NODA
Ekor mataku pun mengikuti arah yang Mama telah tunjuk.
Tampak di sana seorang wanita bersama dengan anak kecil sedang bermain mengejar kupu-kupu yang hinggap pada bunga mekar yang terhampar luas. Wanita cantik dengan gamis warna biru tua berlapis broklat dan pasmina senada itu adalah wanitaku, Anyelir. Sedangkan anak yang bersamanya itu adalah jagoan kecilku, Nizam. Ada yang tak biasa di dekatnya dan mataku pun menyipit memastikan. Ya, di sebelahnya juga ada stroller warna merah, Anyelir tampak membungkukkan badan ke arah stroller kemudian bicara dan sesekali tersenyum kagum. Siapa dia? Entah.
"Tanggung jawabmu masih banyak, selesaikan dan jangan menyerah." Mama berucap lagi.