Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
RInai (Cinta Tak Sesakit Ini)

RInai (Cinta Tak Sesakit Ini)

Semua kendaraan harus berjalan seperti siput, bahkan ada yang berbalik arah mencari jalan alternatif yang tidak digenangi air. Begitu sampai, Reinart sudah menunggu Rinai di depan pintu masuk. Anindya juga terlihat di gendongannya. Pria itu tidak bohong, batita itu bukannya di dalam merayakan ulang tahunnya, malah ikut berdiri menunggunya di pintu.
1018.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 608 kali sebagai raden inu kertapati
Baca
+Pustaka
Bukan Inginku Menikah Denganmu

Bukan Inginku Menikah Denganmu

Kemilau harus bekerja ekstra untuk menguasai jantungnya dari debaran yang semakin tidak menentu. Langit masih gelap saat mereka sampai di pantai Kuta. Radin dan Adam memang berjanji di tempat yang sama, supaya tidak bingung lagi dengan titik temu. Laki-laki itu memarkirkan motor di tempat parkir umum. Membuka helmnya dan juga helm Kemilau. Di dekat parkiran ada tempat penitipan helm. Radin memilih untuk menitipkan kedua benda tersebut dari pada terkena resiko hilang. Kemilau memutar pandang sejenak, melihat sekelilingnya. Suasana masih gelap, tapi sudah lumayan banyak orang berdatangan. Apa mereka akan lari sepagi ini?
1047.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai raden inu kertapati
Baca
+Pustaka
Teman Seranjang

Teman Seranjang

Ranti sedang tidak ada di rumah karena harus mengirimkan baju yang telah ia jahit kepada pelanggan sehingga hanya ada Alice yang berada di rumah. Dengan langkah yang sangat malas, Alice melangkah menuju ke depan pintu. Sebelumnya, ia mengintip terlebih dahulu dari jendela di samping pintu untuk mengetahui siapa yang datang ke rumahnya. Pria dengan tinggi seratus tujuh puluh lima sentimeter, rambut hitam yang dibelah samping, alis mata yang tebal, hidung mancung, mata berwarna coklat, lesung di kedua belah pipinya dan kulit yang sedikit kecoklatan. Dia adalah Nino, kekasih dari Alice yang rencananya besok baru pulang dari Surabaya tapi ternyata hari ini sudah sampai ke depan rumah Alice.
107.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 282 kali sebagai raden inu kertapati
Baca
+Pustaka
INTAN (Sekuat Hati yang Terkoyak)

INTAN (Sekuat Hati yang Terkoyak)

Di sana, sebuah kapal tanker berukuran sedang bernama Sinar Shelter 08 sedang bersandar, bersiap memuat ribuan ton minyak sawit mentah (CPO) besok pagi. Radit menyelinap melalui pintu samping dermaga, menghindari sorot lampu sorot dari menara penjaga. Ia langsung menuju ruang kerja Kepala Syahbandar, seorang pria tua berwajah tegas bernama Pak Usman yang sudah mengabdi pada klan Shelter selama dua dekade. Tok! Tok! Radit mengetuk pintu kayu itu dengan kode khusus—tiga ketukan cepat, diikuti satu ketukan lambat.
103.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 129 kali sebagai raden inu kertapati
Baca
+Pustaka
Radit dan Azizah

Radit dan Azizah

goda Azizah pada Radit. Radit pun pergi memarkirkan sepeda motornya, setelah selesai memarkirkan motornya Radit pun segera berlari menuju Azizah. Terlihatlah Azizah berdiri sendirian dengan bersedekap tangan didepan dada, senyum Radit pun terlihat. "Uuuhhh manis banget sih kalo lagi gini.." goda Radit. Dan ya godaan itu mampu membuat pipi Azizah memerah bak kepiting rebus karna menahan malu.
2.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 87 kali sebagai raden inu kertapati
Baca
+Pustaka
Istri Muda

Istri Muda

Kring Kring [“Halo, assalamualaykum. Ada apa, Dek?”] [“Bang, ada surat dari pengadilan ini. Surat panggilan sidang cerai.”] [“Hah? Maksudnya?”] [“Ya ampun, Bang … Huri ini yang kirim. Dia menceraikan Abang. Alhamdulillah, Kiya senang banget, akhirnya pelakor itu mundur juga. Kita harus bikin sukuran tujuh hari ini, Bang.”]
1028.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai raden inu kertapati
Baca
+Pustaka
Bos Kampret Ku

Bos Kampret Ku

"Udah buruan apa kadonya?" Lila mencari-cari wangsit di jalanan. Barangkali ada toko apa begitu yang barangnya cocok untuk kado. "Tas aja, Pak!" serunya saat melihat gerai tas merk terkenal. "Yang itu!" tunjuknya pada gerai berpapan nama Kwani.
1.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai raden inu kertapati
Baca
+Pustaka
RATU YANG DINGIN

RATU YANG DINGIN

Kata Rahadi Byakta berwajah datar, padahal Ajeng hanya minta 1 kantung tapi dia memberikan 2 kantung. "Eh, aku hanya meminta satu." "Berikan saja satu laginya kepada Cayapata, dia lebih memerlukan dari pada saya." Tambah Rahadi Byakta. "Baiklah..." Ia memberikan 2 kantung Kepeng kepada Cayapata, sedangkan biaya pemeriksaan tabib sudah ditanggung oleh Dekrit bawahan Jendral. "Hari sudah hampir larut malam, kami permisi dulu." Kata Rahadi Byakta, menyudahi pembicaraan mereka.
3.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 107 kali sebagai raden inu kertapati
Baca
+Pustaka
LORO

LORO

Walau jujur, itu sangat sulit karena hawa dingin yang kian menusuk kulit. "Jadi, kau benar berasal dari Ampeldenta?" Raden mengangguk. "Saya Raden Patah, Murid dari Sunan Ampel. Senang bisa bertemu dengan Anda, Kapten Bum." Walaupun terlihat dipaksakan, tetapi Bumyen begitu terpukau dengan kesopanan Raden Patah. Tidak berlangsung lama mereka berbincang karena setelahnya Zahra datang mengganggu. Gadis itu tersenyum malu-malu ketika berdiri di sebelah Raden.
104.0K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 111 kali sebagai raden inu kertapati
Baca
+Pustaka
Lelaki Sang Penguasa

Lelaki Sang Penguasa

kata pelayan itu " Ah baiklah bi" kata Radit lalu berlari ke tangga dan menuju ruang kerja dan memeriksa cctv di kamar rena. Saat melihat rekaman di cctv Radit sangat terkejut dan menyesal dengan perbuatannya. Dia pun menyuruh anak buahnya untuk mencari Rena. Setelah itu dia kembali ke kamar Rena dan melihat barabg-barang Rena masih utuh. Pandangannya jatuh pada meja rias terlihat di sana ada sebuah cincin yang di yakini itu adalah cincin pernikahan mereka beserta ATM yang di berikan Radit kepada Rena. Dia pun bersiap-siap ke kantor untuk kerja, dia juga menyuruh orang untuk mencari tau tentang foto-foto Rena bersama Panji. ****
9.580.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.3K kali sebagai raden inu kertapati
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status