Pengantin Untuk Tuan Lumpuh
"Ah, anak itu. Dia memang sangat berisik, tapi idenya terkadang patut dipertimbangkan."
Ia berdiri, berjalan mendekati Queen, lalu mengulurkan tangannya. Bukan untuk mengajak berdansa, melainkan untuk mengajak istrinya berdiri di tepi balkon, melihat lampu-lampu kota Therondia yang berkelap-kelip di bawah sana seperti hamparan berlian.
"Therondia adalah kekuasaanku, Queen. Tapi aku adalah milikmu," bisik Dirga tepat di telinga Queen, sembari memeluknya dari belakang, menyandarkan dagunya di bahu sang istri.
Bab Populer