Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Suami Pengganti Untuk Wanita yang Kucintai

Suami Pengganti Untuk Wanita yang Kucintai

Hiks, maafkan hamba, ya Allah. Sampai di dalam musala, aku tertegun. Tampak Mas Hada dan beberapa temannya sedang membentang ambal di dalam. Sesaat, pandangan kami bertemu ketika berpapasan, lalu sama-sama mengalihkan wajah dan berjalan ke arah yang berlawanan saat sadar sedang ada di tengah keramaian. Aku berjalan ke arah sudut ruangan, menuju lemari penyimpanan mukena, lalu mengambil satu dan memakainya. Setelahnya berbaris di saf perempuan beserta ketiga temanku. Sambil menunggu salah satu dosen yang biasa menjadi imam di musala, kami bersila sambil mengobrol dengan suara kecil. Hanya aku yang diam, memperhatikan Mas Hada yang sedang khusyuk menjalankan salat sunah. Aku belum sempat menja
913.6K viewsOngoingAdded to Library 353 Times as berdiam diri di masjid
Read
+Library
Acara di Rumah Ibumu (Pura-pura Tak Tahu)

Acara di Rumah Ibumu (Pura-pura Tak Tahu)

Dalam kejadian acara di rumahku, hanya ia dan mas Feri yang melontarkan ancaman. Kulirik jam tangan. Sudah hampir magrib. Aku pasti terjebak salat magrib di jalan. Namun, muncul di pikiranku tentang mesjid dekat pasar pagi. Ya, mesjid yang diakui Bayu tempat tinggalnya. Apa salahnya kuselidiki sambil singgah salat. Mobil kubelokkan ke arah dekat pasar pagi.
10316.5K viewsCompletedAdded to Library 6.3K Times as berdiam diri di masjid
Read
+Library
Setelah Hujan Bulan Desember

Setelah Hujan Bulan Desember

Hasil keringat Maria habis di slot judinya. Perlahan, Maria sering mengikuti kajian di masjid raya. Mendengar ceramah agama. Dia berteman dengan ibu-ibu sesame juru parkir. Kadang-kadang ibu-ibu itu mengajari Maria salat. Dia bersyukur kini sudah melakukan salat. “Ngapain kau?” teriak Yatma. Matanya tajam menatap Maria memakai mukena.
105.9K viewsCompletedAdded to Library 146 Times as berdiam diri di masjid
Read
+Library
Cahaya Lilin

Cahaya Lilin

Ia bergegas keluar, berjalan cepat menuju masjid. Beberapa orang berlarian memasuki pintu masjid saat iqomah dikumandangkan, begitu pula dengan Yazid. Ia mempercepat langkahnya, dan melanjutkan shaf paling belakang, merapatkan shaf kemudian bertakbir. Ada gemuruh di dalam dadanya yang membuat air matanya turun. Ia sangat bersyukur bisa salat berjamaah lagi, meskipun tidak di tempat tinggalnya sendiri. Ada rasa aman dalam hatinya saat kepalanya menyentuh sajadah untuk bersujud. Rasa sesak, sesal, amarah, dan kebahagiaan bercampur menjadi satu.
2.2K viewsOngoingAdded to Library 57 Times as berdiam diri di masjid
Read
+Library
SUSUK JAIPONG

SUSUK JAIPONG

"Kamu, tunggu di sini sebentar, rapikan pakaianmu, hapus riasanmu, Aku mau mengambilkan Kamu mukena di dalam masjid sementara ya." Subuh hampir tiba, jangan sampai warga kampung ini curiga kepadanya yang masih menggunakan pakaian jaipong subuh seperti ini. "Kamu wudu, Aa mau ke pasar sebentar. Tunggu dan diam di dalam masjid ini, jangan takut, Kamu aman sekarang." "Iya Faiz..."
1010.1K viewsOngoingAdded to Library 403 Times as berdiam diri di masjid
Read
+Library
180 Hari Menuju Akad

180 Hari Menuju Akad

"Sayang, mau salat di mana, Nak?" "Bella ingin sekali pergi mengunjungi mesjid. Rasanya sudah lama sekali kita tidak mendatangi rumah Allah, Pa," ucap Bella lembut. Bella merasa sangat rindu sekali untuk mendatangi rumah Allah, rumah untuk beribadah dan berjumpa dengan sang pencipta. "Sayang, tapi mesjid tidak ada di rumah sakit ini, yang ada musala. bagaimana kalau kita salat di musala dulu, Nak?" bujuk papa Herman.
103.3K viewsOngoingAdded to Library 116 Times as berdiam diri di masjid
Read
+Library
Atas Nama Pohon Suci

Atas Nama Pohon Suci

Kubalikkan sepeda motor dan memarkirnya di tempat parkir masjid. Aku bertanya kepada salah satu jamaah, di mana Cak Kamid? Pasalnya, sebagai seorang muslim yang taat, Cak Kamid pasti tidak akan melewatkan acara pengajian di kediaman Haji Abdul Rasyid. Orang yang aku tanya menjawab, Cak Kamid sedang memperbaiki sound system masjid yang rusak. Aku tahu dia berada di mana. Ke sanalah aku bergegas menemuinya.
105.7K viewsOngoingAdded to Library 143 Times as berdiam diri di masjid
Read
+Library
JERAT PESUGIHAN

JERAT PESUGIHAN

Hari itu aku mencoba untuk kembali rajin beribadah di masjid. Aku bahkan memilih untuk melakukan tadarus hingga larut malam. Kali ini aku benar-benar ingin menyelamatkan diriku dari cengkraman iblis jahat itu. Aku tahu tak ada yang bisa menyelamatkan ku selain diriku sendiri. Malam semakin larut, kini tinggal aku sendirian di masjid. Suaraku mulai terdengar nyaring karena tak ada siapapun di sana. Suara detak jarum jam membuat suasana semakin mencekam.
1.7K viewsOngoingAdded to Library 51 Times as berdiam diri di masjid
Read
+Library
Lelaki Masa Lalu yang Hadir Setelah Kepergian Suamiku

Lelaki Masa Lalu yang Hadir Setelah Kepergian Suamiku

Dia mengangguk. Aku keluar mobil dan menuju masjid. Di masjid, ternyata cukup ramai orang. Aku berlari kecil supaya tidak tertinggal salat berjamaah. Setelah wudu dan sampai di dalam, aku meminjam mukena masjid yang biasa dipakai orang-orang. Selesai salat, aku mengirim Al-Fatihah untuk orang-orang yang sudah mendahuluiku berpulang. ***
106.0K viewsOngoingAdded to Library 222 Times as berdiam diri di masjid
Read
+Library
Rasa

Rasa

Abian berpendapat, bahwa satu satunya makhluk hidup yang perlu di ajak bicara adalah diri sendiri. ********* "Allahu akbar allahu akbar," suara adzan berkumandang merdu dari masjid Darul Haq. Masjid yang cukup besar yang berdiri tepat di depan pondok pesantren Darul Haq. Seluruh santri bergegas berebut kamar mandi. Suasananya sudah mulai riuh, masih banyak yang mengantri untuk mandi, dan beberapa mengantri untuk mengambil wudhu.
104.3K viewsCompletedAdded to Library 127 Times as berdiam diri di masjid
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status