viewsCompletedAdded to Library 279 Times as puisi matahari
Read
+Library
Tanpa Riuh Badai, Tanpa Hangat Mentari

Tanpa Riuh Badai, Tanpa Hangat Mentari

"Akhir-akhir ini kamu terus abaikan aku. Aku nggak punya pilihan, dan cuma bisa pakai Wanda buat bikin kamu cemburu." "Aku kangen banget sama kamu .…" Jeremy berbisik di telingaku, kata-kata manis mengalir, tangannya perlahan merambat di tubuhku, dengan lihai mencoba membangkitkan gairahku. Dulu, dia selalu bisa menenangkanku dengan kelembutan seperti ini. Kali ini pun, dia yakin akan berhasil. Namun saat ini, rasa kosong dan nyeri di perut bagian bawahku mengingatkan aku.
4.5K viewsCompletedAdded to Library 103 Times as puisi matahari
Read
+Library
KAMPUNG HALIMUN

KAMPUNG HALIMUN

“Ayeuna urang bisa nembongan maneh sanajan panonpoe geus bijil. (Sekarang aku bisa menampakan diri kepadamu meskipun matahari sudah muncul.)” “Soalna halimun ieu nutupan panonpoe jadi urang moal ngaleungit nepi ka kabeh maraneh paeh di dahar ku bangsa urang. (Soalnya kabut ini menutupi matahari, jadi aku tidak akan menghilang sampai kalian semua mati dimakan oleh bangsaku.)”
9.631.2K viewsCompletedAdded to Library 841 Times as puisi matahari
Show Reviews (22)
Read
+Library
pujangga manik
jangan lupa baca karya terbaru saya ya SEHARUSNYA KAU IKUT MATI ekslusif di Goodnovel baca juga karya saya yang lain WARUNG TENGAH MALAM (tamat) KUTUKAN LELUHUR (tamat) KAMPUNG HALIMUN (tamat) support terus ya, Terima kasih
Joy Julia
Sepertinya mending selesaikan Warung Tengah Malam dulu Thor, sudah terlanjur seru, biar bs fokus satu per satu dulu. Kampung Halimun seru jg, tp blm panas. Bakal geregetan kalau disana masih bersambung, disini bersambung
Read All Reviews
Pertemuan Kedua : Dia yang Kembali

Pertemuan Kedua : Dia yang Kembali

Cinta lahir ketika hati bertabrakan. ____________________________________ Matahari yang terik membuat udara terasa panas. Dalam cahaya yang menyilaukan, Ayumi melihat seorang pria muda tengah bersandar di pintu kayu. Senyum besar menggantung pada mulut, sementara insan lain menjelma menjadi bingkai sunyi. Karena kebisingan yang ada tak cukup keras untuk bisa menembus gendang telinga.
1.3K viewsOngoingAdded to Library 31 Times as puisi matahari
Read
+Library
Pembalasan Istri Sah Yang Disia-siakan

Pembalasan Istri Sah Yang Disia-siakan

Aku tak mampu untuk tidak menanyakan hal itu pada Abian. "Buka matamu, dan pandanglah matahari yang sebentar lagi akan menghilang itu." Aku membuka mataku dan menatap matahari yang sudah tenggelam sebagian. "Cinta itu ibarat Matahari yang tak pernah lelah menyinari bumi. Walaupun setiap malam cahayanya tergantikan oleh Bulan, tetap Saja keesokan harinya Ia akan kembali dan tak pernah bosan. Seharusnya Akbar mengartikan dirimu seperti matahari, ada waktunya Bulan sang penggoda datang. Bulan ibaratkan Mulan, yang akan datang menggoda waktu malam Akbar. Tapi, jika aku jadi Akbar aku tidak akan pernah mengartikan dirimu sebagai Matahari ataupun apapun. Karena pada hakikatnya, Istri adalah hadiah
1035.1K viewsCompletedAdded to Library 981 Times as puisi matahari
Read
+Library
Unperfect Husband

Unperfect Husband

Matahari berkata padaku bila dia iri padamu Bulan mengadu padaku bila dia marah padamu Langit berucap padaku bila dia membencimu Karena setiap kau berjalan semua kekaguman tertuju padamu Kau mampu mengalihkan duniaku hanya dalam satu kali tatapan Kau bisa membuatku membeku hanya dalam secarik senyuman Kau terampil menempatkanku pada perasaaan tak keruan Aku berharap aku berani untuk mengutarakan perasaan Aku hanya penggemarmu dari sudut yang paling jauh
1047.7K viewsCompletedAdded to Library 1.5K Times as puisi matahari
Show Reviews (59)
Read
+Library
Ramdani Abdul
Halo, author ingin mengabarkan jika cerita ini sudah tamat di bab 254. Terima kasih kepada semua pembaca yang sudah mengikuti perjalanan Caraline dan Deric hingga ke titik akhir. Semoga kita bisa kembali bertemu di cerita manis lainnya.
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Read All Reviews
MY CEO [Hate And Love]

MY CEO [Hate And Love]

“Eum… ketika kulitku merasakan panasnya sinar matahari, aku pikir matahari ini adalah sebuah bola api yang sangat besar!” “Mau aku ceritakan tentang matahari?” imbuh Li jancent seraya duduk di sisi Niu Nuan. Melihat istri keduanya itu mengangguk dia pun mulai bercerita, “Matahari itu adalah bola pijar di tata surya kita!” “Jika dilihat dari dekat, terlihat seperti banyak lidah lidah api sedang menjulur!” imbuh Li jancent lagi.
9.712.6K viewsCompletedAdded to Library 302 Times as puisi matahari
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status