Antara Tahta dan Cinta Ayah Mertua
Bukan hanya Farah saja yang heran, Amira juga ikut mengerutkan dahi, saat Ramon menyuruhnnya menuangkan bubuk trihexil penedril, atau obat yang dikenal sebagai obat penenang untuk anjing gila ke dalam gelas.
Apa? Apa sebenarnya yang Ramon rencanakan?
“Tapi, Pak?” ucap Amira, tak tahu bagaimana harus menjelaskannya.
“Ramon, apa yang ka–”
Ucapan Farah kembali tertelan, saat Ramon tiba-tiba bangun dan menyergap Farah dengan menyerang rahang perempuan itu dan memojokkannya hingga mendongak paksa.
Aksi Ramon ini membuat dada Amira seketika berdegup kencang. Kakinya refleks melangkah mundur, sebab terlonjak kaget. Tak pernah Amira membayangkan betapa mengerikannya laki-laki ini.
Capítulos em Alta