Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
LUKA

LUKA

Senyum tidak dapat ia sembunyikan, melihat kegigihan mereka membuatnya bersyukur. "Non Nara?" sapaan itu membuat Nara menoleh melihat wanita paruh baya yang masih begitu cantik menghampirinya. Ia tersenyum memamerkan deretan gigi dan menggaruk kepala yang tidak gatal. Ia seperti penguntit yang tertangkap basah sedang mengintip mangsanya. "Pagi Miss Dara." ia menyapa balik membuat wanita itu tersenyum semakin ramah. Ah, andai wanita ini belum bersuami Nara pasti dengan senang hati menjodohkan ia dengan ayahnya.
87.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 164 kali sebagai ramona
Baca
+Pustaka
Ada Kembar Empat Di Balik Selimut

Ada Kembar Empat Di Balik Selimut

Ia berlari menyusuri lorong, menuruni tangga, dan menabrak beberapa orang saat menemukan pintu keluar. "Mau ke mana kau, hah?!" Baru saja kakinya menginjak jalanan beraspal di tengah mobil-mobil yang diparkir, jambakan Mona mendarat di kepalanya. "Lepaskan, wanita ular." Rhea memegang cengkeraman tangan Mona yang semakin kuat. Memberontak menggunakan kedua kaki dan tangannya untuk membuat gerakan apa pun yang membuat Mona mulai kewalahan. Rhea tak memedulikan rasa sakit di kepalanya, tak peduli pada lututnya yang mendarat lebih dulu di aspal, dan tak peduli pada pipinya yang masih terasa perih karena tamparan dari pria tua bernama Anton.
103.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 141 kali sebagai ramona
Baca
+Pustaka
PAWANA

PAWANA

Sekolah ini memang sangat luas. Aku melangkahkan kakiku masuk kelas. Mencari tempat duduk dan.. duduk. Mengambil handphone dan melihat pesan yang masuk kemarin. Aku kembali melihat profil kontak yang bernama Angin. Tidak ada foto dan info lain. Siapa dia? "Hai, Azkayra?" Aku menoleh. Sosok perempuan dengan rambut sebahu dan senyum manis tersenyum padaku.
102.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 49 kali sebagai ramona
Baca
+Pustaka
Istri Pengganti

Istri Pengganti

mana tidak ada penyakit berarti, cuma karena syok saja. Setelah sadar, mama membuka matanya. dia melirik ke arah Naira yang juga masih berada dikamar nya. " Rama, siapa gadis cantik ini?" " Namanya Naira, ma." " Nama yang bagus." Mama tersenyum kearah Naira, tidak dapat dipungkiri. wajah Naira dan Luna bagaikan pinang dibelah dua. saking mirip nya. tapi mama tidak ingin membicarakan Luna, dia juga sangat mendukung keinginan Rama untuk menikahi gadis yang ada dihadapannya ini, baginya kebahagiaan Rama yang terpenting, setelah sekian lama dia terus bersedih dan tidak pernah tersenyum selepas kepergian Luna.
1070.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai ramona
Baca
+Pustaka
Mate

Mate

Intan Pitalokamatchedereselprend
sahut Alfa sebel. Nuansa café yang serba pink dan sangat serba Korea memang menambah daya tarik café ini. Apalagi kalau pengunjungnya, penggila Korea kayak si Icha. “Huah Oppa Park Bo Gum!” jerit Icha histeris saat melihat gambar salah satu aktor korea di dinding café ini. Alfa melengos mendengar Icha. “Masih cakepan Masmu ini, Cha, Cha.”
104.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 111 kali sebagai ramona
Baca
+Pustaka
Kiara

Kiara

"Bu?" Kiara mengangkat kepalanya untuk menemukan Lala, resepsionis, menatapnya dengan mata cokelat besar seperti piring. Rambutnya tergerai tepat di atas bahunya dan tangannya digenggam di depannya. “Hm?” "Maaf mengganggu tapi seorang wanita di sini untuk menemuimu." "Siapa?" “Katanya namanya Marwah. Dia bersikeras ingin bertemu dengan anda.”
5.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 115 kali sebagai ramona
Baca
+Pustaka
Marga Kuromori

Marga Kuromori

Seorang pria dengan caping menyapa dua remaja ini di gubuk sehingga mereka tertuju kepada si pria yang tersenyum lebar sambil membawa sebuah gulungan kertas. “Anda siapa?” “Dia Tuan Ronin, Kasami,” timpal Ichida si pengintip segala peristiwa di rumah Tuan Ikada. Maka, Ichida pun tahu siapa pria ini sebab sudah melihatnya walau mengendap-endap di balik pintu dan jendela. “Anak pintar,” puji Tuan Ronin. “Ngomong-ngomong, kenapa disini sepi?”
103.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 84 kali sebagai ramona
Baca
+Pustaka
LARA

LARA

keluh Patrick. "Nggak kok. Deket." "Halo Patrick. Kenalin nama aku Angel dan ini Lola," ucap Angel sambil menunjuk Lola. Angel dan Lola tiba - tiba saja datang dan memperkenalkan diri kepada Patrick. "Oh iya. Aku Patrick," jawab Patrick sambil memandang Angel dan Lola. "Kamu mau ke kantin kan? Yaudah bareng aja sama kita berdua. Kita juga mau ke kantin kok," ajak Angel.
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 99 kali sebagai ramona
Baca
+Pustaka
Liara

Liara

Otak dari semua rencana untuk merebut hak Hagan atas harta Orlando adalah Naura. "Kau tidak curiga mengapa kita tak pernah bertemu?" Naura menjambak rambut Liara. Menata dengan sorot kebencian. Anjani Naura. Ibu tiri Hagan, istri dari Orlando, ibu tiri dari Redrick itu adalah ibu kandung Liara. Anjani lebih dulu mengetahui pernikahan Hagan dan Liara dari siapa pun. Orang yang wanita itu bayar menunjukkan foto Liara dan Anjani langsung bisa mengenalinya.
9.535.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai ramona
Baca
+Pustaka
Lusia

Lusia

“Itu tidak semudah yang kamu bayangkan..... “ sela si wanita, terdengar putus asa dengan tekanan yang di berikan oleh lawan bicaranya itu, “Ini semua di luar rencana, kita harus berhati – hati.” Aaron mengintip lewah celah sempit di pintu, ia terkejut dengan keberadaan Mason dan seorang pelayan yang sore tadi ia temui saat bersama Emma. Eliona. Yah, namanya Eliona. Tapi ada hubungan apa Eliona dengan Mason? Apa yang mereka rencanakan?
106.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 270 kali sebagai ramona
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
345678
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status