Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Sang Pelindung Turun Gunung

Sang Pelindung Turun Gunung

"Ini bukan cuma urusanmu lagi. Dia sudah membuatku kehilangan muka. Aku akan menjatuhkannya." Adrian mengangguk. "Baik, kita cari kesempatan nanti." Semua orang kemudian membagi perlengkapan dan mulai berjalan menyusuri jalur gunung yang sepi. "Dulu banyak orang yang berkemah di sini, tapi sejak ada beruang menyerang sebuah perkemahan, jarang sekali orang yang datang lagi. Tempat ini perlahan jadi sepi…" ucap seseorang.
101.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 76 kali sebagai pungguk merindukan bulan
Baca
+Pustaka
Gagal Menjadi Bulanmu

Gagal Menjadi Bulanmu

Di saat yang sama, kembang api perayaan lamaran yang meriah mulai menghiasi langit di luar gedung. Di tengah riuh tepuk tangan dan sorak sorai para tamu, Arsen menggandeng tangan Saskia menuju balkon. Saskia mendongak menatap langit, dan melihat .... Kembang api yang memukau mekar di angkasa gelap, lalu melayang turun bagai kelopak bunga, seolah para bidadari sedang menari di langit malam. Saking indahnya, Saskia sampai lupa bernapas.
5.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 157 kali sebagai pungguk merindukan bulan
Baca
+Pustaka
Warisan Artefak Kuno

Warisan Artefak Kuno

Angin berdesir lembut di Puncak Xuandu, menciptakan suasana yang tenang dan misterius. Di bawah cahaya rembulan setengah purnama yang memancarkan sinar lembut. Rong Guo, meski berada di tengah ketegangan, tidak memedulikan bisik-bisik yang saling berbisik di antara sepuluh sosok mengesankan yang berdiri di sekelilingnya.
9.8225.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 7.5K kali sebagai pungguk merindukan bulan
Tampilkan Ulasan (66)
Baca
+Pustaka
Jimmy Chuu
pembaca yang terhormat Mohon maaf akhir-akhir ini jumlah koin yang harus kalian habiskan sedikit banyak. Hal ini disebabkan author harus menulis kata di atas 1300 kata Karena untuk membuat bab tersebut lebih detail. jika di bawah 1300kata, takutnya Pesan yang ingin disampaikan tidak bisa ditangkap
Embunayu
Thor.. ijin promosi. ikuti dan baca novel eksklusif pertama saya yang berjudul "Perjalanan Jati Diri Pendekar Pedang Api" mengisahkan seorang anak sulung raja yang ditindas karena kelemahannya dan diusir karena ketidak mampuannya untuk menjadi putera mahkota. hidup dalam intrik dan kisah cinta unik.
Baca Semua Ulasan
Jangan Paksa Aku...

Jangan Paksa Aku...

kilah Gilang, sembari mengambil tempat duduk di sisiku. “Tidak ada bulan di sini,” ujarku, sembari berpura-pura celingukan. “Bulannya yang aku maksud adalah Gadis cantik manis yang senang duduk melamun seorang diri di sampingku ini.” “Oh, kalau Bulan yang ini, sudah ada yang punya, Gie.” “Ya yang punya toh ortumu, makanya aku kemari mau minta sama ortumu.”
106.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 144 kali sebagai pungguk merindukan bulan
Baca
+Pustaka
Dua Sisi

Dua Sisi

Terlihat sekali kalau ia memang ingin menghabiskan waktu di luar rumah kali ini. "Abang sebenarnya tidak keberatan kalau kamu masih mau di sini. Hanya saja ada beberapa orang yang kehadirannya itu seperti mendung. Ketika mereka menghilang, suasana jadi lebih cerah. Dan Abang ingin sekali beberapa orang itu pergi. Sayangnya sepertinya orang itu tidak merasa, atau memang sudah mati rasa saking tidak tahu malunya mengharapkan sesuatu yang bukan lagi haknya. Itu kan sama saja seperti pungguk merindukan bulan. Bener nggak, sayang?"
1029.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 626 kali sebagai pungguk merindukan bulan
Baca
+Pustaka
THE SON OF DESTINY

THE SON OF DESTINY

ia bergumam rendah. Ming Shi mengikuti pandangan gadis itu. Memang bulan tengah purnama. Bulat besar dan memendarkan kilau putih keperakan yang amat menawan. Ia bangkit berdiri. “Aku ingin ke kebun belakang, memandangi bulan secara langsung.” Ia memandang Li Sha. “Maukah kau menemaniku?”
8.820.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 759 kali sebagai pungguk merindukan bulan
Baca
+Pustaka
Ternyata Kaya Tujuh Turunan

Ternyata Kaya Tujuh Turunan

Dia merasa seperti punuk yang merindukan bulan. Gadis itu di luar jangkauannya.
9.31.7M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 44.3K kali sebagai pungguk merindukan bulan
Tampilkan Ulasan (379)
Baca
+Pustaka
Serenity
hai~ terima kasih untuk yang kemarin udah ikutan Live Comment di Faceb00k, yaaa~ oh iya, aku udah umumin pemenang GA di fanpage faceb00k, ya (search: GoodNovel ID - Ternyata Kaya Tujuh Turunan). untuk pemenang langsung tinggalin ID GoodNovel kamu di kolom komentar, ya! sayang kalian banyak-banyak
Ayusqie
Di luar hujan, numpang neduh ya kak author. Siapa tau kaka2 di sini mau neduh juga di karyaku, judulnya SUSAHNYA JADI MAS JOKO, author Ayusqie.        Pecah nih, kak. Romancenya bikin ngilu, kocaknya menggelitik, n sedihnya bikin mewek. Silahkan mampir ya kak. Terima kasih kk author dan kk2 semua.
Baca Semua Ulasan
Menunggu Bulan

Menunggu Bulan

*** Puisi Kerinduan *** Kurangkai sebait puisi sederhana Tempatku menuangkan segala asa Kupersembahkan khusus untukmu Wahai ... sang pemilik rindu Di sini ku terdiam Terbelenggu tabir hitam Entah kapan engkau datang Membawa secercah harapan Wahai ... sang Bayu Cukuplah engkau bersamaku Mendengarkan nyanyian pilu Dari jiwa yang terpaku Walau lelah Walau payah
2.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 108 kali sebagai pungguk merindukan bulan
Baca
+Pustaka
Suami untuk Sang Putri

Suami untuk Sang Putri

Mereka berayun kecil, melambai lalu jatuh oleh nakalnya desiran angin sepoi yang berembus dingin mengantarkan serbuk bunga benih jantan pada bunga betina. Guguran dedaunan dan kelopak-kelopak bunga kering terserak mengelilingi bangunan kecil serupa puri nan cantik di tepi Danau Cermin Bulan yang asri dengan jembatan lengkung penghubung antara istana dan hutan maple berdaun jingga tersebut. Sepertinya, itu adalah taman persinggahan kala santai milik Sang Rembulan Negeri Chu. Adalah seorang kecantikan dengan gelar Rembulan Negeri Da Chu yang tengah menantikan siapakah gerangan sang pemenang sayembara dan akan memboyongnya?
105.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 171 kali sebagai pungguk merindukan bulan
Baca
+Pustaka
Penguasa Negeri Jin

Penguasa Negeri Jin

KEMBALI ke bukit yang dipenuhi batu-batu berbentuk aneh di selatan Gunung Patinggimeru. Bulan purnama empat belas hari, bulat penuh telah muncul sejak beberapa waktu lalu. Keadaan di tempat itu kini tidak lagi diselimuti kegelapan. Bunda Dewi gerak-gerakkan jari-jari tangannya yang halus di atas lengan Bintang ”Kau belum menjawab pertanyaanku tadi Bintang. Malu menjawab atau memang tidak mau menjawab?! Apakah kau mencintai Dewi Awan Putih?"
1031.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai pungguk merindukan bulan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status