Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
LANGIT penuh MELODY

LANGIT penuh MELODY

Dan banyaknya tujuan tersebut dilakukan selama tiga hari di sana, sungguh bulan madu yang sempurna. Langit dan Melody menikmati bulanmadu mereka dengan bahagia, berbaring berdua di dekat pantai nan indah. Mengusap rambut Melody dan mengusap tubuhnya, bahkan sesering mungkin Langit menciumi sang istri dengan begitu lembut. “Apa besok kita akan kembali?” tanya Melody yang melewati hari indahnya di Australia. “Tidak, perjalanan bulanmadu kita baru saja dimulai,” jawab Langit yang berbaring telanjang di samping Melody.
102.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 64 kali sebagai lirik padang bulan bahasa jawa
Baca
+Pustaka
Bayi Lucu Sang Janda Kembang

Bayi Lucu Sang Janda Kembang

sindir Bu Karina. "Bukan begitu, Bu. Saya hanya bisa masakan kampung pada umumnya," "Kamu akan segera menjadi menantu dan istri yang sah dari orang yang tidak umum, kamu seharusnya menjadi tidak umum juga. Nanti, kamu harus ikut kursus memasak masakan luar negeri.” Tidak berapa lama, Pak Jaya turun dari lantai aas. "Huhu... cucu Kakek yang tampan, sini Kakek gendong,” ucap Pak Jaya setelah berhadapan dengan Istrinya.
104.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 115 kali sebagai lirik padang bulan bahasa jawa
Baca
+Pustaka
Serenade Cinta Dibawah Bintang

Serenade Cinta Dibawah Bintang

Malam itu, Luna menulis di jurnalnya: “Jika cinta adalah bahasa, maka rindu adalah kalimat yang tak selesai. Tapi janji di dalam hati akan selalu mengikat maknanya. Aku percaya, Adrian… kita belum selesai.” Di Jakarta, Adrian sedang berdiri di depan cermin studio, mempersiapkan penampilan berikutnya untuk festival kolaborasi Asia. Kali ini, ia akan membawakan lagu baru—lagu yang ia tulis sendiri, namun terinspirasi dari semua percakapannya dengan Luna, dari surat, dari diam-diam yang bermakna.
101.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 50 kali sebagai lirik padang bulan bahasa jawa
Baca
+Pustaka
Status Janda Untuk Istriku

Status Janda Untuk Istriku

Matahari pagi menyelinap malu-malu di antara celah ventilasi rumah sederhana di pinggiran Jakarta itu. Namun, suasana di dalam rumah Bu Nur sudah riuh rendah sejak subuh. Aroma melati yang dicampur dengan wangi masakan khas hajatan, opor ayam dan rendang menguar memenuhi udara, bercampur dengan gelak tawa para tetangga yang sibuk membantu di dapur dadakan di halaman samping.
1.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 20 kali sebagai lirik padang bulan bahasa jawa
Baca
+Pustaka
KEMBALINYA SANG RATU

KEMBALINYA SANG RATU

Cahaya bulan yang semakin terang di atas menara kristal biru Lambusango memberikan semangat dan harapan bagi mereka untuk melawan dan menegakkan hak-hak mereka yang telah lama terabaikan. Tarian Penghubung Langit dan Bumi Pesta mencapai puncak saat Sinta naik ke panggung utama, Lintang dalam gendongan. “Malam ini,” serunya dalam bahasa Wolio yang dalam, “kita bukan hanya merayakan budaya, tapi juga mengingat janji leluhur: Hutan adalah nafas, tanah adalah jiwa!”
3.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 66 kali sebagai lirik padang bulan bahasa jawa
Baca
+Pustaka
Mencarimu dalam Bimbang

Mencarimu dalam Bimbang

Namun, kini ku temukan sajak yang ku tunggu Rembulan itu kini bergulir dalam irama laguku Dan ku nikmati cinta yang ku janjikan pada-Mu Tuhan, Berikan aku sehelai kain panjang Agar ku dapati terbang Bersama bidadari yang kau kirimkan Irama keyword terus berkerlik, mengetuk titik tombol hurup demi hurup, hingga tersurat gagasan cantik penuh rima. Coretan warna bertumpu pada kekokohan sebuah dinding. Angin rindu bertiup, bagai gunung dan lembah yang membekukan jalan. Sungguh, dingin sekali.
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 94 kali sebagai lirik padang bulan bahasa jawa
Baca
+Pustaka
Status Janda, Bikin Resah!

Status Janda, Bikin Resah!

Baru aja menginjakkan kaki dari rumah ke teras, kupingku udah terasa panas aja. Ini dia, salah satu tetangga yang paling julid. Statusnya sama kayak aku, Janda juga. Tapi, aku lebih suka manggil nya si janda julid. Ada alasannya aku bilang dia si janda julid. Lihat saja, baru juga aku muncul, sudah di nyinyir aja sama dia. Apa itu gak julid namanya? "Eh, janda julid baru pulang dari kampung ya?" tanyaku tak kalah julid. "Bawa oleh oleh apa dari kampung?"
4.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 178 kali sebagai lirik padang bulan bahasa jawa
Baca
+Pustaka
DIPANDANG HINA KARENA JANDA

DIPANDANG HINA KARENA JANDA

Dan kakak beradik di hadapannya ini, meskipun kelihatannya sering saling ejek, rasa sayangnya satu sama lain juga tidak perlu diragukan lagi. Lima porsi nasi dan satu set lengkap lauk-pauk khas rumah makan Padang diantar. Meja mereka sampai penuh dengan aneka hidangan yang menggugah selera. Ada gulai pakis, sayur nangka, ayam pop, rendang, kalio, dendeng paru, dan masih banyak lagi. Produksi saliva langsung melonjak hanya dengan mencium aromanya. "Jadi, ada wanita yang ngebet mau nikah sama papi kamu dan minta mahar aneh-aneh gitu, Kay?" Papa Arfan membuka obrolan.
3.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 132 kali sebagai lirik padang bulan bahasa jawa
Baca
+Pustaka
PELAKOR ITU SAUDARA KEMBARKU

PELAKOR ITU SAUDARA KEMBARKU

Rembulan merasa bahagia, saat ia sungkem, ia memeluk Suseno dan Ayunda dengan penuh keharuan. Setelah ijab kabul dilaksanakan prosesi pernikahan adat Jawa pun masih berlanjut. Prosesi setelah ijab kabul ini disebut dengan upacara panggih. Prosesi yang paling pertama dilakukan dalam panggih adalah balang gantal. Dimana kedua pengantin , Aldo dan Rembulan saling melempar sirih inilah yang disebut dengan balang gantal.Gantal dibuat dengan daun sirih yang diisi dengan bunga pisang, kapur sirih, gambir dan tembakau hitam. Prosesi ini dilangsungkan dengan cara pengantin berdiri di arah berlawan dan saring melempar gantal. Ritial ini melambangkan kedua mempelai saling melempar kasih sayang.
10.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 345 kali sebagai lirik padang bulan bahasa jawa
Baca
+Pustaka
Lingsir Wengi -Tembang jawa

Lingsir Wengi -Tembang jawa

Pintu kayu itu masih rapat tertutup. Tapi suara tembang Jawa itu makin jelas, makin menusuk ke telinga Ratna, seolah-olah penyanyinya berdiri persis di ambang rumah. “Lingsir wengi… sliramu tumeking sirno…” (Tengah malam… bayanganmu lenyap…) Ratna memejamkan mata, tangannya menutup telinga, tapi tetap saja suaranya masuk, meresap, menggema di dalam kepalanya. Air matanya jatuh tanpa sadar.
799 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 18 kali sebagai lirik padang bulan bahasa jawa
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status