Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Ksatria Katana Kembar

Ksatria Katana Kembar

Ragma terpaku, terkesima. Di dalam kotak itu terbaring sepasang katana kembar, hitam legam, mengkilat indah. Utomo mengangkatnya satu per satu, lalu menyerahkannya kepada Ragma. Pemuda itu segera berdiri sambil memegang salah satu katana tersebut. Sriing!! Ia mengeluarkannya dari sarung. suara desingnya terdengar keras, tajam, dan berwibawa. Utomo kemudian memberikan satu katana kembar lainnya.
102.3K viewsOngoingAdded to Library 51 Times as rambut ikat belakang
Read
+Library
Temanku Menusukku Dari Belakang

Temanku Menusukku Dari Belakang

Aroma khas dari kuah bakso langsung membuat perutnya semakin berontak. Dia menuangkan apa saja yg ada di atas meja, mulai dari saus, kecap, cuka, lalu yang terakhir adalah sambal. Namun ketika dia hendak menyendok sambal, Arthur sudah terlebih dulu merebutnya. "Satu sendok aja udah cukup," ucap Arthur sambil menuangkan satu sendok sambal di mangkok Shela.
2.0K viewsOngoingAdded to Library 74 Times as rambut ikat belakang
Read
+Library
Runaway Bridesmaids

Runaway Bridesmaids

🌹🌹 Runaway Bridesmaids 🌹🌹 Terusan halter neck berbahan rajut dengan panjang setengah paha berwarna merah menjadi pilihan bajuku kali ini. Bram sudah selesai memakai kemeja lengan panjang dan celana katunnya. Tatapan matanya berkilat ketika melihatku seusai berpakaian. "Sini." Bram yang sedang duduk di pinggir ranjang melambaikan tangan. Aku melangkah mendekat. Tiba-tiba tangannya menyentakku untuk naik di pangkuan. Bram mulai menjelajahi ceruk leherku.
1013.5K viewsOngoingAdded to Library 431 Times as rambut ikat belakang
Read
+Library
Harta, Tahta, Obsesi Gila

Harta, Tahta, Obsesi Gila

tanya ibunya kemudian. "Nothing. Tidak ada hal yang luar biasa di sana, kecuali Karmilla yang mengganti warna rambut lagi." Arletta menjawab malas, sambil mengambil duduk di samping ibunya. "Oh, ya? Warna apa kali ini?" tanyanya antusias. Padahal, hal itu sebenarnya sudah sangat umum dilakukan Karmilla. "Ombre, dark green. Mirip pos satpam di depan."
1031.5K viewsCompletedAdded to Library 851 Times as rambut ikat belakang
Show Reviews (24)
Read
+Library
Kiki Sulandari
Arletta....ksu sangat beruntung mendapatkan sahsbat seperti Karmila Semogs persahabatan Arlettta & Karmila tettsp langgeng hingga ke anak cucu......... Terima kasih Teteh Amih Lilis Ditunggu karya - karya berikutnya...️...️...️
Sindy Septi
ceritanya keren banget dan konflik bgt pokoknya...gimana kuat dan tangguhnya arletta menjalani kehidupannya yg penuh dengan konflik dimulai dari kecil udah kehilangan saudara kembarnya dan ketika dewasa dia harus bertahan menjalani kehidupannya yg keras pokoknya kawal sampe tamat ceritanya
Read All Reviews
Duda dan Janda Bertetangga

Duda dan Janda Bertetangga

Kintan terlalu menggiurkan untuk dilewatkan begitu saja. Tanpa berpikir dan tanpa melepaskan pandangannya dari tubuh Kintan, Ibram pun mulai mengangkat tangan ke depan dada untuk melepaskan kancing kemeja biru navy-nya satu persatu. Kemudian ia pun melemparkan kemeja itu sembarangan, memperlihatkan kulit sewarna emas dan dada bidang penuh otot. "Ingat, kamulah yang memintanya, Lula," Ibram berucap sambil menyeringai. "Jangan pernah menyesal sesudahnya!"
1096.6K viewsCompletedAdded to Library 3.0K Times as rambut ikat belakang
Read
+Library
RINTIK YANG MENGGENANG

RINTIK YANG MENGGENANG

Berawal dari pertemuan yang tidak sengaja kini menjadi pertemuan yang berkelanjutan. Gaun hitam dengan model Sabrina kini melekat indah di tubuhnya. Jangan lupakan kalau gaun ini memiliki belahan tinggi dari atas paha membuat kaki jenjangnya yang mulus terlihat. Dipadukan dengan highheels tinggi dengan ukiran di bagian hak nya membuat penampilannya memukau. Jangan lupakan kalau rambutnya yang berwarna caramel kini di di jalin asal dan di hias dengan bunga. Secara keseluruhan membuat dirinya sangat cantik dan sempurna. Sangat cocok kalau di sandingkan dengan Ganesha yang memiliki perawakan tinggi dan wajah yang sangat tampan.
3.3K viewsOngoingAdded to Library 83 Times as rambut ikat belakang
Read
+Library
Asmara dalam Prahara

Asmara dalam Prahara

Roncean kuntum melati terjuntai dari gelungan rambut hingga ke dada gadis itu di salah satu sisinya. Gadis itu menoleh pada Vanty yang berdiri di belakangnya sembari mengajaknya berswafoto. Perempuan itu juga terlihat cantik dengan kebaya keemasan dan kain batik berwarna coklat. Rambutnya ditata dengan sanggul tradisional. Vanty terlihat keibuan dan lebih feminim dari biasanya. "Terima kasih, Mbak Vanty," bisik Amara sambil mengelus lengan Vanty.
1019.7K viewsCompletedAdded to Library 511 Times as rambut ikat belakang
Read
+Library
Terpaksa Menikahi Musuhku

Terpaksa Menikahi Musuhku

kata Ipang sambil berdiri di samping Julie yang tengah melihat satu persatu gaun yang ada di hadapan mereka. Julie memutar kedua bola matanya lalu bertanya pada pegawai yang setia mendampingi mereka. “Yang nuansa pink gitu nggak ada ya?” “Kalau yang modelnya sesuai sama yang Bu Julie mau, warna pinknya lagi nggak ada, Bu. Ada warna pink tapi bagian belakangnya backless—” “Yang punggungnya kebuka lebar itu?” sela Ipang dengan raut wajah horor. “Big no!”
4.0K viewsCompletedAdded to Library 131 Times as rambut ikat belakang
Read
+Library
Obsesi Liar Maduku

Obsesi Liar Maduku

ucapku membalas pertanyaan mas Rama. "Oke, baiklah ratu di hatiku. Mari kita lets go!" Aku tersenyum sembari menggelengkan kepala kecil melihat tingkah konyol mas Rama. *** "Sayang coba lihat deh, ini pasti cocok sama kamu. Kamu akan kelihatan semakin seksi saat memakai ini nanti," ucap mas Rama berbisik di telingaku. Di tangannya sudah ada lingerie berwarna merah menyala dengan renda sangat tipis dan di bagian dadanya ada lubanh sebesar kacang di tenvahnya. Ditambah lagi ada g-string dengan satu tali di bagian belakang dan bagian tengah di depan dia berbentuk segitiga dan juga ada lubang dari atas hingga ke bawah yang sudah pasti digunakan untuk masuk barang pria itu ke dalam sana.
13.6K viewsCompletedAdded to Library 272 Times as rambut ikat belakang
Read
+Library
Ceraikan Aku, Mas!

Ceraikan Aku, Mas!

Rana dan Zayyan berjalan berdampingan di sepanjang jalan kecil yang dipenuhi toko-toko suvenir khas Lombok. Mereka tertawa saat Zayyan mencoba memakai ikat kepala khas suku Sasak, sementara Rana sibuk memilih kain tenun dengan warna-warna cerah untuk ibunya. “Aku rasa Mama bakal suka yang ini,” kata Rana, mengangkat selembar kain berwarna biru laut dengan motif tradisional yang elegan.
9.337.4K viewsOngoingAdded to Library 785 Times as rambut ikat belakang
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status