Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Perfect Game

Perfect Game

Namun tutorial dihilangkan beberapa tahun belakangan ini, jadi para player harus membaca dari perpustakaan “Ouhh oke oke” Iena mengiyakan perkataan nya, dan langsung menuju ke lantai 2. Dia mencari lift dan naik ke tempat yangr ingin dia tuju [Lantai 2| Perpustakaan] Saat naik ke lantai 2, dia melihat pintu yang amat besar, dan bertuliskan tulisan Open. Iena yang sedikit bersemangat itu menekan tombol open dan membuka pintu dan wahhh. Perpustakaan yang dilihatnya amat besar, luasnya seluas Gedung rapat pada umumnya, lemari buku dihias dan diukir sangat indah. Ada ukiran bunga, akar, dan beberapa ukiran lainnya. Tak banyak orang, masih bisa terhitung dengan jari, mungkin karena beberapa orang
102.8K viewsOngoingAdded to Library 80 Times as ready player one book
Read
+Library
DIVERGENT

DIVERGENT

Another World Arra berjalan di belakang sosok lelaki tua yang mengaku sebagai kakek nya. Sekarang ia benar-benar merasa bahwa semua ini seperti drama saja. Ia menatap Reza yang berada di belakang nya dengan kepala yang terus menunduk dan tidak berani menatap nya sejak tadi. Tepatnya semenjak lelaki paruh baya itu memasuki kamar tempat ia dirawat.
3.2K viewsOngoingAdded to Library 85 Times as ready player one book
Read
+Library
Sayembara Pelakor Milyader

Sayembara Pelakor Milyader

Aku coba zoom untuk melihat buku apa yang dia baca, ternyata bukan buku sembarangan. Zero to One, merupakan buku karangan pendiri platform pembayaran luar negeri. Peter Thiel, pendiri Pay Pal. Buku terbaik sepanjang masa itu rilis 2014, dan isi bukunya put sangat berbobot. Melihat dari apa yang dibaca oleh Faisal, jelas menunjukkan bahwa dirinya bukan sekedar orang biasa. Apalagi saat melihat dia presentasi, sudah seperti profesional ahli.
1.9K viewsOngoingAdded to Library 67 Times as ready player one book
Read
+Library
THE RIFTER: BOOK 1 CHILD OF THE PROPHECY

THE RIFTER: BOOK 1 CHILD OF THE PROPHECY

“Hanya beberapa, Aku, Elena, Ryuji, Sebastian, dan kau. Aku tak keberatan untuk berbagi pengetahuan ini kepada orang yang tepat, satu buku di sini, jika di gunakan oleh tangan yang salah, tentu akan berdampak sangat buruk." Ryo mengambil satu buku berbahasa inggris dari raknya dan membaca judulnya, “Soul, and how to transplant it?” mata Ryo terbelalak seolah tak percaya, “Tentu buku seperti ini bisa berakibat sangat buruk, bayangkan jiwa Pharaoh ditransplantasikan ke dalam tubuh baru, ambisinya untuk menguasai dan melibihi Tuhan tentu membawa bencana.”
105.3K viewsOngoingAdded to Library 159 Times as ready player one book
Read
+Library
Book 1 : INDERALAYA (Beside This World)

Book 1 : INDERALAYA (Beside This World)

“Benar, kami memesannya langsung dari luar negeri. Dari manusia-manusia pintar itu. Uang adalah masalah mudah bagi kami, tapi terkesan sulit untuk manusia-manusia itu. Yang dilakukan oleh kami bukan membuat alat-alat itu. Kami hanya memakainya. Mentransformasi alat-alat dari dunia manusia agar bisa dipakai di Negeri Oranye." “Aku tidak paham." “Singkatnya begini, kami memesan alat-alat itu dengan uang kami, jika alatnya telah sampai, kami membawanya ke Negeri Oranye, dengan magic." “Seperti membawaku ini?" “Iya benar." “Udara di sini sejuk, tapi entah mengapa aku merasakan kekosongan." Inderalaya diam tidak menanggapi kemudian mengajak Sarah menuju istana.
103.0K viewsOngoingAdded to Library 85 Times as ready player one book
Read
+Library
Hidden Prince

Hidden Prince

Leonardo mengerutkan keningnya dengan beragam pertanyaan yang diajukan oleh para perempuan yang ada di kelasnya. Rumi menghela napasnya sembari sedikit menggelengkan kepalanya. Resiko memiliki status selalu membuat orang lain datang mengerubungi. Seperti keadaan Leonardo saat ini. Mereka semua bahkan tidak tahu kalau keadaan Leonardo saat ini sangat menyedihkan, tidak memiliki uang sepeser pun. “Rumi.” Luna menghampiri meja Rumi. “Iya?” tanya Rumi sembari memasukkan buku pelajarannya ke dalam tas.
3.4K viewsOngoingAdded to Library 115 Times as ready player one book
Read
+Library
PLAYER

PLAYER

Ervin bersandar di tembok, seperti sengaja menunggunya keluar dari toilet. “Kamu—” “Iya, aku nunggu kamu.” Smooth! Arla semakin yakin kalau lelaki di hadapannya ini pro player, bukan dalam artian gamer—walaupun Arla juga tidak tahu, siapa tahu Ervin memang benar-benar pro player sebuah game—tapi yang ada di pikiran Arla adalah pro player untuk menaklukkan wanita. “Ada apa? Oooh iya, aku belum ganti makan siang yang tadi kamu bayarin.”
1038.9K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as ready player one book
Read
+Library
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status