Meniti Lautan Luka
Namun, pagi ini aku merasakannya.
Kupejamkan mata, mencoba untuk mengurangi sensasinya. Akan tetapi, sepertinya itu tidak membantu. Aku justru makin pening.
"Duh, kenapa pusing banget gini, sih, kepalaku?"
Aku menggumam sambil meringis dan bertopang pada dinding keramik. Acara mandiku otomatis jadi sedikit tertunda. Apalagi sesaat setelahnya, perutku mual. Sangat mual. Kepala yang masih pusing mau tak mau kubawa mendekati wastafel dan... hoek! Aku memuntahkan sedikit sisa makanan yang ada di lambung.
Bab Populer