Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Rasa

Rasa

/Drttt, drtttt Sebuah benda tipis berwarna rose gold itu bergetar. Getarannya menandakan ada panggilan masuk, dan harus segera diangkat. Kyra yang tengah asyik mengasuh dua adik sepupunya pun, segera berlari menuju sofa tempat handphone nya diletakkan. "Hallo? Assalamualaikum," ucap Kyra membuka percakapan dalam telepon itu.
104.2K viewsCompletedAdded to Library 92 Times as pure
Read
+Library
Pura-Pura Mati

Pura-Pura Mati

Hamparan air dan biru, dan pasir putih mengapit diri ini. Sekujur tubuhku terasa remuk, sakit bukan main. "Sttttttt," desisku berusaha untuk menggerakkan tubuh ini. "Arghhhhhhhhh!" Aku mengerang hebat, saat memaksakan untuk duduk. "Apa aku masih hidup? Atau ini hanya mimpi?" Kalimat itu keluar dari bibir ini.
102.1K viewsOngoingAdded to Library 57 Times as pure
Read
+Library
Pura-Pura Single

Pura-Pura Single

Laki-laki itu bahkan tidak merasa bersalah. "Aku kesepian, Selly. Kau berada di Swiss hampir dua tahun dan aku tidak bisa hidup tanpa wanita, jadi … aku tidak salah." Sedangkan Selly terlihat sesenggukan dan mengepalkan tangannya lebih kencang untuk menahan emosinya. "Kenapa kau memilih si rambut pink aneh ini? Apa kau gila Bima! Paling tidak carilah yang normal. Apa kau gi–Argh, lepaskan!"
101.5K viewsOngoingAdded to Library 45 Times as pure
Read
+Library
SEQUOIA

SEQUOIA

Pucuk dicinta ulam pun tiba, sebuah mobil dengan kilapan terang memasuki halaman rumah. Tepat di depan Joi, Baskara keluar dari mobil. Tak lepas kaca mata hitam dari pandangan Joi terhadap Baskara. Fantastik! "Gimana? Lo masih mau bilang mercedes benz palsu?" Tak menghiraukan, Joi jalan mendekati mobil. Kilapannya seolah membuat Joi terjerumus pada keserakahan. Ia mengelus bagian depan mobil. Lalu beralih atensi ke Baskara. "Lo ini sebenernya siapa, sih?"
7.52.9K viewsOngoingAdded to Library 57 Times as pure
Read
+Library
Purnama

Purnama

Aamiin. *** Selama berhari-hari Purnama menunggu jawaban dari lamaran yang ia kirimkan namun tiap kali mengecek email tidak ada jawaban yang ia harapkan. Sementara itu persediaan beras makin menipis, isi kulkasnya pun hanya tinggal air putih dan telur 2 butir. Isi dompet Purnama hanya tinggal selembar uang berwarna hijau. Sangat tidak memadai untuk belanja esok hari.
102.8K viewsOngoingAdded to Library 73 Times as pure
Read
+Library
Dia

Dia

Lea jadi bingung, ini orang ngomong sama siapa sebenarnya? Tangan Lea yang hendak kembali melayangkan pukulan terhenti di udara, "Ha?" "Rumah," ulang Argan. "Oh, Apartemen Griya Indah. Itu sebenarnya-- E-eh, EH! ARGAN SINTING!!! AAAARRRGGHHHH!!!" teriak Lea begitu Argan langsung menancap gas saat lampu berubah hijau.
102.7K viewsOngoingAdded to Library 106 Times as pure
Read
+Library
ARTUR

ARTUR

tanya jenderal Banin. "itu yang jadi masalah besar jemderal penawar dari racun itu tidak pernah di ketahui" jawab tabib itu. >> Di depan kamar tuan Arfen Artur menunggu gurunya pulang Artur marah karena dia harus berlatih sendiri tanpa gurunya. "hei Artur kenapa kau disini? " tamya guru Jeje "aku menunggu guru Arfen dia harus menjelaskan kenapa dia pergi tanpa mengatakan sesuatu padahal aku sudah menunggunya lama"
102.4K viewsOngoingAdded to Library 63 Times as pure
Read
+Library
PREV
123456
...
9
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status