Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Rumah Ramaria

Rumah Ramaria

Suara Fadhil berlomba-lomba dengan hujan. “Temen lo yang mana? Gue engga tau, coba kasih nomornya ke..” Belum sempat kuselesaikan kalimatku, dari arah depan terdengar suara. “Halo, Rama ya?” Seorang wanita berambut panjang berkacamata setinggi kurang lebih 155 cm sedang berdiri dan tersenyum di hadapanku. Zink. Konsentrasiku pecah, aku lupa apa yang baru saja kulakukan dan apa yang harus kulakukan setelah ini. Aku diam mematung.
104.3K viewsOngoingAdded to Library 132 Times as ramona
Read
+Library
Selena

Selena

Ya, dia adalah putri tunggal kaisar, Selena Ommero Ptolemy. “Apa kau sudah lama menungguku, hm?” tanya Sirius. Gadis itu menggeleng. “Aku tahu ayah adalah orang yang sibuk. Jadi, wajar jika terlambat. Ayo duduklah.” Selena seolah memberikan isyarat dengan tangannya agar Sirius segera duduk bersamanya. “Aku sudah kelaparan karena menunggumu,” ucapnya seraya mengusap acak perutnya.
3.9K viewsOngoingAdded to Library 130 Times as ramona
Read
+Library
Gina

Gina

“Kalau begitu, Hara kebetulan lagi cari tempat tinggal juga. Boleh disini juga gak?” Yang baru saja Keenan sebutkan adalah sahabat kecilnya, Hara IndraWijaya. Dia seorang balerino dan model, cukup terkenal karena yang Danan tahu setiap kali dia menggelar konser di Indonesia tiketnya selalu habis. Hara tidak pernah absen untuk mengirimkan tiket ke keluarga Danan meskipun Keenan tidak di Indonesia, beberapa kali ketika masih berpacaran dengan Gina, Danan menonton pertunjukkan balet Hara. Hara juga dikenal sebagai model, tubuhnya kecil dan orangnya ceria.
102.4K viewsOn holdAdded to Library 75 Times as ramona
Read
+Library
AURORA

AURORA

tanyaku kemudian mengulurkan tanganku, bermaksud mengajaknya untuk bersalaman, “Aku, Yveria Andromeda.” Kehangatan dan sebuah telapak tangan lebar menyambut tanganku yang sedingin es, memberikan sebuah sengatan listrik yang menggelitik perut. “Ahin Lloyd. Aku Ahin Lloyd.” To Be Continue.
105.9K viewsOngoingAdded to Library 194 Times as ramona
Read
+Library
Yang Terpilih

Yang Terpilih

ucap Ramona—dulunya dipanggil Ramdan—karyawan salon langganan Rosa bagian pedicure-manicure, sembari memamerkan jemari tangan Rosa kepada langganan lainnya yang direspons dengan cibiran halus melalui gerakan bibir, karena dia merasa kuku miliknya pun tak kalah cantik. Ramona melengos, lalu kembali memandang hasil karyanya itu dengan bangga dan gerak gemulainya membuat Rosa tertawa. Tentu saja Ramona akan menyanjung Rosa, tamu salon yang baru tiga kali datang tetapi sangat royal memberi persenan hingga Ramona sangat mengingatnya, dibandingkan tamu yang tadi mencibir
104.7K viewsOngoingAdded to Library 98 Times as ramona
Read
+Library
Handa

Handa

ucap Satria yang sepertinya benar-benar akan mengutarakan keinginannya kepada ayah Rio. “Rio!” Suara panggilan seorang wanita kepada Rio membuat Handa dan Satria mengalihkan pandangannya. “Kita pulang, Nak!” ajaknya dengan lembut. Sebagai sesama wanita Handa bisa menangkap adanya kesedihan dari raut wajah wanita hamil yang merupakan ibu dari Rio. Handa menduga jika wanita tersebut mendengar percakapannya dengan Satria.
1034.3K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as ramona
Read
+Library
Elena

Elena

Wajahnya yang putih dengan alis tebal, pesona bibir yang merona alami dan badan proporsional yang langsing namun berisi bak gitar spanyol. Hana perempuan belia yang masih duduk di kelas XII SMA. Rambutnya panjang,hitam legam ,seperti belum tersentuh bahan kimia salon kekinian.Alis matanya pun tebal alami tanpa sulam alis,kulitnya kuning langsat dan bersinar. Wajah Hana yang lembut itu selalu terngiang dalam ingatan. Handi mengecek hapenya. Rasanya tak tahan untuk segera menghubunginya.
103.2K viewsOngoingAdded to Library 78 Times as ramona
Read
+Library
Mon Amour

Mon Amour

tekad Farrin. Setelah mengucap hal itu, Farrin lngsung menyeret Alex ke dalam dan beberapa langkah setelah melewati gerbang, ia disambut dengan sosok wanita berambut pendek sebahu berwarna coklat tengah dan memakai kimono tengah tersenyum padanya. “Selamat datang, Nona. Saya Natsu, yang akan membantu selama Nona tinggal di sini. Jangan khawatir, anda bisa mengandalkan saya.”
108.3K viewsCompletedAdded to Library 248 Times as ramona
Read
+Library
Renjana

Renjana

sahut Irma ikut nimbrung. Akhirnya, kami berjalan menuju kos Lia yang ada dibelakang sekolah, kami ada enam orang, aku, Lia yang tomboy itu kelihatan dari cara jalannya yang mirip cowok, Rahma, cewek tinggi yang melebihi tinggiku dengan kulit putih dan tubuh berisi (dia teman sesama penggemar korea), Ida sohibku, kemana-mana ada dia, yang paling mengerti aku, cewek berpotongan rambut bob, tinggi hampir sama denganku, tapi kulitnya lebih gelap, Irine, dia teman yang paling pintar dan logis diantara kami tentunya, Julia, posturnya pendek, namun pandai bicara alias cerewet, tak heran jika dia menjuarai lomba debat.
103.1K viewsOngoingAdded to Library 99 Times as ramona
Read
+Library
SHANIA

SHANIA

Rupanya sosok Ronan tak asing lagi bagi Alan. Shania menyambut fakta itu dengan maklum, lalu berkata, "Wajar kalau kamu mengenal Tuan Ronan. Pak Adrian bilang, selain dia sahabat dekat Edward, istrinya juga adalah sehabat dekat Nyonya Brenda. Tak diragukan lagi, hubungan keluarga Ananta dan keluarga Ronan pastilah amat dekat. Bahkan mungkin anak-anak pun mengenal mereka, meskipun entah mereka mengingatnya dengan baik atau tidak."
108.8K viewsCompletedAdded to Library 210 Times as ramona
Read
+Library
PREV
1
...
456789
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status