Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
PEMBALASAN ISTRI PELIT YANG SESUNGGUHNYA

PEMBALASAN ISTRI PELIT YANG SESUNGGUHNYA

Memperhatikan sebentar, lalu kepalanya terlihat mengangguk. "Boleh, Mbak. Warna merah, biru sama hitam ya?" "Norak nggak sih kalau gonta-ganti warna?" "Nggak lah, Mbak. Nanti kalau warna-nya merah semua, dikira nggak ganti baju dong. Hahaha," sahut Tini membuat Arum pun ikut tertawa. "Bisa aja kamu." Arum ikut tertawa sembari tangan mengusap lembut perutnya.
1095.0K viewsCompletedAdded to Library 2.0K Times as rambut warna-warni
Read
+Library
Mendadak Terbangun Sebagai Putri Seorang Duke

Mendadak Terbangun Sebagai Putri Seorang Duke

Dua kain di tangannya terhempas di hadapan penjual yang terkejut. "Hei! Sebaiknya anda diam karena ini urusan saya!" balas Ruby kembali meneliti warna yang ia inginkan. Akan tetapi, hasrat memilihnya rusak seketika. "Aku mau warna lain," ucapnya pada sang penjual. "Tapi motif ini hanya memiliki dua warna. Nona ingin membelinya, atau tidak?" jawab penjual itu sedikit kesal dengan cara Ruby memperlakukan dagangannya.
107.0K viewsOngoingAdded to Library 258 Times as rambut warna-warni
Read
+Library
Adik Ipar Pengganti Istri

Adik Ipar Pengganti Istri

“Satu lagi, Ibran juga nggak suka warna-warna terang. Ibran itu suka warna-warna monocrome, hitam, putih, abu.” Zahra, wanita itu seperti orang linglung. Semua yang dikatakan Lita seolah sama dengan yang ia alami. Gibran selalu menolak pakaian yang dipilihkan ya. Selain itu, dia baru ingat jika tadi Gibran sempat menolak saat dirinya mengupas buah apel.
106.1K viewsOngoingAdded to Library 178 Times as rambut warna-warni
Read
+Library
Ry & Ruu

Ry & Ruu

Kamar Ry didominasi warna merah muda yang sama sekali bukan warna kesukaannya. Warna favoritnya adalah warna kuning seperti warna kaus dan topi baseball yang dikenakannya sekarang. Warna kuning jauh lebih cantik daripada warna merah muda. Warna itu terlalu cengeng menurutnya. "Aku nggak tau, Ry." Rin mengembuskan napas kasar. Tangan kanannya mengepal, meninju udara kosong di atasnya. "Aku nggak tau."
4.3K viewsCompletedAdded to Library 150 Times as rambut warna-warni
Read
+Library
Duchess : Terlahir Kembali Demi Dendam

Duchess : Terlahir Kembali Demi Dendam

Amory yang memprotes, karena tentu saja mereka berpindah dan muncul pada posisi yang sama, masih berciuman. Bree melepaskan diri, lalu dengan bersusah payah memikirkan teori campuran warna yang dia ingat. Warna kuning dan biru akan menjadi hijau, warna kuning dan merah akan menjadi jingga. Dengan takaran yang diatur, maka akan menghasilkan jenis warna yang berbeda juga. Bree mengulang berbagai hasil campuran itu di dalam kepalanya, sambil duduk perlahan dan memejamkan mata. Bree berusaha sangat keras.
9.538.6K viewsCompletedAdded to Library 1.3K Times as rambut warna-warni
Read
+Library
Rather Than My Fiancé, I Will Choose You!

Rather Than My Fiancé, I Will Choose You!

-“Rambutku memiliki warna merah yang sama cantiknya dengan mawar.” Ah, lihatlah. Betapa indahnya warna merah berkualitas royal, yang sudah berhasil membuat hatinya berdebar-debar keras. -“Lalu, manik mataku memiliki warna hijau yang sungguhlah indah seperti permata giok. Terkadang, bisa juga warnanya terlihat seperti jeruk nipis.”-
1011.6K viewsOngoingAdded to Library 417 Times as rambut warna-warni
Read
+Library
TETANGGA TAPI PANAS

TETANGGA TAPI PANAS

"Itu... warnanya pink." Ruby mengikuti arah pandangan Reza. Matanya seketika melebar horor. Blouse putihnya yang basah kuyup menempel ketat di kulit, mencetak dengan sangat jelas bentuk dan warna bra merah muda yang ia kenakan di baliknya. "REZA! MESUM!" pekik Ruby panik. Ia langsung menyilangkan kedua tangan di depan dada, menyembunyikan dadanya sambil membalikkan badan dengan wajah semerah tomat rebus.
1013.7K viewsOngoingAdded to Library 384 Times as rambut warna-warni
Read
+Library
Beda Usia, Beda Usaha

Beda Usia, Beda Usaha

+ “Hmm, sayang, ini bedanya di mana ya? Kayaknya kok warnanya sama semua. Sama-sama merah…” “Beda dong, Deo. Coba perhatiin baik-baik deh.” Kata Dinda yang menerangkan dan aku yang berusaha untuk mengerti. “Yang ini warnanya agak gelap, yang ini agak orange, yang ini merahnya kayak batu bata gitu, yang ini agak mauve, yang ini kayak soft pastel tapi dark gitu, yang ini merahnya kayak ada sentuhan warna coklatnya, trus yang ini juga kayak… oh no!” Mendadak kedua mata Dinda terbelalak. “Ada temen kamu.” Bisik Dinda dengan cepat.
104.5K viewsCompletedAdded to Library 181 Times as rambut warna-warni
Read
+Library
DiSUKAI SILUMAN ULAR

DiSUKAI SILUMAN ULAR

tanya Bu Zubaedah pada Sari yang duduk di sebuah kursi kayu yang baru dibuat. "Sudah Mak," jawab Sari. "Siapo namanya engkau buat." "Rubi, Mak." "Napa pula Rubi?" "Rubi itu adalah salah satu jenis batu permata yang sangat berharga. Warnanya merah berkilauan, cantik sekali. Walaupun Sari belum pernah lihat langsung, tapi melihat gambarnya saja sudah bikin hati terpikat dan berdecak kagum. Sari berharap, Rubi akan seperti itu. Merah, tapi menawan hati. Mungkin bukan dengan fisiknya, tapi dengan akhlaknya yang bisa menawan hati siapapun hang melihat." Kata-kata Sari membuat Bu Zubaedah tak lagi bisa menghentikan air mata yang jatuh bercucuran dengan derasnya.
9.312.5K viewsCompletedAdded to Library 461 Times as rambut warna-warni
Read
+Library
SKANDAL PENUH GAIRAH SANG DESAINER

SKANDAL PENUH GAIRAH SANG DESAINER

"Wow, udangan terbuka sepertinya. Oke, kamu bisa melanjutkan usahamu lagi nanti anak muda karena kita memiliki sesuatu yang harus di bahas di sini. Apalagi kalau bukan tentang rancangan terbaru Lea yang bertema "PinkPioniesCollection". Benar kan?" "Iya benar." "Apa semua bajunya berwarna pink?" Ruben bertanya dengan nada serius. Lea tersenyum, “Tidak semua pink tapi juga warna lain yang soft. Warna-warna girly yang coba aku combine dengan warna lain."
1020.0K viewsCompletedAdded to Library 658 Times as rambut warna-warni
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status