BURONAN
"Nyindir nih?"
Rakha tertawa. Dia mencium gemas pipi istrinya. "Aku cuma bicara fakta, kalau merasa tersindir itu urusan kamu. Aku mau cuci tangan dulu, bau masakan kamu udah buat cacing-cacing di perut aku meronta," candanya seraya berlalu menuju wastafel di dapur.
Saat Rakha sedang mencuci tangan di dapur, tatapannya saat itu tertuju ke arah tempat sampah di mana di sana terdapat sebuah buket bunga yang indah dengan harum semerbak. Sepertinya itu baru.