Maaf, Aku Bukan Orang Kaya
“Ekhm … Mir … uang itu … uang itu su—sudah kupakai untuk biaya keperluan rumah kita. Listrik, air, kebtuhan pokok dapur, dan lain-lain. Semua itu kan mahal, dan keuanganku kan akhir-akhir ini memang menipis. Jadi, waktu itu aku pinjam uangmu untuk itu. Maafkan aku, Mir. Harusnya aku bilang ke kamu waktu itu, tapi aku malu lah Mir. Kamu mau maafin aku kan, Mir?”
Aku menepis tangan Mas Hangga. “Nggak! Aku gak akan maafkan kamu, Mas! Karena kamu bohong. Uangku itu kamu pinjam untuk biaya perawatan Linda yang akan jadi pengantin. Buktinya, sejak kemarin dia selalu pergi ke salon dan spa. Sebagian lagi kamu gunakan untuk bayar ongkos foto prewedding kalian!” jawabku seraya melempar beberapa lemba
Hot Chapters