Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Puzzle Killer

Puzzle Killer

Park Do Ha mengangguk paham, ia segera kembali menjalankan tugasnya. Sementara itu, seorang nenek lansia yang memegang payung tengah berjalan membawa sebuah kantong kresek hitam. Isinya adalah sampah yang akan ia buang ke tempat sampah besar tak jauh dari rumahnya. "Oh ada apa denganku , hanya berjalan beberapa meter saja rasanya sudah mau pingsan. Andai ada sanak saudara yang mau tinggal denganku. Pasti aku tidak akan membunag sampah malam malam begini. Tapi jika tetap dibiarkan di rumah, akan menjadi sarang penyakit bagiku yang sudah tua ini. " Keluh sang nenek yang berjalan pelan.
948 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai puisi tentang sampah
Baca
+Pustaka
Misteri Uang di Tas Sekolah Anakku

Misteri Uang di Tas Sekolah Anakku

Kebetulan kudengar sedang ada truk sampah di depan rumah, jadi buru-buru kubawa sampah Lala dan sampah dari dapur keluar. "Maaf Mas, belum sempet diplastikin yang ini." Aku menuang isi tong sampah Lala ke dalam plastik sampah dapur. Tapi ketika aku memungut beberapa tisu bekas yang terjatuh, sesuatu yang tak asing menguar ke hidungku. Astaghfirullah, kenapa ini baunya seperti air spe*ma? Batinku. Aku kembali memastikan dengan mendekatkan gumpalan tisu bekas itu ke dekat hidung.
105.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 117 kali sebagai puisi tentang sampah
Baca
+Pustaka
Jiwa Dara yang Terkoyak

Jiwa Dara yang Terkoyak

ucap Merry dengan menatap tajam ustadz Sofyan. Lelaki yang baru saja disebut dengan panggilan 'Pak Haji' itu hanya tersenyum sinis. "Jadi kamu yang memungut sampah jalanan ini? Kau tahu, aku telah membuangnya, dan kau malah memungutnya. Memang pantas, sampah memang tempatnya di tong sampah!" sarkas ustadz Sofyan menyinggung perasaan Merry. Kelaki bertitittle ustadz itu baru saja mengatainya sampah. Bahkan mengatai tempatnya adalah tong sampah.
104.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 175 kali sebagai puisi tentang sampah
Baca
+Pustaka
KKN Di Desa Metanoia

KKN Di Desa Metanoia

desah pasrah tiga mahasiswi itu meski ingin berpendapat lebih lanjut. "Aku tahu kok bakar sampah itu enggak boleh," ucap Erina tiba-tiba seolah mengetahui isi pikiran tiga wanita muda di dekatnya, "tapi di sini enggak ada yang mau urus sampah, karena memang tugas perempuan," lanjutnya yang terdengar menyesakkan. "Kenapa?" Desry spontan bertanya. "Kenapa apanya?"
104.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 102 kali sebagai puisi tentang sampah
Baca
+Pustaka
Pria Tampan terdahsyat yang legendaris.

Pria Tampan terdahsyat yang legendaris.

Pejabat itu berkata sambil tidak henti hentinya mencambuk Wen Pai yang mendorong gerobak itu untuk menuju ke kumbangan sampah. Wen Pai mengerjakannaya dengan diam dan menahan perih di pundaknya, baju yang di pakainya telah robek robek dan dia melihat sampah yang masih berserakan, Wen Pai tahu pekerjaan ini tidak mungkin di selesaikan dalam 1 hari, karena sampah itu berganti datang dan menumpuk lagi. Begitu selesai sampah di buang ke pembuangan besar, sampah dari dapur menumpuk kembali.
1018.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 452 kali sebagai puisi tentang sampah
Baca
+Pustaka
Metamorfosis Anak Yang Terlihat Bodoh

Metamorfosis Anak Yang Terlihat Bodoh

Walau untuk memulainya harus dengan merintis usaha yang sederhana sekalipun, seperti yang telah dilakukan Aseng atau Tony Hartono itu. Dalam perjalanan kami harus berebut jalan dengan becak Medan yang kemudinya berada di samping kanan itu, bemo si mobil mungil beroda tiga, truk dan bus yang menuju ke Belawan. Tak berselang lama, kami sampai di simpang Jalan Pertahanan dan membelok ke arah barat memasuki kawasan pajak (pasar) yang becek dan berbau tak sedap ciri khas pasar tradisional, seperti bau ikan asin, ikan teri, bau amis ikan dan udang, bau busuk yang berasal dari air selokan berwarna hitam yang gotnya mampet oleh sampah, bahkan bau aneka macam yang sulit disebutkan satu-persatu. Tapi
9.810.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 323 kali sebagai puisi tentang sampah
Tampilkan Ulasan (6)
Baca
+Pustaka
Laura Pohan
Cerita ini penuh inspirasi dan nilai kehidupan, kalau kita juga bisa berjuang untuk lebih baik lagi (seperti tokoh utama) walau banyak hambatan. Mengajarkan utk tidak mudah menyerah. Bagus sekali dan wajib dibaca
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Baca Semua Ulasan
Psycho

Psycho

“Jangan terlalu banyak bermimpi tentang hidup yang indah. Dunia ini kejam, memimpikan sesuatu yang tidak sesuai dengan kenyataan hanya akan membuatmu kecewa. Jalani saja yang ada, jangan terlalu banyak bermimpi. Dunia tidak akan begitu baik sampai mau mewujudkan semua mimpimu. Terima saja semua sampah yang dunia lempar padamu, lalu kau hanya harus membersihkan sampah itu, bukan terlalu banyak mengeluh.” Siapa pun akan setuju bahwa ucapan Marcus sangat kejam, menyakitkan dan seenak hati. Memang seperti inilah Marcus yang sekarang. Sudah terlalu banyak sampah yang dunia lemparkan padanya dan ia tidak bisa lagi membersihkan sampah itu. Sampah dari masa lalu masih menyesakkan hatinya dan bertaha
1010.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 381 kali sebagai puisi tentang sampah
Baca
+Pustaka
Antara Cinta dan Takdir

Antara Cinta dan Takdir

ujar Gentara dengan raut wajah jijiknya. Aku tertawa pelan sambil terus menyusuri jalan yang kanan-kiri dipenuhi banyak sampah. Seharusnya sebagai manusia yang sadar akan lingkungan kita harus membersihkannya. Tapi, kali ini aku sedang tidak punya banyak waktu. Lain kali saja, ya. Kalau ingat. "Memangnya di alam peri tidak ada sampah?" tanyaku. "Tentu saja tidak ada." "Alam peri dipenuhi dengan tumbuhan segar, seperti yang kau lihat waktu itu," jawabnya.
104.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 112 kali sebagai puisi tentang sampah
Baca
+Pustaka
CORONA - awakening

CORONA - awakening

Gumpalan awan kelabu di angkasa terus bergelora, saling menggulung satu sama lain. Daerah itu kumuh. Banyak sampah berserakan di tengah jalan. Kaleng, plastik, kertas, dan bahkan sisa makanan tergeletak. Saking kotornya, Alicia bisa mencium bau tak sedap yang terbawa angin. Selain sampah, tampak juga kendaraan-kendaraan yang terparkir dalam keadaan tak rapi. Beberapa sepeda motor tumbang di tepi jalan. Tak sedikit juga mobil-mobil yang kacanya terlihat pecah.
105.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 215 kali sebagai puisi tentang sampah
Baca
+Pustaka
Anak Selundupan Suamiku

Anak Selundupan Suamiku

tanya temannya heran. “Karena tadi saya kan nggak sengaja numpahin sisa cucian piring ke bak sampah, sehingga baunya busuk banget. Jadi daripada harus menahan seharian biarlah dibuang dulu ntar sore saya buang sisanya.” “Oh, itu aja kayanya, Bi. Makasih ya, Bi Yuyun. Padahal paling senior di sini tapi belakangan ini malah selalu menawarkan diri buang sampah. Kami jadi nggak enak.”
107.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 269 kali sebagai puisi tentang sampah
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status