Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dikira Satpam Hidung Belang Ternyata Dewa Perang

Dikira Satpam Hidung Belang Ternyata Dewa Perang

Ryan mengulurkan tangan sedikit, mencoba merasakan hawa dari kabut itu tanpa benar-benar menyentuhnya. Yang ia rasakan hanyalah kekosongan yang aneh, seolah tangannya sedang mencoba meraih udara kosong belaka. 'Apa karena benda hitam itu dia tidak mati?' Ryan cukup banyak makan asam garam dunia persilatan, sudah menyaksikan berbagai keanehan sepanjang hidupnya sebagai War God Ares, tapi baru kali ini ia melihat kondisi seaneh ini. "Gila, ini masih bisa disebut manusia tidak sebenarnya?" gumamnya sendiri, alisnya mengernyit dalam, matanya tidak lepas mengamati gumpalan asap hitam yang terus berputar itu.
1047.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai rayuan arwah penasaran
Tampilkan Ulasan (9)
Baca
+Pustaka
ekadermawan89
fresh ceritanya, mantap thor. Saya sudah baca 6 dari 7 karya-karya keren beliau. Rianoir ini salah satu penulis novel yang produktif, kreatif sekaligus imajinatif dan disiplin di waktu yang sama. tetap konsisten brother ...
Klan Qing
Izin promosi ya, Thor. Judulnya: Murid 3 Dewa Novel ini menceritakan Petualangan Lin Chen menjadi Penguasa Semesta. Selain Reinkarnasi Jenderal Perang yang Legendaris, dia juga memiliki bakat yang besar dengan Tubuh Kaisar Langit. Bahkan 3 Dewa Kuno juga mengangkatnya sebagai Murid mereka.
Baca Semua Ulasan
Istri Kedua di Antara Kita

Istri Kedua di Antara Kita

“Nggak, aah. Males. Kelamaan kalau nunggu kamu. Malesin.” Arumi kemudian mengerucutkan bibirnya. “Terus, mau ngapain nanya mereka? Tapi, kebetulan lagi ada di rumah sih.” Ryan kemudian menghela napasnya dengan panjang. “Ar. Kayaknya pacaran doang nggak ada faedahnya, yaa.” Arumi menatap bingung wajah Ryan. “Kamu mau udahan? Udah punya yang baru di rumah sakit?”
9.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 277 kali sebagai rayuan arwah penasaran
Baca
+Pustaka
Hampir Hilang Karena Penasaran

Hampir Hilang Karena Penasaran

Bukan sekadar kesenangan. Kamu mencari pelarian. Kamu ingin merasa punya kendali. Ingin merasa hidupmu bergerak cepat. Ingin merasa ada sensasi yang membuat semuanya terasa tidak membosankan. Aku mengerti sekarang. Dulu aku tidak mau mengakuinya. Aku hanya menyebutnya penasaran. Padahal itu lebih dari sekadar penasaran. Itu campuran antara ego dan ketidakamanan.
506 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 20 kali sebagai rayuan arwah penasaran
Baca
+Pustaka
Dijaga Gadis-Gadis Berdasi, Dikejar Para Janda Berdaster

Dijaga Gadis-Gadis Berdasi, Dikejar Para Janda Berdaster

Aroma mawar dan cendana putih berpadu di antara uap panas. Ryan tertawa terbahak-bahak dan berkata, "Cuma anak kecil yang memilih. Orang dewasa tentu saja ambil semuanya!" Ucapan itu membuat kedua wanita sama-sama terkejut. "Kamu serakah sekali!" Sakura memukul ringan dada Ryan dengan tinju kecilnya. "Aku serakah?" Ryan berkata, "Aku sama sekali nggak serakah! Lagi pula, belum tentu kalian berdua bisa melayaniku dengan baik!"
10110.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.6K kali sebagai rayuan arwah penasaran
Baca
+Pustaka
Lamaran Tak Terduga

Lamaran Tak Terduga

"Ya ampun, El. Kamu tuh kenapa? Bukannya kamu sendiri yang bilang kalau dia terlalu maksa?" "Iya, tapi..." Elvira meremas jemarinya sendiri. "Aku merasa bersalah. Seharian ini dia nggak muncul sama sekali. Dia juga nggak mengirimkan pesan apa pun. Rasanya... Aneh." Rina memutar bola matanya. "Ya ampun, ini yang namanya cewek sulit dimengerti. Kemarin kamu ngeluh karena dia selalu muncul tiba-tiba. Sekarang kamu kepikiran karena dia nggak muncul?"
806 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24 kali sebagai rayuan arwah penasaran
Baca
+Pustaka
RAYUAN PANAS MODEL ANTAGONIS

RAYUAN PANAS MODEL ANTAGONIS

"Tuan Raka apa yang terjadi? Kenapa Mira ada disini?" to be continued
102.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 73 kali sebagai rayuan arwah penasaran
Baca
+Pustaka
Sisi Gelap Sang Penguasa

Sisi Gelap Sang Penguasa

Dan untuk pertama kalinya malam ini, Ryan merasakan sesuatu yang asing: ragu pada dirinya sendiri. Apakah aku terlalu cemburu? Atau terlalu cepat membiarkan amarah menguasai akal sehatku? “Bapak baik-baik saja?” tanya Tara pelan, menangkap perubahan raut di wajah atasannya.
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 44 kali sebagai rayuan arwah penasaran
Baca
+Pustaka
Bulan di Darah Awan

Bulan di Darah Awan

“Bagus… bagus. Kenapa yang lainnya nggak mau? Susah? Asing? Kurang referensi? Atau ketakutan? Inilah tantangan peradaban dari teknologi. Welcome to the future of uncertainty.” Tampak Pak Arrow berhenti sejenak sebelum mengambil air putih untuk pemateri. “Izin minum dulu. Silahkan saja kalian makan dan minum juga,” komentar Pak Arrow sebelum minum air itu. Beliau lalu meletakkan botol itu dan melanjutkan presentasi beliau.
103.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 64 kali sebagai rayuan arwah penasaran
Baca
+Pustaka
SUAMI AROGAN

SUAMI AROGAN

Benar-benar aneh! Tapi tak urung Raisa tersenyum. Meskipun aneh, namun menyenangkan bila Raina selalu bersikap seperti ini. "Eumm...., kamu kelihatan begitu ceria hari ini ada apa?" Raina mengedikkan bahunya. "Rahasia," sahut Raina pendek. Ia meraba saku celana piyamanya. Dingin. "Tapi benarkah aku melihat kamu bahagia hari ini?"
104.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 166 kali sebagai rayuan arwah penasaran
Baca
+Pustaka
RAHASIA IBU

RAHASIA IBU

“Ayah Wulan di mana?” Pertanyaan Pak Arya membuatku terdiam. Aku menatap laki-laki yang seumuran dengan Ayah itu. Haruskah bicara jujur padanya? Seketika, aku teringat pesan Pak Amin, paman Dewi. Jangan mudah percaya dengan orang yang baru dikenal. Walaupun kelihatannya ia orang baik, aku perlu waspada. “Baiklah, kalau tidak mau cerita.”
1054.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai rayuan arwah penasaran
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status