Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
The First and Only One

The First and Only One

"Oh kau sudah bangun? Apa tidurmu nyenyak?" Andrea menoleh dan mendapati Dimas yang tersenyum ke arahnya. Pria itu telah tampak rapi dengan kaos oblongnya. Di tangannya tampak membawa nampan yang berisi sepiring nasi goreng dan segelas air putih. Andrea terpaku! Untuk sesaat menganggumi Dimas yang tampak berbeda hari ini. Bukan wajah tampan pria ini yang ia maksud, tapi lebih ke tatapan Dimas yang tampak lebih hidup. Pun dengan senyuman yang tidak lepas dari bibirnya itu membuat Andrea semakin tertegun. Ada apa sebenarnya ini? Kenapa Dimas tampak jauh berbeda dari kemarin? "Aku baru mau membangunkan dan membawakanmu sarapan.!" ujar Dimas sembari mengangkat nampan di tangannya, menunjukkannya
107.2K viewsOngoingAdded to Library 257 Times as one day book
Read
+Library
1095 Days!

1095 Days!

Jika tidak mungkin dirinya akan dilempar penghapus oleh gurunya yang terkenal sangat disiplin itu. "Aw! So sweet." Alisya yang mendengar ucapan Alvalino segera menggoda Naira. "Otak lo so sweet!" umpat Naira yang kesal dengan melempar buku ke wajah Alisya. Alisya meringis kesakitan karena buku yang dilemparnya adalah sebuah novel Harry Potter. Sangat tebal, bukan? "Gimana, Naira?" tanya Alvalino.
106.0K viewsCompletedAdded to Library 173 Times as one day book
Read
+Library
49 DAYS

49 DAYS

Buku selalu menjadi pelarian sahabatnya ini. “Good morning! Sekarang kita akan masuk dalam Bab 2 mengenai Anestesiologi ! Tolong semua buka buku kalian halaman 20’’ Suara Dosen Travis yang baru saja masuk kelas kini menghentikan aktivitas keduanya. Brian langsung menutup handphone-nya dan merapatkan kursuinya ke arah Edward yang tengah mencari halaman yang dimaksud. Edward sedikit terkejut dengan Brian yang kini sudah menempel padanya, “Wae? Kau tak bawa buku lagi ?’’ Tanya Edward.
2.3K viewsOngoingAdded to Library 75 Times as one day book
Read
+Library
(Not) One Night

(Not) One Night

"OM! BANGUN!" Teriakan Zara yang terdengar lagi menyadarkan Alan. Dia beranjak turun dari ranjang dan berjalan mendekati pintu kamarnya. Alan membukanya sedikit, menatap Zara yang sudah berdiri di depan pintu kamarnya. "Ada apa?" Alan bertanya dengan suara serak khas orang yang baru bangun tidur. "Ini hari Senin loh. Gak pergi kerja kah?" Zara bertanya. Kening Alan berkerut mendengar itu. Ah, dia lupa kalau sekarang adalah hari kerja lagi.
1.7K viewsCompletedAdded to Library 65 Times as one day book
Read
+Library
After One Night Stand

After One Night Stand

Daripada terjebak dan hancur, lebih baik untuk sadar diri dan mundur. ** Lynette pergi ke kampus dengan mengendarai mobil sport merah kesayangannya. Wanita itu pagi ini mengenakan dress dengan potongan asimetris yang sangat cocok dengan bentuk tubuhnya. Angin menerpa rambutnya yang ia biarkan tergerai. Wanita itu merapikan anak rambutnya sejenak lalu kemudian melanjutkan langkahnya menuju ke kelas. "Lyn!" Amora melambaikan tangannya pada Lynette. Wanita itu senang karena sahabatnya sudah masuk kuliah lagi.
1045.6K viewsOngoingAdded to Library 1.5K Times as one day book
Read
+Library
Triplet's Diary

Triplet's Diary

Kunamakan Triplet's Diary yang berarti kumpulan kisahku bersama dua saudara kembarku. Pagi ini aku bangun lebih awal. Biasanya akan sulit bagiku untuk bangun sebelum alarm milik Ayah berbunyi. Aku sepenuhnya sadar akan sulitnya mendapatkan akses alam di tengah kota. Tidak ada yang bisa diharapkan dari kicauan burung liar di pagi hari kalau nyatanya pohon-pohon rindang di komplek rumahku diganti dengan payung warna-warni. Mari sepakati bahwa anak kota yang bisa bangun sendiri disebut mandiri. Boom!
102.5K viewsOngoingAdded to Library 82 Times as one day book
Read
+Library
Kekhilafan Satu Malam

Kekhilafan Satu Malam

Aiman bertanya. Binar lantas menggeleng. Aiman menatap ke arah sofa yang diduduki Binar tadi, di sana terdapat buku masakan dengan salah satu halaman terbuka. Aiman melangkah mendekat, mengambil buku itu. Terdapat gambar martabak telur di atasnya. Aiman menjadi berpikir, mungkin Binar menginginkan makanan itu, tetapi tidak berani mengutarakannya.
1021.0K viewsCompletedAdded to Library 693 Times as one day book
Read
+Library
Suatu Hari di The Rio Grande

Suatu Hari di The Rio Grande

Barulah ketika ia menggerakkan jemarinya menuju halaman baru, saat itu terdengar kerisikan amat halus yang sepertinya detak jam tadi masih mampu mengalahkan bunyinya. Amelia Caras telah tenggelam lalu dihanyutkan dalam pusaran arus bacaan di depan matanya. Di sisinya tergeletak setumpuk buku bergambar yang awalnya tersusun rapi di dalam koper. Broommmmm!!!
2.4K viewsOngoingAdded to Library 60 Times as one day book
Read
+Library
ONE DAY IN MY LIFE

ONE DAY IN MY LIFE

Di Restoran Malam harinya, Allen mengadakan pertemuan dengan Rose di Restoran Alasan pertemuan ini karena Rose memaksa Allen untuk mengembalikan buku diary nya. Allen melempar buku diary tersebut di meja. "Ambillah... Aku tidak memerlukannya lagi," ucap Allen. Disaat pemikirannya berkecamuk seperti ini Allen mengeluarkan rokok dan mengisapnya.
2.0K viewsCompletedAdded to Library 61 Times as one day book
Read
+Library
Another day

Another day

"Bisa ayah lihat surat itu?" Dengan raut muka gelisah Gevan memberikan kertas yang di pegangnya pada sang ayah. "Jalan matahari? Bukankah ini tempat yang sangat dekat? Lalu apa yang membuatmu gelisah seperti itu?" "Tidak aku hanya merasa..." "Merasa apa?" tanya sang ayah. "Lupakah saja." **** Hari senin telah tiba. Dan hari ini adalah hari persidangan ibu Alea. Karena Alea harus hadir sebagai korban, dia memutuskan untuk ijin sekolah pada hari itu.
102.8K viewsOngoingAdded to Library 61 Times as one day book
Read
+Library
PREV
123
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status