Pawang Hati Mafia Kejam
kata Sabe, saat mereka mulai berjalan menuju hutan.
"Pesan untuk Reza. Mengapa Plato? Mengapa kutipan tentang ketidakjujuran?"
Maya mengencangkan tali ranselnya.
"Reza adalah seorang pencinta filsafat stoik. Tapi itu hanya untuk penampilan. Di balik itu, dia menganggap dirinya sebagai Plato, si filsuf raja, yang tahu segalanya. Kutipan itu, yang ditulis dengan gaya tulisan tangan Raka yang elegan dan kuno, adalah cerminan di cermin yang menunjukkan kebodohannya. Pesan itu memberitahunya. Aku tahu kau berbohong, aku tahu kau mengkhianati, dan aku akan membongkar kebohonganmu. Itu adalah tantangan yang tidak bisa dia abaikan."
Hot Chapters