Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
ONLY YOU

ONLY YOU

tegas Pak Xu yang merupakan salah satu dosen meringis kesakitan. Meng Qi perlahan bangkit, ia membungkukan setengah badannya meminta maaf. "Maaf Pak saya tertidur, saya tidak sengaja." seisi ruangan tertawa mendengar pernyataan maaf nya yang terdengar sangat konyol. "Sudahlah nanti keruangan saya!" tegasnya. "Ba-baik Pak!" Meng Qi yang terbata dan gemetar. Adegan tersebut membuat Wei menahan tawa namun bercampur dengan perasaan kesal dan benci terhadapnya, ia sekali lagi mencoba rileks, mengingat kembali apa yang ia lakukan padanya 5 tahun yang lalu.
92.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai really proud of you
Baca
+Pustaka
Dear You

Dear You

Entah kenapa gue merasa terharu dengan kalimat Felix sekarang. “Nah….hari ini kita kemana? Gimana kalau kita jalan-jalan, mumpung libur.” Suara Felix memecah suasana. Dan gue hanya menjawab dengan anggukan kecil, masih terasa gamang dengan semua yang terjadi. Felix yang gue anggap playboy kelas kakap, nyatanya justru berubah menjadi superhero dan sangat bertanggung jawab dengan apa yang sudah dilakukannya.
3.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 87 kali sebagai really proud of you
Baca
+Pustaka
From Allah to Allah

From Allah to Allah

Senang bertemu dengan kalian. I have admired Aida Sir. I am proud of her : Saya mengagumi Aida Pak. Saya bangga padanya. Understand : mengerti/paham -----------------------------------------------------------
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 57 kali sebagai really proud of you
Baca
+Pustaka
Me

Me

Lea terlihat begitu senang dengan perubahan signifikan yang dibuat Nana. “ Btw. Nana jika ada masalah, kamu bisa cerita padaku. Anggap saja ini penawaran dariku karena kamu telah menolongku pagi tadi” ucap Lea dengan nada bersahabat. “ Haha, penawaran? Apa kamu anggap pertolongan sebagai sebuah harga?” balas Nana yang tersinggung dengan ucapan Lea. “ Aku melakukan hal itu karena aku menganggapmu sebagai teman.” Sahutnya kembali.
2.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 60 kali sebagai really proud of you
Baca
+Pustaka
YOU

YOU

Thanks for reading ❤️ let's meet Sean and Kesya again Ngakak aku tuh pas baca novel aku yang ini, idih geli sendiri gua, malah tulisannya juga jelek. Pengen ngebully tapi sayang yang nulis saya sendiri. wkwkwkkwkw
9.911.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 309 kali sebagai really proud of you
Baca
+Pustaka
Berpisah Untuk Bersatu

Berpisah Untuk Bersatu

Mungkin aku akan terus membelalak sampai tahun depan. "Oh ya, benar. Semua yang kamu ucapkan tadi benar, Ema." aku berkata jujur. "Kamu hebat, aku bangga padamu." "Bangga, proud?" tanya Ema setelah menghentikan mobil tempat parkir. "Are you proud of me?" (Apakah kamu bangga padaku?)
1013.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 374 kali sebagai really proud of you
Baca
+Pustaka
Still with you

Still with you

Rutuk pemuda tersebut yang menyalahkan dirinya sendiri. Lami tak menyangka bahwa kakaknya sebijak itu, namun tidak demikian dengan tatapan mata kebencian yang Rosa tujukan untuk dirinya sendiri. Sebenarnya Lami pantas bersyukur memiliki hubungan dengan perempuan yang saat ini masih menyandang predikat sebagai seorang kakak terbaik seperti Rosa, tak banyak yang iri akan dirinya karena memiliki seseorang dari keluarga yang memahami maksud perasaannya. "Kak aku bangga deh, punya kakak kaya kak Rosa. Seandainya aku punya perasaan lebih sebegai lelaki ya? Pasti aku udah bucin maksimal sama kakak!" Cetus Lami yang tengah mencerocos hal tak jelas sama sekali. "Seharusnya yang gila itu mas dog Dirga
1010.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 374 kali sebagai really proud of you
Baca
+Pustaka
Yours

Yours

Azka mengangkat bahu “Bertemu sama Rena membuat sesuatu dalam diriku berubah.” “Alhamdulillah, Puji Tuhan, terima kasih buat semua yang sudah doain kamu.” Endi mengucapkan dengan suara keras dan mengadahkan tangannya. Azka mengerutkan keningnya mendengar suara teriakan Endi “Kenapa lo?” “Tahu nggak sih semua berharap lo tu berubah dan sekarang terjadi.” Endi menjawab dengan eskpresi bahagia.
108.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 338 kali sebagai really proud of you
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status