Suami Bayaran
ucap Hanin, menepis tangan Rangga.
“Aku tahu kamu kesal karena aku ingkar. Tapi kamu tahu, bukan? Aku bukanlah orang yang berkecukupan untuk memenuhi kebutuhan dan juga biaya kuliah. Aku menerima tawaran untuk pekerjaan dari Bu Abel, untuk membayar uang kuliah,” tutur Rangga menjelaskannya. Ia tidak ingin Hanin salah paham kepadanya. “Maafkan aku, ya ….”
Hanin melemah, ia tidak lagi bersikukuh untuk lari dari Rangga. Hanin menunduk dan mengangguk, menarik kemeja Rangga yang bermaksud meminta dipeluk oleh Rangga.