Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
RInai (Cinta Tak Sesakit Ini)

RInai (Cinta Tak Sesakit Ini)

Semua kendaraan harus berjalan seperti siput, bahkan ada yang berbalik arah mencari jalan alternatif yang tidak digenangi air. Begitu sampai, Reinart sudah menunggu Rinai di depan pintu masuk. Anindya juga terlihat di gendongannya. Pria itu tidak bohong, batita itu bukannya di dalam merayakan ulang tahunnya, malah ikut berdiri menunggunya di pintu.
1018.4K viewsCompletedAdded to Library 607 Times as raden inu kertapati
Read
+Library
Bukan Inginku Menikah Denganmu

Bukan Inginku Menikah Denganmu

Kemilau harus bekerja ekstra untuk menguasai jantungnya dari debaran yang semakin tidak menentu. Langit masih gelap saat mereka sampai di pantai Kuta. Radin dan Adam memang berjanji di tempat yang sama, supaya tidak bingung lagi dengan titik temu. Laki-laki itu memarkirkan motor di tempat parkir umum. Membuka helmnya dan juga helm Kemilau. Di dekat parkiran ada tempat penitipan helm. Radin memilih untuk menitipkan kedua benda tersebut dari pada terkena resiko hilang. Kemilau memutar pandang sejenak, melihat sekelilingnya. Suasana masih gelap, tapi sudah lumayan banyak orang berdatangan. Apa mereka akan lari sepagi ini?
1047.1K viewsCompletedAdded to Library 1.6K Times as raden inu kertapati
Read
+Library
Teman Seranjang

Teman Seranjang

Ranti sedang tidak ada di rumah karena harus mengirimkan baju yang telah ia jahit kepada pelanggan sehingga hanya ada Alice yang berada di rumah. Dengan langkah yang sangat malas, Alice melangkah menuju ke depan pintu. Sebelumnya, ia mengintip terlebih dahulu dari jendela di samping pintu untuk mengetahui siapa yang datang ke rumahnya. Pria dengan tinggi seratus tujuh puluh lima sentimeter, rambut hitam yang dibelah samping, alis mata yang tebal, hidung mancung, mata berwarna coklat, lesung di kedua belah pipinya dan kulit yang sedikit kecoklatan. Dia adalah Nino, kekasih dari Alice yang rencananya besok baru pulang dari Surabaya tapi ternyata hari ini sudah sampai ke depan rumah Alice.
107.4K viewsCompletedAdded to Library 282 Times as raden inu kertapati
Read
+Library
INTAN (Sekuat Hati yang Terkoyak)

INTAN (Sekuat Hati yang Terkoyak)

Di sana, sebuah kapal tanker berukuran sedang bernama Sinar Shelter 08 sedang bersandar, bersiap memuat ribuan ton minyak sawit mentah (CPO) besok pagi. Radit menyelinap melalui pintu samping dermaga, menghindari sorot lampu sorot dari menara penjaga. Ia langsung menuju ruang kerja Kepala Syahbandar, seorang pria tua berwajah tegas bernama Pak Usman yang sudah mengabdi pada klan Shelter selama dua dekade. Tok! Tok! Radit mengetuk pintu kayu itu dengan kode khusus—tiga ketukan cepat, diikuti satu ketukan lambat.
103.2K viewsCompletedAdded to Library 129 Times as raden inu kertapati
Read
+Library
Radit dan Azizah

Radit dan Azizah

goda Azizah pada Radit. Radit pun pergi memarkirkan sepeda motornya, setelah selesai memarkirkan motornya Radit pun segera berlari menuju Azizah. Terlihatlah Azizah berdiri sendirian dengan bersedekap tangan didepan dada, senyum Radit pun terlihat. "Uuuhhh manis banget sih kalo lagi gini.." goda Radit. Dan ya godaan itu mampu membuat pipi Azizah memerah bak kepiting rebus karna menahan malu.
2.4K viewsOngoingAdded to Library 87 Times as raden inu kertapati
Read
+Library
Istri Muda

Istri Muda

Kring Kring [“Halo, assalamualaykum. Ada apa, Dek?”] [“Bang, ada surat dari pengadilan ini. Surat panggilan sidang cerai.”] [“Hah? Maksudnya?”] [“Ya ampun, Bang … Huri ini yang kirim. Dia menceraikan Abang. Alhamdulillah, Kiya senang banget, akhirnya pelakor itu mundur juga. Kita harus bikin sukuran tujuh hari ini, Bang.”]
1028.4K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as raden inu kertapati
Read
+Library
Bos Kampret Ku

Bos Kampret Ku

"Udah buruan apa kadonya?" Lila mencari-cari wangsit di jalanan. Barangkali ada toko apa begitu yang barangnya cocok untuk kado. "Tas aja, Pak!" serunya saat melihat gerai tas merk terkenal. "Yang itu!" tunjuknya pada gerai berpapan nama Kwani.
1.5K viewsOngoingAdded to Library 30 Times as raden inu kertapati
Read
+Library
RATU YANG DINGIN

RATU YANG DINGIN

Kata Rahadi Byakta berwajah datar, padahal Ajeng hanya minta 1 kantung tapi dia memberikan 2 kantung. "Eh, aku hanya meminta satu." "Berikan saja satu laginya kepada Cayapata, dia lebih memerlukan dari pada saya." Tambah Rahadi Byakta. "Baiklah..." Ia memberikan 2 kantung Kepeng kepada Cayapata, sedangkan biaya pemeriksaan tabib sudah ditanggung oleh Dekrit bawahan Jendral. "Hari sudah hampir larut malam, kami permisi dulu." Kata Rahadi Byakta, menyudahi pembicaraan mereka.
3.5K viewsOngoingAdded to Library 107 Times as raden inu kertapati
Read
+Library
LORO

LORO

Walau jujur, itu sangat sulit karena hawa dingin yang kian menusuk kulit. "Jadi, kau benar berasal dari Ampeldenta?" Raden mengangguk. "Saya Raden Patah, Murid dari Sunan Ampel. Senang bisa bertemu dengan Anda, Kapten Bum." Walaupun terlihat dipaksakan, tetapi Bumyen begitu terpukau dengan kesopanan Raden Patah. Tidak berlangsung lama mereka berbincang karena setelahnya Zahra datang mengganggu. Gadis itu tersenyum malu-malu ketika berdiri di sebelah Raden.
104.0K viewsOn holdAdded to Library 111 Times as raden inu kertapati
Read
+Library
Lelaki Sang Penguasa

Lelaki Sang Penguasa

kata pelayan itu " Ah baiklah bi" kata Radit lalu berlari ke tangga dan menuju ruang kerja dan memeriksa cctv di kamar rena. Saat melihat rekaman di cctv Radit sangat terkejut dan menyesal dengan perbuatannya. Dia pun menyuruh anak buahnya untuk mencari Rena. Setelah itu dia kembali ke kamar Rena dan melihat barabg-barang Rena masih utuh. Pandangannya jatuh pada meja rias terlihat di sana ada sebuah cincin yang di yakini itu adalah cincin pernikahan mereka beserta ATM yang di berikan Radit kepada Rena. Dia pun bersiap-siap ke kantor untuk kerja, dia juga menyuruh orang untuk mencari tau tentang foto-foto Rena bersama Panji. ****
9.580.0K viewsOngoingAdded to Library 2.3K Times as raden inu kertapati
Read
+Library
PREV
1
...
45678
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status